
Runa mulai gelisah karena penyakit ini dia terus saja memikirkan Lucas. Lucas setiap datang menemui Runa, Runa selalu saja kabur. Saat mau ke rumah kaca Runa melihat Lucas dan seorang cewek di halaman. Cewek itu menggandeng tangan Lucas. Runa menjadi marah dan terus memikirkan itu. Dia pun menjadi marah setiap bertemu Lucas. Dia sudah tidak lari lagi malahan dia terus memikirkan cewek itu dan marah tidak jelas kepada Lucas.
Runa Ketemu Lucas di depan lorong kamarnya. Dia melihat Lucas sedang menunggunya. Runa mau berbalik pergi tetapi, ketahuan dan dihentikan Lucas.
"Sebentar Runa kamu kenapa ? Belakangan ini kamu sudah tidak melarikan diri lagi malah marah-marah tidak jelas". Kata Lucas.
"Gak perlu tahu". Kata Runa.
"Aku perlu tahu karena aku yang dimarahin kamu terus". Kata Lucas.
"Oke". Kata Runa.
"Runa kamu kenapa ?". Kata Lucas.
"Gak apa-apa. Aku mau balik ke kamar". Kata Runa.
Runa pun pergi ke kamar. Sampai di kamar dia memanggil dayangnya. Dayangnya Runa bernama Lea.
__ADS_1
"Lea kamu tahu aku kenapa ?". Kata Runa.
"Ciri-cirinya bagaimana nona ?". Kata Lea.
Runa pun menceritakan semuanya kepada Lea.
"Selamat nonaku. Akhirnya nonaku jatuh cinta juga. Siapa dia nona ?". Kata Lea.
"Jatuh cinta ? Aku ? Lea kamu bercanda ya ?". Kata Runa.
"Kalau begitu itu bukan karena penyakit dingin tetapi aku telah jatuh cinta ? Dan orang itu adalah Lucas ?". Kata Runa.
"Iya nona". Kata Lea.
"Lalu kenapa aku selalu marah-marah samanya ?". Kata Runa.
"Nona itu adalah hal yang wajar. Nona sedang cemburu karena melihat orang yang nona sukai dekat dengan gadis lain". Kata Lea.
__ADS_1
"Lea aku butuh waktu sendirian". Kata Runa.
"Baik nona". Kata Lea.
Lea pun pergi meninggalkan Runa sendirian di kamar.
"Tidak mungkin aku jatuh cinta padanya. Dia sangat arogan dan dingin tetapi, dia baik karena sudah menolongku dan dia juga sedikit tampan. Tidak Tidak Tidak Kenapa aku bisa berpikir seperti itu ?". Kata Runa.
Runa pun akhirnya mengakui itu dan dia pun tertidur setelah menerima bahwa dia telah jatuh cinta dengan Lucas.
Di dalam mimpi Runa melihat seorang anak kecil dan dia juga menjadi besar. Anak kecil itu terus memanggilnya ibu. Runa merasa heran tetapi dia merasa sakit melihat anak kecil itu diperlakukan seperti itu. Runa pun mendekat ke anak kecil itu dia berusaha untuk menyelamatkannya tetapi tidak bisa. Dia tidak bisa menyentuh anak itu ataupun sekitarnya dia seperti roh. Dia mendengar anak itu dipanggil Aisyah. Tiba-tiba Runa menangis terus sambil memanggil nama anak itu.
"Aisyah". Kata Runa.
Runa pun merasa sangat sakit di dadanya. Dia pun mendengar suara. Suara itu mengatakan "Apakah kamu ingin menjadi ibu dari anak itu lagi ?". Runa sempat terdiam karena kata "Anak itu lagi". Dia sangat bingung karena ini baru pertama kali dia melihatnya tetapi dibilang lagi. Dia juga merasakan sakit. Runa tidak menjawab suara itu. Suara itu pun memberikan waktu kepada Runa. "Jika kamu sudah tau jawabannya maka kita akan bertemu lagi dan kamu akan memberikan jawabanmu". Kata Suara itu.
Runa pun terbangun dari tidurnya dan dia mendapati dirinya yang sedang menangis. Runa pun terus menangis, tetapi dia tidak ingat kenapa dia menangis serta tentang mimpinya. Yang dia ingat hanya rasa sakit yang sangat sakit di dadanya. Karena Runa masih sangat mengantuk dia pun tertidur lagi. Dia pun bermimpi indah dan dia tertidur sambil tersenyum.
__ADS_1