
Cika begitu terkejut melihat Leo menerobos masuk kamarnya dan segera menutup pintu dengan tangan membungkam mulut Cika.
"shuttt diam "ucap Leo menatap Cika ,sontak Cika terdiam dan saat itu Leo melepaskan tangannya
"kamu jangan gr saya tidak akan melakukan apapun pada mu"ucap Leo melihat Cika gemetar ketakutan
"saya ke sini hanya ingin menegaskan perjanjian kita,saya harap kamu bisa menjalankannya dengan sebaik baiknya tanpa ada hal lain"ucap Leo
"satu lagi setelah menikah kamu akan ikut bersama saya pulang kerumah tapi kamu tidak tinggal satu atap dengan saya dan Anita,kamu akan tinggal bersama pembantu saya"ucap Leo sebenarnya ia sedikit kasihan namun semua itu adalah perintah dari Anita
"baik pak,bapak tidak usah khawatir saya tidak akan menuntut apapun saya juga tidak akan protes atas apapun saya akan terima semuanya dengan baik baik saja"ucap Anita
"bapak juga jangan khawatir saya tidak akan menggangu hubungan bapak dan ibu Anita, setalah saya melahirkan anak kalian saya akan pergi "ucap Cika
"baguslah kalau kamu mengerti,senang bekerja sama dengan kamu Cika"ucap Leo mengangguk dan menjulurkan tangannya untuk kesepakatan, kemudian Cika ikut bersalaman dan mengangguk
setelah Leo pergi ketenangan Cika sudah tidak bisa digunakan lagi,ia sekarang hanya semakin cemas dengan apa yang terjadi pada kehidupannya dan ia menangis
"aku sungguh berhak mendapatkan hal seperti ini karena aku seseorang yang merusak rumah tangga orang demi uang,tapi itu hanya satu satunya jalan untuk ayah"ucap Cika mulai terisak dibalik pintu itu
Sementara Leo sudah di kamar ia juga merasa bersalah telah bicara seperti itu, apalagi ia harus menempatkan Cika dengan para pembantunya nanti setelah menikah
__ADS_1
"aghhhh,sudah lah Leo ini hal yang benar perasaan Anita adalah yang paling penting"ucap Leo
flashback
Leo mulai masuk kamar dan menghubungi Anita ia ingin memberi tau bahwa ia sekarang berada di villa dan tidak bisa pulang
"hallo sayang,kamu masih di tempat pemotretan atau sudah di rumah"ucap Leo dengan manis
"ini lagi dijalan mau pulang mas,kamu sendiri udah di rumah ya atau masih di kantor sayang"ucap Anita
"aku lagi di villa sayang"ucap Leo
"ini aku lagi sama mama dan papa besok ada prewedding ya gitu lah,tapi jujur sebetulnya aku nggak mau kok tapi mama terus ancam nggak akan kasih apapun nanti kalau aku nggak nurut "ucap Leo
"ohhh gitu yaudah nggak apa apa lagian aku paham mama gimana ,nggak apa apa kok sayang nggak masalah asal kamu jangan dekat dekat sama anak kecil itu"ucap Anita
"nggak lah sayang ngapain Deket Deket"ucap Leo
"sayang nanti kan kamu bakal menikah sama anak kecil itu ,jadi setelah menikah juga dia pasti tinggal bareng kita kan"ucap Anita
"ya pasti gitu sayang kita mau berbuat apa lagi"ucap Leo
__ADS_1
"nggak apa apa dia ikut kita pulang tapi aku nggak mau dia tinggal satu atap sama kita"ucap Anita
"ha terus dia harus tinggal di mana sayang"ucap Leo kaget
"kok kamu kaget Samapi segitunya sih atau kamu emang mau tinggal satu rumah,satu kamar,satu kasur sama kamu ya"ucap Anita
"bukan gitu loh sayang maksudnya,aku reflek kaget aja"ucap Leo
"aku mau dia tinggal di rumah belakang bareng pembantu karena emang kedudukannya ya gitu,aku nggak mau ada penolakan apapun dari kamu kalau kamu keberatan berarti aku yang keluar"ucap Anita dengan egoisnya.
"heee kenapa kamu jadi mau pergi ninggalin aku sih sayang,ini juga kan kamu yang mau untuk aku menikah lagi"ucap Leo
"aku sama sekali nggak mempermasalahkan dia mau kemana tinggal Dimana atau apapun tentang orang itu aku nggak peduli"ucap Leo
"jadi nggak masalah kan kalau anak itu tinggal bareng pembantu kita ya itung Itung nggak numpang hidup aja"ucap Anita
"iya sayang nggak apa apa aku nurut aja sama kamu,apa yang kamu mau aku nggak akan berani larang "ucap Leo
"makasih sayang,oh iya udah dulu ya aku mau mampir resto buat makan malam "ucap Anita
"iya sayang bye sayang"ucap Leo kemudian menutup telepon
__ADS_1