Aku Akan Hidup Sesuai Keinginanku

Aku Akan Hidup Sesuai Keinginanku
episode 5 Rahasia


__ADS_3

Saat berlari Stella menemukan sebuah tempat. Tempat itu sangat indah dan nyaman. "Aku akan menjadikan tempat ini sebagai tempat aku dimana kalau aku ingin sendiri, aku akan kesini". Kata Stella sambil melihat-lihat sekitar. Damien dan Daniel mereka saling menyalahkan karena Stella pergi meninggalkan mereka. Daniel pun pergi dan sebelum dia pergi dia berkata ke Damien "Kamu jangan dekat-dekat dengan adikku". Damien hanya tersenyum dan bergumam "Kali ini aku akan menyelamatkanmu". Setelah bergumam itu tiba-tiba dia mengingat sesuatu. Itu adalah Aisyah yang sedang diikat dan dia sangat menderita. Disitu Damien menggunakan sihir untuk Aisyah tapi dia tidak tahu sihir apa yang digunakannya dan dia juga tidak tahu Aisyah berada disitu dan diikat. Dia berusaha mengingat, tetapi selalu saja dia berakhir dengan sakit kepala. Dia juga menjadi bingung kenapa saat ini dia menjadi anak-anak.


"Ugh kenapa sakit sekali. Lalu kenapa Aisyah diikat disitu dan Kenapa aku menjadi seperti ini ?". Kata Damien sambil memegang kepalanya. Aku harus memecahkan puzzle ini karena bisa jadi itu adalah kunci dan sebuah kebenaran. Sebelum itu, aku harus tahu apakah kali ini dia bahagia atau tidak. Aku juga harus merahasiakannya dari Aisyah. Dia adalah penyelamatku dan aku berjanji akan membuatnya bahagia kali ini.


"Aku menjadi takut kalau harus menunggu sampai dewasa untuk kabur. Aku takut aku akan menyayangi keluarga ini dan tidak bisa meninggalkan mereka. Aku sudah mengumpulkan uang untuk kabur dan sekarang aku menjadi bimbang karena kasih sayang mereka. Disisi ini berkata untuk tidak pergi tapi disisi lain Ada yang mengatakan untuk tidak pergi. Padahal itu adalah keinginanku untuk kabur agar tidak menderita seperti dulu. Aku juga melakukan hal yang aku inginkan dan itu sangat egois, tetapi aku malah merasakan kasih sayang dari mereka bukan kebencian. Apa yang harus aku lakukan agar tidak menyayangi mereka ?". Kata Stella sambil duduk dan bersandar di pohon. Stella merasakan angin yang berhembus dan mendengar kicauan burung membuatnya seketika mengantuk. Dia pun tertidur di bawah pohon.

__ADS_1


Ada seorang wanita muda bernyanyi. Stella pun membuka mata dan wanita itu pun berkata "Stella kamu anak yang sangat cantik". Kata seorang wanita. "Um kamu siapa ?". Kata Stella. "Kamu akan tahu bila saatnya tiba. Sekarang bukan saatnya untuk kamu tahu". Kata wanita itu. "Ini dimana ?". Kata Stella. "Ini juga kamu tidak perlu tahu. Hmm Bagaimana kalau kita bermain ?". Kata wanita itu sambil mengelus kepala Stella dan tersenyum. "Kakak sangat canitk. Rambut merah muda dan mata seperti langit malam yang sangat indah. Ups maaf aku tidak sengaja". Kata Stella sambil menutup mulutnya. "Ahahahaha kamu memang tidak berubah. Sekarang kamu harus pergi. Kalau kamu terlalu lama disini kamu akan mati. Kamu bisa kembali ke sini jika kamu sudah bisa membangkitkan kekuatanmu. Selamat tinggal Stella". Kata wanita itu. "Tunggu. Jangan pergi". Kata Stella sambil berusaha meraih tangan wanita itu. Stella pun terbangun dan membuka matanya. Dia melihat ayah dan kakaknya sedang berjalan dan dia digendong ayahnya.


"Kamu terganggu ya ? Maaf ya kita mau ke kamarmu tapi karena kamu sudah bangun tidak jadi ke kamar ayo ke ruang makan kita akan makan". Kata Ayah.


"Hum". Kata Stella.

__ADS_1


"Hum". Kata Stella.


Bibi pengasuh pun menyajikan makanan. "Tuan Putri bibi membuat makanan kesukaan Tuan Putri semoga Tuan Putri menyukainya". Kata Bibi pengasuh sambil tersenyum.


Ayah pun menaruhku di kursi dan dia duduk di sampingku. Saat itu kami bertiga makan dan berbincang-bincang dengan senang sampai sebelum aku bertanya "Ayah aku punya ibu ?". Pertanyaan itu membuat semuanya terdiam dan semua pergi. Ayah yang berkata "Aku masih ada pekerjaan" dan kakak yang berkata "Oh iya aku masih ada kelas". Bibi pengasuh juga pergi ke dapur. Semua meninggalkanku sendiri di ruang makan....

__ADS_1


__ADS_2