ADAKAH AKU DI HATIMU WALAU SEDIKIT ?

ADAKAH AKU DI HATIMU WALAU SEDIKIT ?
Kai kekantor ayahnya


__ADS_3

Kai mengetuk pintu ruangan presdir,


setelah itu membuka pintu dan masuk, kai melihat ayahnya sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak melihat kai datang.


"assalamualaikum ayah, sibuk banget sampai nggak sadar kalau kai datang " kata kai sambil menuju ke tempat ayahnya .


" waalaikumaalam, astaga kai kamu sudah datang nak, maaf ayah sibuk sekali" kata ayah kai langsung berdiri memeluk anaknya sebentar.


"kapan kamu datang kai?" kata ayah kai sambil duduk di sofa yang ada di ruanganya.


" Baru aja yah, makanya aku kesini karena pasti ayah akan pulang malam kan ?" kata kai kepada ayahnya


" kamu tau aja kai, jadi kapan kamu akan bantu ayah urus perusahaan ini ?" kata ayah kai


" Nanti yah kalau kai sudah siap, sekarang kai masih mau fokus kuliah dulu, kan nggak lama lagi kai wisuda yah." kata kai sopan karena ia tau kalau ayahnya ini sudah sangat kerepotan dengan pekerjaannya.

__ADS_1


" tapi kamu kan bisa bantu ayah sekali kali kalau kamu tidak ada jadwal kuliah " kata ayah kai karena sangat berharap kai secepatnya memimpin perusahaan miliknya.


" ia yah nanti kai sering ke sini bantu ayah, oh iyya yah gimana sama kampus baruku apa semuanya sudah beres ?" tanya kai penasaran


"sudah kai itu kan juga salah satu kampus kita" kata ayah kai


" iya yah kai tau tapi kai tidak mau jika mereka tau kalau aku anak ayah, bukan apa apa kan ayah tau bagaimana saingan ayah" kata kai kepada ayahnya sopan karena takut ayahnya tersinggung.


"ayah tau kai,kamu tenang saja, mereka tidak ada yang tau kok kalau kamu anak ayah," ucap ayah kai meyakinkan.


mereka pun berbincang bincang sebentar karena memang kai dekat dengan ayahnya, kai sangatlah sopan dan hangat pada keluarganya. Namun saat di luar dia sangat dingin kepada siapa pun bahkan dia sangat membenci wanita yang berani menyentuhnya.


setelah kuliahnya selesai mei langsung pulang dengan motor besarnya, di tengah jalan mei menerima telfon dari karyawanya, tapi suasana di jalan sangat ramai jadi mei tdk bisa mendengar apa yang di katakan karyawannya, jadi mei membuka helmnya untuk mendengar ucapan karywannya.


"iya ada apa tania ? " kata mei.

__ADS_1


"ada sedikit masalah bos " kata tania karyawan mei.


"oke, tunggu aku sebentar aku akan kesana sekarang" ucap mei langsung mematikan tlfon tanpa menunggu jawaban.


mei membawa motornya denga cepat, tidak lama ia sudah sampai di depan butik yang terkenal di kota itu, EIRA BOUTIQ itulah nama butiknya yang kini sudah sangat terkenal di kalangan atas sampai bawah karena memang harga pakaian yang ada di butiknya dari harga murah sampai ratusan juta,butik itu sudah memiliki banyak cabang.


" masalah ap tania ? tumben banget kamu nelfon biasanya juga kamu bisa hendel semuanya ?" kata mei bingung, mei sambil masuk kerungan miliknya.


" heheheh maaf bos, jadi sebenarnya bukan masalah butik tapi perusahaan baru bos yang baru kemarin di resmiin. katanya salah satu investor ingin bertemu langsung dengan bos." kata tania yang merupakan asisten kepercayaan mei yang sudah bertahun tahun bersama dan setia menemani mei.


"katakan saja padanya kalau saya tidak bisa di temui karena saya ada di luar negeri mengurus perusahaan yang lain" kata mei tenang yang kini bersandar di kusri kerjanya.


"aduh bos kenapa sih masih tidak mau bertemu dengan orang orang ?" kata tania sopan.


" kamu kan tau tania kalau aku itu belum siap menampakkan diriku, lagian kan ada kamu ? " kata mei tersenyum ke tania .

__ADS_1


" huufftt ya sudahlah aku mengerti" tania pasrah.


mei kemudian berdiri keluar dari ruangannya di ikuti oleh tania di belakang.


__ADS_2