
Sosok gadis cantik berambut panjang Meira Anastasya Hamka biasa di panggil mei atau rara berusia 21 tahun berasal dari keluarga kaya namun tidak membuat dirinya merasa seperti putri di rumahnya karena ayahnya mengajirinya hidup mandiri sehingga ia sudah terbiasa dengan semua pekerjaan rumah seperti memasak bahkan bersih-bersih.
meira memiliki teman bernama Keisya dan Rania, mereka bertiga sangat dekat namun meira tidak pernah mau membicarakan hal pribadinya kepada temannya itu karena menurutnya cukup dirinya yang tau ia hanya selalu terlihat ceria dan selalu bahagia di hadapan temannya untuk menutupi semua kesedihan yang dialaminya.
Meira saat ini masih kuliah di salah satu universitas terbaik di kotanya semester akhir jurusan Menejemen dan Bisnis. Karena memiliki kepintaran diatas rata rata sehingga ia dengan cepat bisa menyelesaikan kuliahnya.
Dengan wajah yang cantik dan pintar tidak bisa di Pungkiri kalau meira menjadi mahasiswa populer di kampusnya namun meira bahkan selalu cuek dan tidak pernah peduli kepada laki-laki yang selalu mendekatinya karena baginya suatu saat nanti akan ada sosok pangeran penyelamat yang muncul seperti di mimpinya.
Laki-laki tampan memiliki kharisma dan aura luar biasa yang bisa membuat gadis sangat mengaguminya Kai Reiki Savian Altezza. Tapi bukan hanya itu ia juga pintar dan memiliki wawasan yang luas sehingga sangat melengkapi ke sempurnaan dirinya.
Kai adalah mahasiswa pindahan dari negara jepang, Kai pindah kuliah di indonesia karena ayahnya yang memintanya pulang. sebenarnya kai sudah dari dulu ingin pulang ke indonesia karena dia sering bermimpi bertemu gadis yang menurutnya seperti malaikat. Namun setiap ia ingin melihat wajahnya selalu muncul cahaya di wajah gadis itu sehingga ia menyebutnya gadis malaikatnya.
Kai memang aneh karena selama ini ia tidak pernah mau di sentuh wanita selain keluarganya tapi dia selalu mencari sosok gadis malaikatnya yang selalu membuat hatinya tenang.
Entah kejadian apa yang sudah terjadi di masalalu sehingga kai tidak ingin di sentuh wanita lain.
di pagi hari yang begitu cerah muncul di balik celah jendela seorang gadis tengah menggeliat di tempat tidurnya karena merasa terganggu ia membuka matanya perlahan dan mulai mengerjapkan matanya, karena merasa sangat silau ia kembali menutup seluruh tubuhnya dengan selimut ya ia adalah meira.
Namun tiba tiba langsung membuka selimutnya dengan wajah kaget seakan baru mengingat sesuatu.
__ADS_1
"Ya ampun kok aku bisa lupa hari ini sih !!! , padahal semalam kan sudah aku siapkan sampai sampai tidur tengah malam"
Meira bangun dengan buru buru karena memang hari ini dia ada kelas pagi.
Dengan cepat meira ke kamar mandi membersihkan dirinya, tidak lama setelah itu meira keluar kamar mandi dengan memakai handuk sebatas dadanya yang hanya sampai di lututnya, Dengan rambut panjang yang basah membuat meira begitu manis dan seksi karena memang kulitnya yang sangat putih badan yang tinggi dan langsing serta hidung mancung tidak lupa bibir tipis yang merah Merona meski tidak memakai apa apa.
Tidak menunggu lama meira langsung menuju lemari tempat pakaiannya mengambil stelan baju dan jeans kesukaannya bewarna biru muda, ia juga mengeringkan rambutnya dan menyatok sedikit rambutnya di bagian bawah agar sedikit bengkok karena memang rambutnya sangat lurus.
Kemudian meira sedikit memoles wajahnya dan juga memakai Lipbalm di bibir tipisnya sehingga berwarna pink muda, menambah kesan manis pada dirinya. setelah dirasa cukup ia langsung bergegas memakai sepatu Sneakers kesukaannya.
Sempurna itulah kata yang pas untuk penampilannya, karena memang begitulah penampilan meira setiap harinya, meira lebih suka berpenampilan seperti itu dari pada harus memakai dress.
Setelah dirasa semuanya sudah selesai dengan penampilannya ia turun ke lantai satu rumahnya, di meja makan sudah ada ayahnya menunggu untuk sarapan.
"sepertinya anak ayah semalam tidurnya kemalaman yahh sampai lambat bangun ?" kata ayah meira
" ia ayah maaf yaa memei jadi nggak sempat masakin ayah dehh " ucap meira lembut sambil tersenyum pada ayahnya. " Iyya nggak apa apa mei ada bi anita kok yang buat sarapan tapi lain kali anak ayah nggak boleh malas lagi ya ??"
meira hanya mengangguk karena memang semenjak mamanya meninggal meira yang mengambil alih membuatkan sarapan ayahnya meskipun ada pembantu di rumahnya karena ayah meira lebih suka jika anaknya sendiri yang membuatkan makanan untuknya, dan meira bahkan sangat senang dengan itu juga sudah terbiasa memasak.
__ADS_1
mereka pun makan dengan tenang, setelah selesai meira bangkit dari tempat duduknya menuju ayahnya yang juga ikut berdiri.
"yaah memei berangkat yaa" sambil mencium tangan ayahnya dan juga pipi ayahnya
"iyya sayang ingat jangan balap balap ya, kamu itu perempuan loh bersikaplah lebih feminim sedikit" nasehat ayah meira.
meira hanya tersenyum mengangguk
" iyya ayah, bahkan ayah selalu mengatakan ini setiap hari."
" ya udah mei berangkat ya ayah assalamualaikum"
"waalaikumsalam "kata ayah meira
kemudian meira menaiki motor besarnya dan memakai helm hitam miliknya. tapi sebelum itu meira sudah memakai jaket miliknya. penampilan meira sekarang jika sudah memakai helm dan jaket miliknya orang akan mengira dirinya laki laki.
meira memang lebih suka naik motor dari pada naik mobil, menurutnya jika naik mobil bisa membuat macet sedangkan dia tidak suka menunggu terlalu lama.
sebelum motornya melaju ayahnya kembali bicara " meii ingat terus pesan ayah "
__ADS_1
Meira menoleh dan tersenyum lembut " iyya ayah siap laksanakan" mengambil model seperti hormat.
meira pun pergi dengan motornya yang memiliki kecepatan sangat tinggi.