ADAKAH AKU DI HATIMU WALAU SEDIKIT ?

ADAKAH AKU DI HATIMU WALAU SEDIKIT ?
perjodohan


__ADS_3

setelah makan malam, mei dan ayahnnya duduk disofa ruang keluarga. mereka berdua duduk berdampingan.


" gini memei, ayah sudah sepakat dengan orang tua kai kalau 2 minggu lagi kamu akan menikah dengan kai, bagaimana menurutmu hemmmm ???.." ucap axell sambil mengelus punggung anaknya itu.


"maksud ayah kita memang sudah di jodohkan sejak lama yahh ?? kok mendadak banget sih yahh.. kan memeei masih mau lanjut kuliah, memei juga rencananya mau bantuin ayah di perusahaan, memeii belum siap yaah..." uucap mei protes. sambil melihat ayahnya


" sebenarnya mei senang banget mau nikah sama kai, tapi dengan keadaan aku yang sekarang.... aku tidak ingin egois hanya untuk kebahagiaanku." ucap mei dlam hati sambil melihat ayahnya.


axell kemudian melihat mei dan tersenyum


" iyya sayang.. dan ini memang sedikit mendadak tapi ayah akan cepat merasa sangat tenang kalau secepatnya ada yang bisa melindungi dan menyayangi kamu seperti ayah sayang"


" tapi yaaahhh.. kenapa baru sekarang baru bilang ke memei kalau aku sama kai udah di jodohin daru dulu ???" mei protes


" kamu memang sepakat untuk tidak memberi tahu kalian , karena tanpa kami jodohkan pun kalian akan bersama. kamu masih ingatkan bagaimana kai dulu sangat menyayangimu. ??" tanya axell


" tapi kan sekarang udah beda yahh, mei nggak suka lagi sama kai, itu juga udah lama banget yaahh... "


" tapi sayang..., ayah cuma percaya sama kai, hanya kai yang ayah percaya untuk menjagamu..."


" tapi yaahhh kai juga belum tentu menyukaiku.. bagaimana kita bisa menikah tanpa dasar saling suka ??? " tanya mei


" ayah yakin, bahkan sangat yakin kalau kai masih sangat mencintaimu sayang" ucap axell yakin


mei yang melihat ayahnya sangat bahagia membuat mei tidak tega jika harus menolak permintaan ayahnya.


" tapi yahh..." belum sempat mei bicara axell menatap mei


" nggak ada tapi tapi lagi sayang... ayah akan sangat bahagia jika kamu nikahnya sama kai" ucap lembut axell


mei semakin tidak tega menolak ayahnya,


" Apa ayah benar benar bahagia kalau memeii menikah dengan kai ??" tanya mei melihat mata milik ayahnya

__ADS_1


" ayaaah akan saaaaangat sangat bahagia kalau kamu menikah dengan kai sayang karena ayah hanya percaya sama kai" ucap axell sambil melihat anaknya,


mei yang melihat tidak ada kebohongan hanya ada mata yang sangat terlihat bahagia membuat mei hanya pasrah, semua yang di lakukan ini untuk ayahnya bahagia, sudah cukup selama ini ayahnya selalu menangis jika mengingat mendiang ibunya. inilah saatnya aku membuat ayah bahagia meskipun jauh di dlam lubuk hati mei yang paling dlam ada rasa bahagia karena laki laki yang sudah sekian lama di cintainya akhirnya akan menikah dengannya.


tapi apa kai akan menerima perjodohan ini ?? apa kai juga bahagia ?? apa benar lao masih mencintai ku ?? atau hanya akan menjadikan aku manita yang kesekian kalinya ?? .


begitu banyak pertanyaan di dalam hatinya.


sedangkan di rumah kai


" Apaa ...???? kai belum mau menikah mah.." ucap kai


" umurmu sudah matang untuk menikah, lagian kalau kamu tau yang mama jodohkan dengan kamu. mama yakin kamu tidak akan menolak " ucap mama anita dengan tersenyum.


" memang siapa mahh ?? pasti hanya wanita murahan yang menjijikan, aku pasti tidak akan suka mahh ?" ucap kai sinis.


" apa menurutmu mei juga menjijikan ?" tanya altezza


" iyya .. mei yang anaknya sahabat papah axell, yang pernah kesini "


" jadi apa mei juga sama menjijikan dengan wanita yang kamu maksud kai ??" tanya mamanya karena mamanya itu sangat tau sifat kai yang tidak suka di sentuh wanita lain selain keluarganya, karena menurut kai sangat menjijikan jika ada wanita dengan gampangnya menyentuh laki laki yang baru di kenalnya.


( lebay banget yaah sih kai, laahh emang kenapa kalau cuma di sentuh doang.. kan nggak di apa apain juga kan ... heran dehh sama si kai. hhehhe )


" jadi maksud kalian mei yang akan kalian jodohkan dengan kai ??" tanya kai


" ia kai. mei yang akan kami jodohkan denganmu karena mei adalah anak dari mendiang sahabat mama." ucap mama anita


" maksud mama,, mamanya mei sudah meninggal ??"


" iyyaa.. ibunya mei meninggal sejak mei berusia i tahun, itu jugalah mengapa mama sangat menyayangi mei bahkan menyuruhnya untuk memanggil mama dengan sebutan mama juga seperti kamu kai, karena mama tau mei sangat membutuhkan sosok ibu" ucap mama anita mengingat mei yang masih sangat kecil.


kai yang mendengarnya merasa sedikit tersentuh akan cerita mamanya soal mei, tapi rasa ingin membuat mei menderita setelah mei menolaknya masih terlalu besar.

__ADS_1


kai masih diam dan berfikir, lalu tiba tiba muncul seringai jahat di dlam fikiran kai. seperti sedang merencanakan sesuatu.


yaa kai sedang berfikir kalau ini adalah awal yang bagus, kai akan punya banyak waktu untuk terus bersama mei dan tentu saja akan sedikit bermain dengan gadis yang menurutnya itu sudah berani menolaknya.


kai memang sangat tidak suka di tolak, itu karena sebelumnya belum pernah di tolak, makanya saat mendapat penolakan dari mei dari situlah rasa tidak suka kai.


" kai.. kaii ... kok melamun ??" tanya mama anita membuyarkan lamunan kai yang terlihat sedikit tersenyum.


" eehh iyya mah... nggak kok biasa aja"


" jadi gimna kai ? apa kamu setuju dengan perjodohan ini ?? " tanya altezza


" apa kai bisa menolak ?" ucap kai cuek tapi sebenarnya sangat senang.


" tidak kai, kamu harus mau, karena pernikahan ini sudah di rencanakan sejak lama, dan mama dan papah sangat menyayangi mei, kami juga yakin kalau mei sangat pantas untukmu " ucap anita sangat bahagia.


" maksudnya kita sudah di jodohkan sejak lama ? "


" iyya... kan mei adalah anak dari mendiang sahabat mama, mama udah janji kalau akan jagain mei, makanya mei jadiin aja mantu mama .." ucap anita menggoda kai.


" tapi mah.. emang mei setuju sama perjodohan ini ? " tanya kai,


" iya ... mei pasti setuju tadi ayahnya bilang begitu."


kai hanya ber ohh saja tanda mengerti.


" baiklah karena pernikahan akan di laksanakn 2 tahun minggu lagi, besok ajak mei ke butik langganan mama untuk fitting baju pengantin " ucap anita.


" oke, kalau begitu kai pergi ke kamar dulu mah." ucap kai.


saat di dalam kamar, kai terus memikirkan mei ya g selalu saja muncul di fikirannya entah karena kai menyukainya atau karena penolakan mei.


" lihat saja bagaimana kita akan sedikit bermain main karena telah menolakku " ucap kai dengan seringai jahatnya.

__ADS_1


__ADS_2