
"Denganmu aku bahagia hidupku di penuhi warna, namun jika kamu tinggalkan aku mungkin yang tersisa hanya derita yang hanya akan mencabik jiwa."
// 99 days looking for true love //
Setelah pulang dari Rumah sakit yoongi tentu saja pulang ke rumahnya. Yoongi melihat Hyun ji yang terbaring di atas kasur.
" Apa aku lelah ?" Guman yoongi menyibakkan poni yang menutup wajah cantik Hyun ji.
Tiba-tiba yoongi melihat tangan Hyun Ji transparan seperti akan menghilang." Hyun ji " yoongi memegang tangan Hyun Ji namun sepertinya tangan yoongi menembus tangan Hyun Ji. " Hyun Ji " yoongi berusaha agar Hyun ji terbangun.
" Heughhh " Hyun ji terbangun " ada apa ?" Tanya Hyun ji. Seketika tangan Hyun Ji yang transparan tersebut kembali seperti semula.
" Hyun ji " yoongi yang tiba-tiba memeluknya. Tentu saja Hyun Ji merasa kaget.
" Yoongi Oppa ada apa?" Tanya hyun ji.
" Hyun ji kau harus berjanji, kau tidak akan pernah meninggalkan ku ?" Ucap yoongi.
" Hemmm " Hyun ji menepuk pundak yoongi agar yoongi lebih tenang. " Miane yoongi Oppa aku tidak bisa berjanji " batin Hyun Ji.
Hari berlalu begitu cepat. Setelah kejadian itu yoongi semakin memperhatikan Hyun ji. Karena yoongi tidak mau kehilangan Hyun ji. yoongi sudah beberapa kali melihat Hyun ji dengan kondisi seperti saat kaki Hyun ji yang mulai menghilang tau saat tubuhnya yang hampir semuanya menghilangkan. Kali ini yoongi tidak mau melihat Hyun ji dengan keadaan seperti ini.
Tidak terasa sekarang sudah hari ke 95 tinggal tersisa tinggal 4 hari yoongi berada di samping Hyun ji.
Hyun ji ingin menghabiskan waktu singkatnya untuk yoongi namun mirisnya yoongi hanya mempunyai waktu yang singkat karena yoongi sedang ujian semester.
__ADS_1
Kini Hyun ji sedang duduk menatap luar lewat jendela Rumah sakit sambil memikirkan apa yang akan terjadi jika Hyun ji tidak bisa di selamatkan.
Hyun ji melihat dirinya nya yang semakin hari semakin melemah. " Apa kita akan selamat " lirih Hyun Ji lalu mulai meneteskan air matanya.
Clek
Pintu terbuka memperlihatkan pasangan suami istri yang tak lain adalah orangtua Hyun ji.
" Eomma?" Hyun ji menangis saat melihat Tzuyu menangis.
Jungkook mengecup kening Hyun Ji " segera sembuh ya... Lihatlah Eomma sangat sedih." Sahut Jungkook yang matanya mulai berkaca-kaca namun Jungkook tahan.
" Appa ?" Lirik Hyun ji yang sudah tidak kuat melihat kedua orangtuanya yang bersedih.
Sebuah Poto yang memperlihatkan seorang anak kecil yang sedang berpose sambil menjulurkan lidahnya.
" Eomma " Hyun ji berusaha untuk memeluk Tzuyu, Namun lagi-lagi Hyun ji tidak bisa melakukannya." hikss Eomma hikss Appa "
Hyun ji pulang ke rumah yoongi dengan perasaan yang campur aduk.
Yoongi yang melihatnya merasa kasian dengan yoongi.
" Hyun ji " mendengar panggilan dari yoongi Hyun ji segera menghapus air matanya.
" Oh yoongi Oppa " Hyun ji berusaha tersenyum.
__ADS_1
" Apa kau baik-baik saja " tanya yoongi.
" Ah iya aku baik-baik saja aku hanya lelah " jawab Hyun Ji.
" Ahh! Sebaiknya kau istirahat saja nanti aku akan menyusul setelah menghapal materi ini " sahut yoongi dan Hyun Ji hanya mengangguk paham.
" Yoongi Oppa apa kau lupa jika waktu ku tidak apa lama lagi " batin Hyun Ji.
Hyun ji tertidur dengan lelap.
Yoongi melihat Hyun ji tertidur dan ya? Lagi-lagi Hyun Ji menjadi transparan. Tentu saja yoongi merasa sedih hanya saja yoongi tidak memperhatikannya.
Yoongi mulai berkaca-kaca saat melihat kondisi Hyun ji seperti ini.
Yoongi berniat untuk belajar namun apalah dayanya yoongi malah mencoret-coret buku yang ada di hadapannya.
To be continued.
Huhuhu😭😭😭 huaaaa ga kuat nulisnya hiks.....
Jariku tercinta .
Jangan lupa tinggalkan jejak....
Gomawo 😇😇❤️❤️😍
__ADS_1