
"Cika kamu sudah sarapannya,kalau sudah bagaimana kalau sekarang cari baju pengantin untuk pernikahan kalian"ucap Linda
"maaf buk tapi bukannya ini terlalu terburu buru pak Leo juga belum menyetujui pernikahan ini ?"ucap Cika dengan sopan
"kamu tenang saja Cika jangan urusi Leo bagaimana pun pernikahan ini akan tetap terjadi walaupun dengan persetujuan atau tidak"ucap Linda
"sudah tidak apa apa ,ayo kita cari gaun pernikahan yang cantik untuk kamu"ucap Linda
Linda membawa Cika menuju salah satu tempat gaun pernikahan kebetulan milik sepupunya
"hai Lin"ucap seorang wanita terlihat sepantaran
"halo mar, makasih ya sudah mau membagi waktunya kamu kan sibuk banget akhir-akhir ini"ucap Linda
"ya ampun deh nggak masalah"ucap marry
"oh iya ini kenalin namanya Cika calon menantu aku"ucap Linda
"salam kenal tante nama aku Cika"ucap Cika bersalaman
"aduh ini mah jauh banget sama Anita lagian langit dan bumi"ucap marry
"kamu bisa aja tapi aku nggak salah pilih menantu idaman dong"ucap Linda sembari merangkul Cika
"ya jelas nggak salah pilih lah kan udah aku bilang bagaikan langit dan bumi sama Anita"ucap marry
"aduh, sampai lupa ayo ayo masuk akan aku tunjukan beberapa gaun pengantin baru banget aku buat"ucap marry
Linda nampak menggandeng tangan Cika dengan erat sembari memasuki ruangan itu
__ADS_1
"sekarang kamu lihat-lihat dulu yang mana menurut kamu cocok" ucap marry
"aduh mar ini mah cocok semuanya bagus, aku sampai pusing mau pilih yang mana"ucap Linda
"nak gimana ada yang kamu pengen" ucap Linda
"maaf bu tapi Cika juga bingung jadi terserah ibu aja"ucap Cika
"aduh manis banget menantu dan mertua sama sama bingung "ucap marry
"ya udah kalau kayak gitu biar aku pilihin ya"ucap marry
"kenapa nggak dari tadi aja sih mar biar menantuku nggak jadi bingung "ucap Linda
"Kamu duduk dulu ya di sini mama mau telepon Leo dulu"ucap Linda ,Cika hanya mengangguk pasrah
"hey bro itu nyonya besar telpon nggak di angkat awas Lo kualat"ucap Agus
"udah deh loh diem mau gue gampar "ucap Leo kesal
"slow gais jangan marah marah santai"ucap Agus
di lain sisi Linda kesal lantaran anaknya tak mengangkat telpon miliknya
dretttt
"bro nyokap Lo telpon gue"ucap Agus menunjukkan handphone dengan panggilan masuk,Leo sontak bingung
"hallo Tante Linda ada apa ya Tante"ucap Agus dengan sopan
__ADS_1
"jangan bertele tele mana Leo"ucap Linda
"ohhh pak Leo hemmm"ucap Agus memberi kode untuk Leo,dan Leo mengatakan dengan isyarat untuk memberi tahu bahwa dia tidak ada
"leooooo"teriak Linda dari ponsel
"hemmm iya ma"ucap Leo
"Agus kasih telponnya sama Leo memang anak kurang ajar"ucap Linda
"hallo ada apa ma"ucap Leo
"mama kan sudah bilang kamu untuk datang temui mama dan Cika di hotel kamu nggak datang hanya ada Anita,terus mama kirim pesan untuk kamu susul mama di butik pesannya nggak kamu.lihat dan nggak di balas,mama telpon juga kamu nggak angkat "ucap mama kesal
"tadi Leo habis meeting ma"ucap Leo asal
"meeting apa kamu,mama tau jadwal kamu hari nggak ada meeting atau pertemuan artinya kamu bisa datang terus kenapa masih di kantor "ucap Linda kesal
"ma,udah lah yang terpenting Leo kan sudah setuju sama pernikahan ini jadi ya udah ma "ucap Leo
"kamu mau jadi Malin Kundang melawan mama terus ha,cepat kesini atau mama langsung blacklist semua akses kamu"ucap Linda mulai mengancam
"ma please lah jangan mulai lagi deh Ancam ancam Leo gitu,Leo bukan anak kecil lagi"ucap Leo
"kalau kamu bukan anak kecil lagi seharus kamu bisa objektif berfikir dewasa"ucap Linda
"ya udah Leo kesana"ucap Leo mengalah
"mama tunggu 20 menit dari sekarang "ucap Linda segera mematikan telponnya
__ADS_1