
Terdengar beberapa kali suara dentuman keras yang membuat Kim Ae Ra terkaget. Ia pun melepaskan dirinya dari gulungan selimut tebal yang tengah membalutnya. Badai awan di malam hari membuat ia kesulitan untuk tidur.
Ia pun sontak turun dari ranjangnya, dan memakai jubah tidur. Lalu pergi menuju dapur dengan membawa handphone miliknya.
kim ae ra membuka kulkas besar dan mengambil 1 botol soju dan bergegas mengambil 1 gelas kecil.
" syukurlah masih ada stok soju disini " gumamnya seraya duduk di kursi bar dapurnya.
" oh? eonnie, belum tidur? " ujar Sora yang baru saja sampai dapur.
" oh? ya.. cuaca begitu buruk.. aku rasa akan sulit tidur malam ini... " ujar Kim Ae Ra seraya meneguk segelas soju.
" haaah.. tidak baik minum sendirian " ujar Sora bergegas mengambil gelas dan ikut menuangkan soju.
" Bagaimana kehidupanmu selama di london? tampaknya kau lebih bahagia disana " ujar Kim Ae Ra tanpa melepas gelasnya.
" ya begitulah, aku menyukainya... tapi terkadang aku bodoh karena sering merindukan mu.. " ujar Sora.
" haaih.. anak bodoh ini memang benar-benar... " ujar Kim Ae Ra seraya tersenyum kecil.
" Eonnie.. dia tampak baik-baik saja.. " ujar Sora serius.
" Mwo? " tanya Kim Ae Ra.
" ya! sejak kapan kau sulit tidur karena ada badai hah? jangan membodohiku! " ujar Sora seraya menuangkan soju untuk gelas mereka berdua.
" Kau hanya perlu bilang, ya! aku merindukannya!! dan bisa tanyakan pada ku seperti apa rupanya disana 1 tahun ini! " ujar Sora.
" wee... kenapa kamu jadi galak seperti ini.... apa di london diajarkan bersikap ini pada kakak mu? " ujar Kim Ae Ra tertawa kecil.
" haaah... kau sadar tidak? kau ini tidak pandai berbohong. " ujar Sora seraya bergegas meninggalkan kim ae ra yang masih meneguk soju.
Kim Ae Ra pun hanya tersenyum kecil.
" aku memang merindukannya... sangat... "
____
Pagi Hari
Dengan perlahan mata dengan bulu mata yang lentik itu membuka penglihatannya. Ia terbangun dari tidurnya.
" ah.. rupanya aku ketiduran? auuh.. leherku sakit sekali... " ujar Kim Ae Ra.
" Sepertinya ada yang tidak bisa bekerja hari ini.. " ujar Sora yang sedang memasak sarapan.
" ya! kenapa kau tidak bangunkan eonnie hah? anak nakal ini " ujar Kim Ae Ra kesal.
" makanlah ini dulu, aku siang ini akan pergi ke studio. Temanku Ji eun sudah menantikan kepulanganku ini " ujar Sora seraya duduk untuk sarapan bersama.
" baiklah... mari setelah ini pulang kerumah.. aku bosan disini lebih kosong " ujar Kim Ae Ra seraya meraih sumpit dan sendok yang telah disediakan.
" oh ya, satu jam yang lalu asistenmu sudah disini. Aku menyuruhnya kembali setelah kau makan sarapan ini " timpa Sora.
__ADS_1
" baiklah.. gomawo " ujar Kim Ae Ra sambil menyantap masakan sora.
****
Dengan setelan rapih, Kim Ae Ra bergegas keluar dari kamarnya. Asistennya Choi Han sudah menantikannya.
" Selamat siang nona " sapanya dengan membungkuk.
" padat kah jadwal ku hari ini? " ujar Kim Ae Ra.
" hari ini sedikit lebih senggang dari biasanya, tapi besok kita akan terbang ke london " ujar Choi han seraya membuka tablet jadwal.
" MWO? " kim ae ra terkejut.
" ada apa nona? apa ada kesalahan? " ujar choi han terkejut.
" anii... belakangan kata london membuatku sedikit kesal.. " ujar kim ae ra seraya bergegas menuju lift.
" tenang... london tidak sekecil pikiranmu ae ra... kamu tidak akan bertemu dengannya... " gumam Ae Ra menenangkan dirinya sendiri.
"ting! "
pintu lift terbuka, Kim Ae Ra pun memasuki lift dengan dikawal 1 asisten dan 2 bodyguard nya.
" ya, kenapa hari ini aku dikawal? " ujar Kim Ae Ra.
" hari ini adalah perilisan album baru ye ran..Maka anda akan menjadi sorotan utama.. anda hanya perlu tersenyum ramah dan melambaikan tangan ke arah camera. Selebihnya biarkan aku yang mengaturnya. " ujar Choi han tersenyum.
" aaa.. baiklah... pastikan tidak ada wawancara, aku sedang lelah... " ujar kim ae ran memasang kacamatanya.
Ting!
"Semuanya bersiaplah, lindungi nona " ujar Choi han.
" Ne! " Sahut para pengawal.
" didepan ada 8 pengawal, jadi tenanglah " ujar Choi han berbisik pada kim ae ra.
" itu bagus " jawab Kim Ae Ra.
cekrek!! cekreek!! cekrekk! blizztt
seruan bunyi camera dan juga banyak suara wartawan mulai meriah ketika melihat kim ae ran keluar dari lift. Pengawal pun dengan cepat dan hati-hati melindungi kim ae ra.
" wahh banyak sekali.. " ujar Kim Ae Ra berbisik pada Choi Han.
" berkat anda album yee ran sukses besar kali ini " ujar Choi han bangga.
pertanyaan demi pertanyaan di sampaikan oleh para wartawan. Camera dan mikrofon tak henti-hentinya menyerang Kim Ae Ra. Namun kim ae ra tetap dengan senyumnya yang memukau. Cukup senyumannya yang menjadi jawaban segala pertanyaan wartawan.
" hati-hati kepala anda" ujar choi han seraya menaiki mobil yang sama.
" cepat jalankan " ujar choi han kepada supir.
__ADS_1
" haaaah... mereka 3 kali lipat dibanding JS Debut bukan " ujar Kim Ae Ran.
" Anda memang sangat hebat " ujar choi han senang.
" yaa.. choi han... di kantor pasti ramai sekali bukan? aku ingin berhenti di sebuah kedai dekat sini " ujar Kim Ae Ra
" kedai? ah... pak, mari kita ke resto high dream " ujar Choi Han.
" ya! telingamu bermasalah? aku ingin K E D A I. " ujar kim ae ran.
" oh? aa... baiklah... pak kita ke kedai terdekat " ujar choi han sedikit bingung.
" didepan sana belok kanan, ada kedai coffe yang ingin aku kunjungi " perintah kim ae ra.
" tentu nona " jawab supir seraya melaju kearah yang di tentukan.
mereka pun berhenti. Kim ae ra turun dari mobil didampingi choi han.
"nona... nona sungguh ingin minum coffe disini? " ujar Choi han ragu.
ia ragu ketika melihat tampilan luar kedai yang begitu tidak terawat.
" masuk dulu dan kau akan tau itu " ujar kim ae ra segera masuk kedalam kedai.
dari dalam kedai tersebut tampak jauh dari kata kurang terawat, bahkan sangat mewah.
" wah !! aku baru tau ada tempat seindah ini! " ujar Choi han yang kagum dengan isi kedai.
" inilah mengapa orang tidak bisa menilai luarnya saja " ujar kim ae ra.
Dengan langkah kaki yang tertata, Kim Ae Ra segera duduk di salah satu sudut kedai. Seorang pelayan memberikan buku menu dan menunggu untuk catat pesanan.
" Americano " ujar kim ae ra.
" vanilla latte " sambung choi han.
pelayan tersebut segera bergegas pergi dari hadapan kim ae ra dan asistennya. Tak lama, ia pun kembali dan memberikan secarik kertas.
" kau tunggu disini " ujar kim ae ra bergegas jalan mengikuti pelayan tersebut.
Kim Ae Ra pun memasuki sebuah ruangan.
" anyyeong haseyo "
" kenapa memanggilku " ujar Kim Ae ra.
" sudah lama tak bertemu... ae ra... "
_____
hayo kira" siapaa yaaa yang ketemu ae ra(O_O)
ada misteri apa sebenarnya dibalik kedai yang designnya cukup aneh itu?
__ADS_1
saksikan kisah selanjutnyaaa☺☺☺