
Sebuah mobil mewah sudah siap siaga menanti kedatangan CEO Kim Ae Ra. Dengan langkah tegas dan cepat, kim ae ra berjalan didampingi Yeon dan Choi han. Tak perlu lama, mereka pun bergegas menuju hotel yang akan mereka singgahi.
Diperjalanan, Kim Ae Ra lebih menikmati suasana dengan diam sambil terus menatap kota london yang ramai. Disisi lain, Yeon fokus mengerjakan sesuatu di laptopnya.
"hemm.. yeon.. sebenarnya apa yang sedang kau kerjakan sejak di pesawat tadi " ujar kim ae ra membuka suara.
" aku membeli sebuah perusahaan di london, dan sedang mengaturnya " singkat yeon.
" ouh.. itu bagus... " tambah kim ae ra seraya menyandarkan kepalanya di sudut kaca mobil.
Tak terasa mereka pun sampai di lobby hotel. Dengan cepat choi han pun mengarahkan fasilitas terbaik untuk kim ae ra.
" tidak perlu, aku sudah mengerjakannya sendiri " ujar Yeon ketika choi han menawarkan bantuan.
" Yeon.. aku duluan " ujar kim ae ra seraya bergegas memasuki lift bersama choi han.
" eitt aku bareng " kejar yeon.
" lantai 7 juga? " tanya kim ae ra.
" huum... kamar 203 " jawab yeon santai.
" eh? kita sebelahan " ujar kim ae ra tersenyum kecil.
Yeon pun hanya tersenyum.
" hehe dia tidak curiga ternyata... " gumam yeon.
Ting
Pintu lift terbuka. Choi han segera mempersilahkan Tuan Yeon dan Nona Kim ae ra keluar lift terlebih dahulu.
Choi han pun memberikan akses kartu untuk Kim Ae Ra, lalu segera beranjak menuju kamarnya untuk beristirahat.
" kau... lapar? " tanya Yeon sebelum memasuki kamarnya.
" ani... aku butuh tidur... kepalaku sedikit pening yeon " ujar kim ae ra.
" kau membutuhkan sesuatu? " tanya yeon kembali.
" aku akan menghubungi mu jika membutuhkannya... istirahatlah... " ujar kim ae ra seraya memasuki kamarnya.
Mereka pun memasuki kamar masing-masing dan segera beristirahat. Berbeda dengan yang lainnya, kim ae ra segera mandi dan duduk di balkon kamarnya. Ia tampak menikmati kota london di sore hari. Matanya mengamati pergerakan penduduk sekitar hotel. Hingga akhirnya ia merasa mengantuk dan masuk kedalam kamar untuk tidur.
***
Makan malam di resto hotel sangatlah menggiurkan. Yeon dan Kim ae ra sangat menikmati makan malamnya. Tak lupa di temani satu botol wine, mereka pun menikmati makan malamnya sambil berbincang kecil.
" besok setelah meeting kau akan kemana? ingin jalan-jalan denganku? " tanya Yeon sambil mengunyah dengan lahap.
" oh! aku ingin jalan di sekitar sini, apakah ada tempat yang menarik? " tanya Kim ae ra semangat.
__ADS_1
"whoaa tentu, besok ada pameran lho! banyak lukisan terkenal disana " ujar Yeon tersenyum.
" whoaaah tepat sekali ya, besok jemput aku yeon " ujar kim ae ra senang.
" baiklah, cepat habiskan makanan mu... lalu istirahat... jika sulit tidur, panggil saja aku " ujar Yeon segera membereskan makanannya dan bergegas kembali ke kamar hotelnya.
Sedangkan kim ae ra, masih asik menikmati dessert ice cream coklat dengan taburan marshmallow.
Matanya pun mulai melihat ke sekeliling resto hotel. Ia memperhatikan ukiran unik yang terpajang di setiap sisi gedung. Sampai akhirnya tak sengaja matanya bertatap dengan salah satu pria yang duduk di sudut resto.
Beberapa detik cukup membuat kim ae ra tak berkedip. Sampai akhirnya ia memilih membuang wajahnya.
" mungkin hanya mirip... " gumam kim ae ra melanjutkan makan ice creamnya.
Matanya pun kembali melirik ke arah orang tersebut. Tapi sayangnya orang tersebut sudah menghilang.
" sepertinya efek obat tadi... jadi sedikit berhalusinasi... " gumamnya kembali.
" choi han, aku akan pergi ke kamar " ujar kim ae ra segera bergegas memasuki lift dan menuju lantai kamarnya.
ting!
pintu lift pun terbuka.
sebelum memasuki kamarnya, ia pun dengan iseng memencet bell kamar Yeon. Tak lama, Yeon pun membuka kan pintunya.
" udah selesai makan nya? " tanya yeon seraya mempersilahkan kim ae ra masuk.
" ya? ada sesuatu? " tanya yeon.
" entah bagaimana... tadi aku seperti melihat park jie... tapi... sepertinya aku salah " ujar kim ae ra seraya membuka pintu balkon kamar yeon.
" yha! hari sudah malam dan dingin, tidurlah ae ra... " ujar yeon kesal ketika pintu balkon nya terbuka.
" bagaimana yeon... apa itu park jie? " tanya Kim ae ra tanpa berbalik badan.
" entah... menurut ku kau sedang halusinasi.. " ujar yeon seraya menghidupkan laptopnya.
" haaah... " kim ae ra menghela nafas beratnya.
" ae raa.... tutup cepat sebelum aku tarik kaki mu " ujar yeon menatap kim ae ra.
" aigoo... baiklah... dasar menyebalkan " ujar kim ae ra menghentakkan kakinya dan bergegas menutup balkon milik yeon.
" angin malam buruk untuk kesehatan mu.. kau kan sedang kurang sehat " ujar yeon seraya fokus kembali ke laptopnya.
" tidurlah... aku banyak kerjaan, mungkin besok pagi baru tidur " ujar yeon dengan sengaja.
" Nee.. kamarmu lebih hangat ya.. sepertinya alat penghangat ruangannya bekerja lebih baik " ujar kim ae ra beralasan.
" memberi penjelasan seperti itu membuat aku paham, kamu sedang takut sendiri " ujar yeon yang dibalas senyuman kecil oleh kim ae ra.
__ADS_1
mereka pun melanjutkan perbincangan kecil, dan tertidur.
****
Pagi hari
kim ae ra terbangun dengan perlahan. Matanya melihat ke arah sekeliling. Tatapan matanya pun terhenti di sebuah meja.
" anak itu tertidur disana " gumam kim ae ra seraya bergegas bangun dari tidurnya.
ia pun beralih ke arah yeon yang masih duduk tertidur.
"yeonn.... bangun cepat " ujar kim ae ra.
" ooo.. sudah pagi? " tanya Yeon.
" nee... aku akan bergegas ke kamarku " ujar kim ae ra seraya berjalan ke arah pintu.
Dengan cepat pun Yeon segera membanting tubuhnya di kasur untuk melanjutkan tidurnya.
" yhaaa! kau tidak kerja? " tanya kim ae ra.
" cepatlah keluar dari kamarku... " ujar Yeon menutup kepalanya dengan bantal.
" aisssh baiklah " dengus kim ae ra.
kim ae ra pun keluar dari kamar Yeon dan bergegas menuju kamar pribadinya. Ia segera bergegas menyiapkan perihal pertemuannya pagi ini.
Dengan persiapan yang matang, ia pun segera turun ke lobby. Choi han sudah mempersiapkan segala kebutuhannya di mobil yang akan menjemput mereka. Termasuk sarapan sandwich yang terkenal di kota tersebut.
Mereka pun memasuki mobil dan langsung bergegas pergi. Sinar pagi di kota london tampaknya sedang sangat cerah.
Kim ae ra pun memperhatikan perjalanannya dengan seksama. Sepertinya ia sangat tertarik dengan pemandangan kota london di pagi hari.
" Sepulan meetting aku akan bertemu dengan Yeon, jadi kalian bisa pergi dahulu " ujar kim ae ra.
" baik nona kim, jika anda membutuhkan sesuatu, beritahu kami " jawab choi han seraya membuka tablet nya dan melihat jadwal kim ae ra.
" malam ini ada pertemuan makan malam? " tanya kim ae ra.
" betul nona, segalanya sudah saya siapkan " ujar choi han.
" baiklah, aku akan pulang sore nanti " ujar kim ae ra.
***
**hai hehe annyeong haseyo
kira" menurut kalian, akankah terjadi sesuatu di pesta malam nanti?
atau... malah kejadian sesuatu di tempat yang akan di kunjungi kim ae ra dan yeon.
__ADS_1
yuk saksikan di episode selanjutnya hehe**