
Cuaca hari ini tampak seperti akan terjadi badai angin besar. Sepasang mata yang berwarna coklat tersebut pun mengamati cuaca dibalik kaca dengan sedikit helaan nafas. Dari lantai 32 , ia dapat melihat dengan jelas. Banyak pengendara diluar sana yang mulai mempercepat laju agar segera sampai tujuan. Mereka tampak seperti semut kecil yang sedang berjalan.
"어쩌면 모든 게 꿈은 아닐까
괜한 생각에 혼란스러워
너의 기억을 애써 지우려
고갤 저어봐도
그냥 자꾸만 니가 떠올라
I Miss U"
Suara dering handphone mengalihkan perhatiannya pada pandangan diluar sana. Ia pun berjalan menghampiri mejanya. Tertulis disana CEO kim ae ra.
" yeobseyo? "
" ae ra!! " ujar penelepon di seberang sana.
" ada apa lagi kali ini? "
" aaa.. aku di apartement mu, kapan kamu berencana pulang kantor? hari ini cua-"
" satu jam lagi. " ujar Ae ra memotong pembicaraan dan mematikan teleponnya.
" haaah... anak bodoh itu sudah kembali. " ujar Kim Ae Ra menghela nafasnya kembali lalu duduk di sofa mewahnya.
__ADS_1
" Ya! siapkan mobil, aku ingin ke apartement sekarang. " ujar Kim Ae Ra memerintah asistennya.
" Ne, segera saya siapkan nona " ujar Asistennya seraya bergegas menghubungi supir pribadi Kim Ae Ra.
Kim Ae Ra pun kembali menatap kearah luar. Dan kembali lagi menghela nafas. Entah sudah berapa kali dalam sehari ini ia sudah menghela nafasnya.
***
Di Apartement
Kim Ae Ra turun dari mobil dan diantar hingga masuk ke dalam lobby oleh asistennya. Setelahnya ia masuk lift dan menekan tombol 26. Tak lupa menggunakan kartu akses khusus untuk mencapai ruangannya.
Ia bersenadung kecil dengan menutup mata, menunggu pintu lift terbuka. Kim Ae Ra belum terbiasa menaiki lift sejak insiden 10 tahun yang lalu. Tangannya meremas kecil tas mewah yang kini sedang ia kenakan.
"ting"
"haaah.. lama sekali,sangat memuakkan" gumam kim Ae Ra seraya menuju pintu dan membuka akses pintunya.
"Wah Ae Ra!! " ujar seorang wanita yang sedang asik memakan semangkuk ramyeon ditemani segelas soda.
" ya! bodohnya anak ini, aku sudah bilang datanglah kerumahku!! bukan apartement ku " ujar Kim Ae Ra seraya membuka mantel dan mengganti sepatunya dengan sandal.
" mianhe.. sayang rasanya apartement mewah ini tidak dipakai hehe " ujar Wanita tersebut seraya melanjutkan makannya.
" lihatlahhhh soraaa! disini hanya ada makanan ringan, betapa aku membuat gizimu buruk setelah kembali dari london " ujar Kim Ae Ra Mengambil gelas soda yang sudah terisi.
" onnie, " ujar Sora menatap kim ae ra.
__ADS_1
" wee? kenapa menatapku begitu? " ujar kim ae ra seraya meneguk soda.
" aku melihat park jie di london " ujar sora.
" mwoooo?!!! uhuk!! uh.. uhuk!! "
" aaah ae raaaaa! cepat minum air putih ini!! ahhhh semestinya aku tidak mengatakannya ketika mulutmu terisi " ujar Sora segera menepuk pundak kim ae ra dan memberikan segelas air putih.
" jinjja? " tanya kim ae ra tak percaya.
" apa aku tampak seperti pembohong? " ujar Sora seraya memicingkan matanya.
" ehm! ehm... aniii ... " ujar kim ae ra sambil meletakkan gelasnya.
" hari ini pekerjaanku sangat lelah, kau, segeralah istirahat.. jangan menonton tv! karena sepertinya akan ada badai diluar sana " ujar kim ae ra seraya bergegas menuju kamarnya.
" aih aih.. semestinya dia memikirkan badai di hatinya, bukan diluar sana.. hufftt... bagaimana kalau dia tau ya, aku melihat park jie bersama seorang wanita disana " ujar Sora setengah bergumam.
_____
annyeong haseyo (づ ̄ ³ ̄)づ
apa kalian suka?
aku akan melanjutkan part selanjutnya ☺
jadi tunggu aku kembaliii (ू•ᴗ•ू❁)
__ADS_1