Aku Bukan Boneka Penghasil Anak

Aku Bukan Boneka Penghasil Anak
episode 44


__ADS_3

Cika benar benar tenggelam tubuh sudah jauh dari permukaan,Cika sudah kehilangan banyak tenaga untuk bertahan


"aku pasrahkan semuanya jika ini takdir ku maka aku berharap ayah baik baik saja"ucap cika,namun ketika dia sudah pasrah Leo datang untuk membantunya namun terlihat sedikit kesulitan karena gaunnya menyangkut di beberapa tangkai pohon didasar danau


"aduh pa itu menantu dan anak kita pa"ucap mama khawatir


"cepat panggilkan ambulans atau siapa saja yang bisa membantu mereka cepat"ucap papa panik


Namun tak berselang berapa lama Leo berhasil menggendong Cika dengan keadaan yang sudah tak sadarkan diri.leo segera membaringkan Cika dan memompa bagian dadanya agar jantungnya bisa berdetak normal.


"Leo lakukan penangan pertama Leo"ucap mama


"tidak Leo tidak bisa ,tunggu pihak rumah sakit saja dia tidak akan kenapa kenapa"ucap Leo memikirkan perasaan Anita


"kau gila ya dia akan menjadi istri mu nanti jadi tidak masalah jika kau melakukannya ini darurat Leo"ucap mama kesal


"pa bagaimana ini"ucap mama cemas


"Leo lakukan saja"ucap papa jarak di sini kerumah sakit itu jauh ,Leo segera melihat Cika yang sudah pucat


"aku melakukannya bukan karena aku menginginkan nya ini karena dasar manusia"ucap Leo dan kemudian mulai menyentuhnya bibir Cika yang sudah pucat dan mulai melakukan pertolongan itu

__ADS_1


"uhukkkkk"Cika segera tersadar


"alhamdulilah sayang kamu tidak apa apa"ucap mama mulai tenang


"Cika tidak apa apa Tante "ucap cika dengan pelan tak berdaya dan kembali pingsan


"sayang...."ucap mama sembari menyadarkan Cika kembali


"Cika sepertinya pingsan lagi tuan"ucap Agus


"bawa dia kerumah sakit Leo,tolong mama minta tolong"ucap mama pada Leo begitu dalam Leo tak menjawab apapun ia segera membopong tubuh Cika untuk pergi kerumah sakit.setelah di mobil Leo berusaha mencari sesuatu yang bisa menutupinya tubuh Cika dan mengurangi rasa dingin.leo kemudian mengambil jas yang kemarin dia pakai berada di kemudi belakang mobilnya dan segera menutupinya tubuh indah Cika.leo segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit dengan secepatnya


"ada apa tuan,ada apa tuan dengan istri anda"ucap perawat melihat mereka menggunakan pakaian formal


"baik tuan bisa kau antarkan di sini"ucap perawat berlari menuju UGD diikuti Leo


"maaf tuan anda tidak bisa masuk,dan tolong hubungi keluarga pasien"ucap perawat lalu segera masuk kedalam ruangan.sedangkan Leo berada diluar ruangan orang tuanya pun menyusul


"bagaimana keadaan Cika Leo"ucap mama khawatir


"lagi ditangani sama dokter"ucap Leo datar sembari duduk

__ADS_1


"kenapa bisa seperti ini sih Leo kenapa kamu tidak menjaga Cika dengan baik"ucap mama kesal pada Leo


"musibah ma,lagian Leo nggak ada maksud untuk mencelakainya,dia belum menjadi tanggung jawab Leo juga"ucap Leo


"kamu enteng ya biacara seperti itu,ini menyangkut nyawa orang lain"ucap mama kesal


"jika kamu tidak menyukainya jangan kamu lukai seperti ini Leo"ucap mama


"sudah lah ma sabar lah"ucap papa menenangkan sang istri


"Agus kamu panggilku penghulu sekarang juga,saya tidak mau tau semuanya harus sudah selesai "ucap papa


"penghulu tuan besar"ucap Agus kaget begitu juga Leo dan mama


"apa maksud papa?"ucap Leo


"setelah Cika sadarkan diri kalian sudah harus menikah,agar dia menjadi tanggung jawab mu"ucap papa


"tidak Leo tidak akan mau pa,Leo akan menikahinya tapi tidak sekarang "ucap Leo berontak dan beranjak


"silahkan saja kamu pergi hari ini juga kamu bukan anak ku lagi dan kamu tidak akan mendapatkan apa apa wahai tuan Leo"ucap papa

__ADS_1


Mendengar itu Leo hanya diam karena ancaman dari sang papa


__ADS_2