
SELAMAT MEMBACA GUYS 💗
__ADS_1
Hari sudah menunjukkan pukul 10 malam,Devi yang baru pulang dari cafe langsung merebahkan badannya karena lelah,"menyebalkan sekali kenapa rasanya aku seperti terbakar melihat ke akraban pa zidan dan Rina,apa aku cemburu,gak gak mungkin udahlah lebih baik gue bersih bersih badan" ucap Devi.Flasback on," Rin Lo pulang sama siapa" tanya Devi,"sama saya,Rina datang dengan saya artinya juga pulang dengan saya" jawab pa zidan,"yang di tanya siapa yang jawab siapa aneh"ujar Devi memutar bola matanya malas,pa zidan tidak menghiraukan Devi "ayo Rina saya antar kamu pulang" ajak pa zidan pada Rina,Rina pun mengangguk sambil tersenyum flashback off,Devi sudah selesai berbersih diri kini ia duduk diatas kasurnya hendak membaca novel lagi sambil ditemani brownies buatan ibu sebagai cemilannya.
__ADS_1
Lembar demi lembar Devi telah membaca novel tersebut, rasanya Devi sudah mengantuk namun ia rasa novel itu sangat seru dan sebentar lagi ia juga akan selesai,saat membuka halaman ke sekian Devi terkejut hingga ia melempar novelnya,lagi lagi Devi melihat bayangan wajah pa zidan yang tampak tersenyum sambil memperlihatkan senyum Pepsodent nya,"arghhh gila gila gue gila pasti,kenapa tiba tiba muncul wajah dia sih" ucap Devi yang masih terkejud," udahlah lebih baik gue tidur,besok aja gue lanjut bacanya"ucap Devi lagi,baru saja ingin memakai selimut tiba tiba Devi merasa haus ia pun beranjak dari kasur untuk menuju dapur sesampainya di dapur Devi langsung mengambil segelas air putih dan meminumnya lalu ia kembali ke kamarnya.
__ADS_1
Pagi yang indah telah tiba, hari ini hari Sabtu karena sudah tidak ujian jadi sekolah diliburkan Devi turun menuju arah dapur ia terkejut saat melihat pa zidan yang sudah duduk dimeja makan bersama ibunya dan juga Jeno,"mau apa lagi nih orang"gumam Devi dalam hatinya,"pagi semua" sapa Devi,namun ia tetap sinis menatap pa zidan,"ayo makan Dev" ujar ibu,Devi pun mengambil makan dan mereka makan bersama.
__ADS_1
Pa zidan hendak mengajak Devi jalan jalan,"Devi ikut saya sebentar ya"ajak pa zidan,"mau kemana"tanya Devi ketus,"ya nanti juga kamu akan tau"ucap pa zidan,"hmm saya siap siap dulu"ujar Devi pergi ke kamarnya, beberapa menit,"wahhh pantainya cantik sekali"ucap Devi kagum,"kau suka"tanya pa zidan,Devi hanya mengganguk tiba tiba pa zidan berlutut dihadapan Devi,"saya tau kamu kecewa dengan sikap saya waktu itu tapi jujur saya reflek saya sama sekali tidak ada niat sedikitpun untuk macam macam sama kamu,tolong maafkan saya jika kamu ingin menampar saya silahkan saya tidak akan marah"ucap pa zidan sambil menatap sendu mata Devi, melihat itu entah kenapa membuat Devi tidak tega,"hmm baiklah bapak saya maafkan,berdirilah"ucap Devi,pa zidan pun berdiri dan langsung memeluk Devi"makasih ya","ih pak lepas,atau saya marah nih" pa zidan langsung melepas pelukanya lalu tersenyum melihat Devi.
__ADS_1