
dengan menahan air matanya cika berusaha berbicara tenang di hadapan sang ayah.
"ayah mulai sekarang kita keluar dari rumah ini ya,cika tau rumah ini penuh dengan kenangan tapi dalam rumah ini juga akan banyak rasa sakit yang alam kita rasakan"ucap cika menatap sang ayah begitu dalam
"iya nak ayah akan ikut bersama mu apapun itu"ucap ayah mengangguk sembari menatap manik mata cika yang membendung air matanya
"eh belum mau pergi juga ternyata "ucap Kayla sembari membawa piringnya
"mereka terlalu banyak drama agar kita merasa kasihan dan mulai menampung mereka lagi,lihat lah wajar pelakon drama ini"ucap mami mengangkat alisnya sembari berbicara sinis
Sisil nampak tak memperdulikan ucapan mereka ia berusaha tegar dan tak menumpahkan air matanya lalu mulai mengemasi semua barang barangnya.
"ayo ayah kita pergi"ucap cika sembari mendorong kursi roda sang ayah
"nak kita mau kemana sekarang"ucap ayah
"entahlah ya tapi yang pasti kita akan cari kontrakan dulu,ayah apakah ayah haus atau panas"ucap cika
"tidak nak ayah tidak apa apa"ucap ayah
cika masih melakukan kursi roda sang ayah sembari membawa beberapa tas di punggungnya.mereka sudah cukup berjalan jauh dari rumah.
tin....tin....tin....
"nak ada apa"ucap ayah kaget melihat mobil berhenti dihadapannya
"cika, paman"ucap Romeo segera keluar dari mobil
"eh nak Romeo ternyata"ucap ayah tersenyum
"paman sama cika mau kemana sambil bawa barang barang"ucap Romeo
"ini mau cari kontrakan"ucap cika
__ADS_1
"kontrakan?kalau begitu tinggal di rumah Romeo aja kebetulan rumah itu pernah didiami sama orang yang kerja di rumah dari pada kosong"ucap Romeo
"nggak usah Rom kita cari kontrakan aja"ucap cikar
"iya nak jangan report report"ucap ayah mengangguk
"paman nggak merepotkan sama sekali paman sama cika kan kita udah kenal lama banget, seriusan nggak apa apa"ucap Romeo
"nggak usah Rom beneran deh kita mau cari kontrakan aja "ucap cika
"ya udah tinggal di sana aja sebentar Romeo telpon bibi Sukma dulu biar bisa bantu beres beres"ucap Romeo
"makasih ya nak"ucap ayah
"iya sama sama paman,lagian Romeo juga berterimakasih karena dulu paman pernah bantu keluarga Romeo"ucap Romeo tersenyum
"ya udah kalau gitu Ayo masuk mobil,sini ci biar aku taruh tasnya di bagasi"ucap Romeo mengambil alih membawa ras cika
"nah sudah,ci ayo masuk kok mematung sih"ucap Romeo menutup pintu mobil
"kamu baik banget sih Romeo aku nggak tau lagi harus apa makasih banyak ya"ucap cika tersentuh
"iya sama sama , bukannya sesama sahabat harus bahu membahu "ucap Romeo
"makasih ya Romeo"ucap cika
"iya makasih juga udah mau bertahan di sisi aku selama ini,Hem ayo masuk"ucap Romeo
"silahkan tuan putri cika Clarissa "ucap Romeo membukakan pintu untuk cika
di hari hari susah mereka ada orang yang baik membantu mereka tuhan menang tidak tidur dan selalu memantau semua makhluknya.
"sudah sampai"ucap Romeo
__ADS_1
"sebentar ya paman aku bukain pintunya dulu"ucap Romeo keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk cika
"makasih ya Romeo"ucap cika tersenyum melihat tingkah sahabatnya
"ayo om sini aku bantu"ucap Romeo memapah ayah dan membawanya masuk dengan kursi roda
terimakasih sudah mampir ke karya ku ya jangan lupa untuk like dan hilangkan jejak kalian di kolom komentar.maaf juga kalau dalam karya ku masih banyak kata kata yang salah atau banyak kesalahan lainnya.author juga berharap atas masukan dari kalian untuk karya yang lebih baik lagi kedepannya.Jagan lupa juga buat mampir ke karya author yang lainnya ya
1.perjodohan anak bungsu (tamat)
2.aku istri pengganti
3.gengsi
4.aku bukan boneka penghasilan anak
5.guruku suamiku
selamat membaca 😘
terimakasih sudah mampir ke karya ku ya jangan lupa untuk like dan hilangkan jejak kalian di kolom komentar.maaf juga kalau dalam karya ku masih banyak kata kata yang salah atau banyak kesalahan lainnya.author juga berharap atas masukan dari kalian untuk karya yang lebih baik lagi kedepannya.Jagan lupa juga buat mampir ke karya author yang lainnya ya
1.perjodohan anak bungsu (tamat)
2.aku istri pengganti
3.gengsi
4.aku bukan boneka penghasilan anak
5.guruku suamiku
selamat membaca 😘
__ADS_1