Ajari aku jadi istri sholeha yaa ustadz

Ajari aku jadi istri sholeha yaa ustadz
Ajari aku jadi istri sholeha yaa ustadz


__ADS_3

"Ini mahar kamu! "


Ahlan memberikan cincin pada Helwa,gadis elok yang baru saja sah menjadi istri dadakan nya.Karena Huffair sang calon suami tiba tiba menghilang,lebih tepat nya tidak hadir saat acara akad nikah akan di langsungkan,dg alasan belum siap nikah karena masih sekolah.


Sehingga ayah Helwa segera mengambil pengantin pegganti dari salah satu tamu yang hadir demi menutupi malu karena kepalang tamu undangan yang begitu banyak nya telah hadir.


"Untuk ku?"


Perlahan Helwa membalikkan badannnya yang awalnya duduk di sofa menyampingi


Ahlan yang sedang berdiri.Bibir mungil tipisnya tersenyum sinis,lalu mata murkanya beralih menatap cincin di tangan Ahlan lalu menatap ke sang pemilik tangan tersebut.


Ces! tiba tiba Ahlan tertegun sejenak menatap rupa gadis yang baru saja menjadi istrinya,baru kali ini ia melihat gadis se elok Helwa,benar adanya yg ia dengar saat mau menghadiri undangan pernikahan bahwa mempelai wanita nya adalah seorang gadis SMA yang sangat cantik bak Cleopatra.


" Jadi sekarang kamu suami ku ?" Tanya Helwa yang hanya di jawab senyuman oleh Ahlan.


Dua jam yang lalu pak Gunawan yang merupakan ayah Helwa memohon mohon pada Ahlan hingga bersimpuh agar mau menikahi putri nya,setelah tahu bahwa Ahlan adalah seorang yang sholeh bergelar Ustadz sekaligus guru baru di Sekolah SMA miliknya.


Helwa mengambil cincin dari tangan Ahlan lalu memakainya.Namun setelah itu tiba tiba Helwa nangis tersedu sedu


"Kamu kenapa ? " Kata Ahlan,bingung


"Sebenarnya aku gak mau nikah !"


"Denganku?"


"Bukan!"


"Lalu?"


"Sebenarnya aku gak mau nikah tapi ayah yang maksa aku untuk nikah!" Jelas Helwa.


"Kenapa?" Kata Ahlan


"Cuman gara gara ngeliat aku sama Huffair pelukan di taman belakang sekolah!" Jelas Helwa lagi

__ADS_1


"Kenapa pelukan?" Kata Ahlan lagi


"Ya kangen dong,nama nya aja pacar!"


"Ya kenapa pacaran !"


"Ya karena aku gak bisa gak pacaran!"


"Kenapa!"


Helwa yang geram dengan pertanyaan Ahlan segera berdiri


"Iih.kok bawel sih !"


"Kenapa?" Ulang Ahlan dengan santai sambil duduk di sofa yang tadi Helwa dudukin.


"Ya kalau gak pacaran nanti aku bakalan sepi lha!"


"Hidupmu?"


"WA ku!" Jawaban Helwa seketika membuat Ahlan menautkan alis " karena kalau ada pacar kan selalu ada yang nge WA kita,nanyain, merhatiin dan lain lain nya" lanjut Helwa


"Apa!"


***


"Astaghfirullah..!"


Ahlan yang baru keluar dari kamar mandi ngambil wudhu seketika terkejut dengan Helwa.Jika tadi ia terkejut karena terperangah akan rupanya sekarang ia terkejut karena penampilananya.


Sungghuh berbanding balik dengan penampilan tadi saat baru menemuinya di kamar dengan pakain gaun putih lengkap dengan hijab dan bungan melati di kepalanya.


Helwa yang saat ini hanya tengah memakai tan top dan celana pendek sepaha.


"Kamu kenapa?" Tanya Helwa

__ADS_1


Ahlan yang tadinya refleks memalingkan sedikit wajahnya seketika menoleh pada Helwa setelah menyadari bahwa dirinya berhak melihat apapun yang ada di diri Helwa.


Dengan langkah pelan Ahlan menghampiri Helwa yang tengah berdiri di pinggir ranjang " kenapa berubah jadi seperti ?"


" Apa yang berubah?" Jawab Helwa


"Penampilanmu..dan ini...kenapa rambutmu berwarna seperti ini,seperti rambut jagung !" Ahlan menyentuh rambut Helwa yang berwarna pirang.


"Gak ada yang berubah,aku memang suka gonta ganti warna rambut,dan untuk penampilan,sehari harinya memang seperti ini" jelas Helwa


"Oh..." Ujar Ahlan santai


" Kenapa..kamu terkejut?"


"Gak,cuman..."


"Cuman apa?" Potong Helwa karena Ahlan seperti tidak mau melanjutkan kata katanya.


" Cuman biasanya seorang gadis masih segan campur malu saat akan menampakkan diri untuk pertama kalinya pada sang suami" jelas Ahlan


"Oh itu biasanya si gadis karena Sebelumnya ia belom kenal aja sama suaminya!"ujar Helwa


"Dan kamu..memangnya kenal sama saya!"


Seketika Helwa diam mendengar perkataan Ahlan,sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal ia berucap" ya makanya kita kenalan dulu!" Helwa mengulurkan tangannya hendak bersalaman dengan Ahlan,namun segera Ahlan tarik tangannya


"Maaf,saya lagi punya wudhu!"


"Memangnya kenapa kalau punya wudhu?" Pertanyaan Helwa seketika membuat Ahlan tahu bahwa gadis yang dinikahinya masih minim pengetahuan agamanya.


"Nanti jadi batal wudhu saya kalau bersentuhan sama kamu meskipu kamu istriku ,sedangkan saya masih mau beribadah sholat isya' dulu!" Jelas Ahlan


"Oh..jadi harus punya wudhu ya kalau mau beribadah?"


Ahlan hanya menjawab singakat 'iya' pada Helwa sambil berlalu mengambil sejadah dan mengahamparkanya.

__ADS_1


" Tidurnya suami istrikan katanya juga ibadah,lalu gimana dong biar wudhu nya gak batal,secara kan ibadah yang itu harus bersentuhan !"


Ahlan yang hendak takbirotul ihrom seketika terhenti mendengar pertanyaan Helwa.


__ADS_2