Ajari aku jadi istri sholeha yaa ustadz

Ajari aku jadi istri sholeha yaa ustadz
Ikhlas membawa berkah


__ADS_3

Entah ke berapa kalinya Helwa membaca ulang ulang soal ulangan di depanya.Pelajaran agama bukan lah ahlinya,apalagi ini bukan pilihan ganda melainkan essay.


Sesekali Helwa melirik Ahlan di depan meja guru sana tengah menulis nulis di kertas


Iseng Helwa mengambil hp mengirim WA,siapa tahu Ahlan lagi promo


' Ustadzz ..pliss ,no 1 aja '


Pesan berhasil terkirim,di susul bunyi notifikasi Hp Ahlan di depan sana,Ahlan sekilas melihat hp dan tampak membukanya.


Helwa melihat pesan nya masih centang abu abu tak lama dari itu tiba tiba profile WA Ahlan hilang


'Ishh..di blokir ' Sebel Helwa


***


"Ustadz, saya sudah selesai" Hulya mengacungkan tanganya


" Baik,bawa ke depan " ujar Ahlan


Hulya melangkah melewati Helwa sambil tersenyum sinis" perlu bantuanku? " Ejek Hulya sambil melirik ke kertas ulangan Helwa yang masih tampak bersih dari tinta pen


Helwa melengos sambil menutupi kertasnya" kalau mau lewat,lewat aja Huyul! "


Ara yang ada di belakang Helwa tertawa namun di tahan" Apa itu Huyul ?"


"Huyul itu sama dengan tvyul..bedanya kalo tvyul pencvri uang sedangkan Huyul pencvri pasangan !" Seketika keduanya tertawa namun segera Ahlan tegor.Hulya segera melanjutkan langkahnya


"Waktunya tinggal lima menit !" Ahlan memperingati


Helwa kelabakan,satu soal belom ia isi..karena darurat ia mengambil hp ingin buka google,namun bersamaan dengan itu...


"Tidak ada yang boleh megang hp saat ulangan berlangsung..!"


'Issshhhhh ustadz .!


***


" Ini kita langsung pulang ustadz?"


Helwa bejalan membuntuti Ahlan menuju parkiran


"Maunya ?"


" Ya kemana gitu ustadz..di rumah terus bosen!"


Ahlan menoleh sebentar ke Helwa lalu menaiki motornya


" Bulan madu juga gak papa " Helwa menaik turunkan alisnya saat di pandang Ahlan

__ADS_1


" Ayo cepat naik " Ahlan memberikan helm Helwa.


" Kemana ini ustadz ?"


" Seperti yang kamu inginkan !"


***


Ahlan memarkirkan motornya depan masjid..


" Lho..kok malah ke sini ustadz !" Protes Helwa


" Hari ini,hari juma'at," jawab Ahlan sambil turun dari motor


" Ya tapi gak di masjid juga ustadz..kita bisa ke hotel" ucap Helwa polos membuat Ahlan menatap heran Helwa


" Apa yang ada di pikiran kamu?"


"Apa.? " Helwa masih bingung


"Aku mau sholat jum'at " jawaban Ahlan seketika membuat Helwa harus menutupi mukanya karena malu.


" Ishhh..kenapa gak bilang dari tadi!" Celetuk Helwa manahan malu


" Kamu tunggulah dulu..di seberang sana ada toko boneka boba !" Ahlan memberikan dompetnya pada Helwa


Helwa hanya menatapnya " Ambillah..di situ ada uangnya..walaupun gak banyak " Jelas Ahlan, Helwapun mengambilnya


***


Hampir setengah jam Helwa menunggu Ahlan di parkiran,cukup bosan,lalu melangkah menuju toko boneka boba.


Sesampainya di toko matanya langsung tertuju ke boneka boba taro,kesukaannya,lantas ia mengambilnya dan ingin membayarnya,namun tiba tiba...


" Ma'af kak .ini saya duluan yang mau beli " seorang wanita seumuran Helwa berpenampilan modis merampas Boneka dari Helwa.


"Ih..apaan sih, saya duluan kok !" Helwa kembali merampas bonekanya.


" Ih..kok ngeyel sih di bilangin aku duluan" Ujar wanita tersebut ,hingga terjadilah hal tarik menarik merebutkan boneka.


" Velly.ada apa ini !" Seorang pria tampan berperawakan artis korea tiba tiba datang


Helwa yang tak asing dengan suara tersebut lekas menoleh,dan mendapati Huffair disana...seketika Helwa dan Huffair sama sama terkejut,namun Helwa segera menguasai keadaan


" Sayang..ini lho..dia ngerebut bonekaku!" Rengek wanita bernama velly tersebut pada Huffair


" Ohh..ini yayang kamu toh..sapa namanya tadi..velly..dan kamu Huffair..cocok tuh jadi produk Fair lovelly !" Ejek Helwa,Huffair hanya menatap Helwa dengan ekspresi yang entahlah..


"Helwa.."

__ADS_1


" Apa panggil panggil..!" Potong Helwa cepat


" Sayang ..dia siapa..kok kenal sama wanita model kayak gitu sih " velly menatap Helwa dengan tatapan mengejek.


" Dia..dia..mantan aku..!"


" Ih...ogah yah..gak ada mantan mantan.terlalu gengsi aku punya mantan pria macam kamu" tukas Helwa.


" Helwa..please i am sorry ..aku ada alasan Waktu itu gak dateng..I know you're dissapointed !" Jelas Huffair


" Idih..PD amat bilang aku kecewa,malah aku bersyukur i'm happy to be married " Helwa menunjukkan jari manisnya yang terlingkar cincin nikah.


"Helwa you're serious ?" Huffair gak percaya,membuat Helwa tersemyum puas..lalu Huffair mendekat hendak menyentuh tangan Helwa,namun tiba tiba Velly mendorong kuat kuat Helwa


"Akhhhhh....! " .jerit Helwa yang terbentur tembok,ia memegangi kepalanya yang terasa sakit,Huffair tampak ingin menolong Helwa namun velly tahan.


Helwa berusaha berdiri,ia mengepalkan tangannya hendak memukul Velly


" Kontrol emosi Helwa !" Tiba tiba Ahlan datang langsung memegangi tangan Helwa.


"Lepasin dulu ustadz..biar aku beri pelajaran dulu tuh si gvndik Huffair!" Helwa kembali maju membuat Velly harus bersembunyi di pundak Huffair.


" Udah gak perlu..itu bisa merusak image kamu..ayo kita pergi !" ahlan menarik tangan Helwa


Helwa menurut..Velly tersenyum ngejek penuh kemenangan,saat melangkah Helwa tak sengaja melihat oli bekas di bawah meja,ia tersenyum..lalu mengambilnya dan langsung menyiramkan pada wajah glowing Velly..seketika Velly langsung menjerit.


" M4mpvs..r4ssa4in tuh masker hitam oli !"


***


Ahlan membawa Helwa ke tepi danau..keduanya sama sama terdiam,sibuk dengan pikiran masing masing.


" Aku jadi sangsi..! " Ujar Ahlan yang berdiri di samping motornya sambil bersedekap dada,Helwa yang berada di samping nya menoleh


"Apa..!"


" Tadi kamu marah marah karena di dorong si wanita..atau karena meluapkan emosi sama Huffair sebab ada masalah pribadi" Ahlan tersenyum tampak mengejek Helwa.


" Idih..apa untungnya juga, iya kalau aku gak dapat pengganti yang setara dengan dia,tapi nyatanya bukan yang setara lagi..tapi ebih !"


Mendengar penuturan Helwa seketika Ahlan bergeming..ia menatap Helwa tanpa ekspresi,Sedangkan yang di tatap masang wajah cuek sambil berlalu duduk di hamparan bebatuan memandang danau.


Ahlan menyusul Helwa dan duduk di belakang Helwa menikmati buaian angin.


Helwa melirik Ahlan yang sedang main hp,sesekali Ahlan membetulkan rambutnya yang di terpa angin


Iseng Helwa mengambil Hp lalu memotrenya,tiba tiba muncul ide untuk memanas manasin Huffair dengan memosting foto Ahlan di akun sosmednya dengan caption


' Di tinggal pas nikah,kulepas dengan ikhlas,gantinya kamu ikhlas membawa berkah'

__ADS_1


Beberapa menit kemudian postingan Helwa banyak yang mengomentari..tidak hanya Huffair bahkan Hulya juga hadir dengan komenan pedasnya.


Helwa tersenyum puas..sekali tepuk dua lalat terkapar.


__ADS_2