Aku Bukan Boneka Penghasil Anak

Aku Bukan Boneka Penghasil Anak
episode 30


__ADS_3

sekarang matahari sudah menunjukkan sinarnya yang mulai redup,kini sudah sore.


"nak ibu pulang dulu ya,ini kamu bisa hubungi saya segera kalau ada sesuatu atau butuh sesuatu"ucap Linda memberikan name card


"iya buk terimakasih ibu sudah mau membantu mengantarkan ayah ke rumah sakit"ucap Cika


"sama sama nak ibu duluan ya,dan satu lagi ibu minta kepastian jawaban dari kamu"ucap linda


setelah kepergian Linda,Cika baru sempat membuka handphone ia tersadar banyak miscall dan pesan masuk dari sang sahabat


"ya ampun aku sampai lupa kabarin Fani pasti dia di tanya sama kepala staf umum kantor kenapa aku nggak masuk kerja hari ini"ucap Cika segera menghubungi sahabatnya


dringg...


"eh buset lu di telpon susah banget udah ngalahin penjabat aja"ucap Fani


"maaf ya fan gue nggak sempat buka handphone tadi"ucap Cika


"suara Lo kenapa kayak habis nangis,jangan jangan Lo nangis ya kenapa"ucap Fani menyadari suara serak Cika


"ayah masuk rumah sakit "ucap Cika lirih


"astagfirullah terus sekarang paman di rawat di mana"ucap fani seketika panik

__ADS_1


"Di RS.Medika Cahya"ucap Cika


"yaudah nanti gue kesana deh habis kerja bentar lagi gue otw"ucap Fani


"fan gue minta tolong ya bilangin orang kantor gue izin untuk beberapa hari kedepan mau ngurus ayah"ucap Cika


"udah tenang aja nanti gue bilangin,udah Lo jangan sedih sedih nanti gue temenin Lo di sana ya"ucap Fani


"makasih ya gue tutup dulu"ucap cika


Cika segera menutup teleponnya dan mulai masuk keruangan sang ayah.ia tak tega melihat sang ayah terbaring lemah dengan beberapa benda asing di tubuhnya.


"sekarang ayah koma tapi Cika percaya ayah akan kembali sama Cika"ucap Cika berusaha menahan tangisnya


"Ayah Cika mohon bertahan ya,ayah harus lawantin semuanya ini untuk Cika karena cika cuman punya ayah di dunia ini"ucap Cika tak bisa menahan air matanya


"Ayah Cika nggak nangis kok,Cika keluar dulu ya ayah sekarang istirahat tapi jangan lama lama ya Cika nungguin ayah "ucap Cika sembari mengecup kening sang ayah.setelah itu Cika keluar dari ruangan sang ayah duduk termenung di kursi depan ruangan


"aku harus cari uang kemana,aku nggak mau terima tawaran buk Linda aku nggak mau menjadi wanita pendosa merusak rumah tangga wanita lain "ucap Cika dalam hati menunduk


"Cika..."teriak Fani dari jauh berjalan menghampiri Cika


"yang sabar ya paman pasti bisa lewatin ini semua"ucap Fani segera memeluk Cika dengan erat

__ADS_1


"ayah koma fan,ayah butuh operasi "ucap Cika tak kuasa menahan tangisnya


"shutt Lo nggak boleh sedih ya,paman orang yang baik gue yakin Allah akan mudahkan semuanya"ucap Fani sembari mengusap air mata sang sahabat


"tapi gue harus cari kemana uang untuk operasi ayah gue cuman punya ayah gue nggak punya siapa siapa lagi gue nggak mau ayah pergi tinggalin gue fan"ucap Cika terisak


"Lo tenang ya kita bakal sama sama cari solusinya untuk paman ya"ucap fani kembali memeluk Cika


"gue ada tabungan 4 juta Lo pake dulu aja untuk tambah tambah uang Lo"ucap fani mengeluarkan atmnya


"tapi fan"ucap cika


"udah nggak apa apa nanti sisanya kita usahain ya"ucap Fani


"ehemm ini gue juga ada tabungan 7 juta bisa di pake dulu"ucap Morgan ternyata ia datang bersama Fani


"Morgan"ucap Cika


"udah nggak apa apa bisa di pake dulu buat ayah kamu"ucap Morgan


"tapi.."ucap Cika bingung


"udah nggak apa apa lagian kita kan temen aku juga belum mau pakai uangnya kapan nanti masalah kembalikan terserah kamu aja nyicil juga nggak apa apa"ucap Morgan

__ADS_1


"makasih ya kalian udah mau bantuin gue"ucap cika


__ADS_2