
Cika dan sang ayah nampak sudah pindah ketempat tinggal mereka yang baru di bantu oleh fani.hari hari mereka jalani dengan sederhana namun nampak damai bagi mereka.
"pagi ayah,ini Sisil belikan bubur"ucap Cika
parnkkkkk
"ayah,kenapa"ucap Cika panik melihat sang ayah yang tak sadarkan diri dan terjatuh dari kasur
"ayah bangun yah bertahan demi Cika yah"ucap Cika sembari mengecek denyut nadi sang ayah
Cika segera keluar untuk mencari bantuan namun warga di gang itu tidak ada yang memiliki kendaraan mobil,ia dibantu warga membopong sang ayah untuk pergi ke depan gang untuk mencari taksi atau kendaraan umum
"aduh neng di sini mah jarang ada kendaraan umum kalau jam segini"ucap salah satu warga karena jam masih terlalu pagi,namun dari jauh ada seseorang yang mengenali Cika
"pak berhenti di keramaian sana ya"ucap Linda
ia segera memberhentikan mobilnya tepat di hadapan Cika,dan segera turun
"kamu Cika kan karyawan di kantor Leo"ucap Linda
"iya buk benar"ucap Cika mengangguk sembari mengusap air matanya
"ada apa nak ini pasti ayahmu ya"ucap Linda
"iya Bu ini ayah saya,ayah tiba tiba nggak sadarkan diri"ucap Cika
"ya sudah kalau begitu,pak ini tolong ayahnya Cika di bantu bawa masuk ke mobil"ucap Linda
supir dan beberapa warga membantu untuk mengangkat ayah masuk kedalam mobil
__ADS_1
"terimakasih ya buk"ucap cika menggenggam tangan Linda
"iya sama sama ,ayo masuk kita harus bawa ayah mu secepatnya ke rumah sakit"ucap Linda
Cika nampak khawatir dengan kondisi sang ayah selama perjalanan ia merasa gelisah.
"nak,kamu tenang ya kita doakan semoga ayah mu tidak apa apa ya"ucap Linda seakan tau kegelisahan Cika dan segera menggenggam tangannya
"amin buk terimakasih "ucap Cika mengangguk
ayah segera di larikan ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan pertama
"ayah"ucap Cika lirih melihat dari luar sang ayah lemah tak berdaya
"nak tenang lah ayah mu pasti tidak akan apa apa"ucap Linda menggenggam tangan Cika
tak lama setelah memeriksa sang ayah dokter keluar dari ruangan beserta para perawat.
"apa mbak anak dari pasien"ucap dokter
"iya benar saya anaknya bagaimana keadaan ayah saya dia pasti baik baik saja kan"ucap Cika
"tenang lah dokter akan memberitahu mu"ucap Linda menenangkan Cika
"ayah anda sekarang koma karena ada penyumbatan jantung ini di sebabkan kadar gula pasien meningkatkan "ucap dokter
”ayah"ucap Cika histeris
"untuk penanganan selanjutnya kita harus melakukannya tindakan operasi untuk menangani penyumbatannya langsung agar tidak menjalar ke organ dalam lain,saya permisi dulu"ucap dokter
__ADS_1
"operasi"ucap Cika bingung dan ia terduduk lemas
"nak tenang lah"ucap Linda
"ayah harus operasi pasti membutuhkan banyak biaya Cika harus cari kemana mami pasti nggak akan kasih uang sebanyak itu"ucap Cika,Linda segera memeluk cika
"Cika hanya punya ayah Cika tidak punya siapa siapa selain ayah"ucap Cika menangis
"sudah kamu jangan pikirkan apapun Sekar kamu harus doakan ayah mu nanti urusan biaya biar saya yang tangani"ucap Linda
"ibu Linda serius mau bantu saya biayai operasi ayah"ucap Cika seperti mendapat jalan keluar
"iya nak saya akan bantu tapi"ucap Linda
"ibu katakan saja apapun itu untuk ayah akan saya lakukan "ucap Cika
"saya mau kamu menikah dengan Leo"ucap Linda menatap dalam cika
"menikah?Leo?"ucap Sisil bingung
"iya kamu harus menikah dengan Leo anak saya"ucap Linda
"maaf bukannya pak Leo sudah memiliki istri,saya hanya tidak mau saja jika menyakiti perasaan wanita lain dan saya yakin pak Leo sangat mencintai istrinya"ucap sisil nampak bingung
"kamu jangan khawatir masalah itu,saya akan menjamin semuanya"ucap Linda
"aku harus gimana"ucap sisil bingung
"maaf buk saya minta wajah untuk berfikir"ucap Sisil
__ADS_1
"iya nak tidak apa apa ,ibu minta kalau bisa jawabannya secepat mungkin agar ayah mu juga bisa segera di tangani"ucap linda