Aku Bukan Boneka Penghasil Anak

Aku Bukan Boneka Penghasil Anak
episode 42


__ADS_3

Ke esokan harinya Cika bangun sangat pagi seperti biasa ia menjalankan shalatnya dan keluar untuk mencari dapur.


"ehh non Cika ada perlu apa atau ada mau sesuatu biar bibi ambilkan non nggak perlu kedapur kotor"ucap Lastri


"Cika nggak lagi perlu apa apa kok bik,bibi lagi siapin makanan untuk sarapan ya"ucap Cika


"iya nom bibi lagi mulai masak untuk sarapan ,non ada pengen makan apa gitu biar bibik yang masakan"ucap Lastri


"nggak usah repot-repot bik,Cika kesini justru pengen bantuin bibi siapin sarapan"ucap Cika


"ehhh nggak usah non,aduh non ini cantik bersih nanti kecipratan minyak loh jadi luka udah nggak usah non balik ke kamar aja"ucap Lastri


"nggak apa apa bik Cika juga suntuk di kamar,Cika bantuin aja ya lagian Cika udah biasa di dapur kena minyak juga udah biasa"ucap Cika mulai mencuci tangannya untuk memulai memasak


"seriusan loh non nggak usah bibik aja ya "ucap Lastri


"nggak apa apa bik,Cika malahan seneng banget bisa masak gini"ucap Cika


Cika mulai memasak satu persatu masakan terlihat bik Lastri disana hanya membantu Cika selebihnya Cika yang melakukannya.jam sudah menunjukkan waktu sarapan semua anggota keluarga berkumpul


"loh menantu mama mana ya pa"ucap mama


"lagi di kamar mungkin ma lagi siap siap "ucap papa


"bukan menantu ma baru calon "ucap Leo segera duduk,sontak mama melihat kearah Leo dengan sinis

__ADS_1


"selamat pagi tuan,nyonya ,den Leo"ucap Lastri menata semua makannya


"bik kamu lihat menantu ku nggak ya"ucap mama


"oh non Cika tadi barusan aja pergi ke kamar katanya mau ganti baju"ucap Lastri lalu pergi ke dapur


"selamat pagi Bu,pak,pak Leo"ucap Cika menghampiri


"pagi sayang,gimana tidurnya enak cantik "ucap mama menatap Cika


"Alhamdulillah nyaman bu"ucap Cika tersenyum


"saking nyamannya sampai lupa kalau udah siang"ucap Leo menggerutu pelan namun masih terdengar jelas


"nak sana duduk di sebelah Leo kita mulai sarapannya"ucap papa,Cika hanya mengangguk ia sedikit tidak nyaman untuk duduk bersebelahan dengan Leo


"bik masaknya makin enak ni nasi goreng,bakwan jagung,sama ayam menteganya enak"ucap Leo dengan mulut yang penuh, mendengar itu sontak Cika tersipu karena makanan yang ia sebutkan adalah buatannya


"enak banget emang den"ucap Lastri


"iya bik enak bisa nih bikin usaha resto"ucap Leo


"Hem iya resep baru ya las"ucap mama setuju


"berarti saya kudu belajar resepnya dari non Cika, karena hari ini special non Cika yang masak"ucap Lastri, mendengar itu Leo sontak tersedak

__ADS_1


"uhukkkk"


"ini pak minum"ucap Cika dengan sigap memberikan segelas air sontak Leo mengambil


"wah wah wah ternyata menantu mama yang masak enak banget ternyata kamu benar benar istri idaman ya benarkan pa"ucap mama


"iya ma cantik,baik,sayang sama orang tua,pekerja keras,pandai masak lagi tidak akan sia sia Leo menikahi Cika"ucap papa tersenyum,Cika hanya tersenyum mendapatkan pujian itu


"biasa aja Leo puji tadi karena Leo menghargai masakan bik Lastri aja , aslinya sih biasa aja"ucap Leo mendorong piringnya menjauh


"terserah kamu lah bilang aja gengsi,kalau nggak enak sana keluarin kenapa juga ditelan sampai habis"ucap mama menaiki alisnya


"pagi semuanya "ucap Agus menghampiri dan hendak duduk sarapan,seketika Leo beranjak pergi meninggalkan ruang makan


"ya elah bos belum juga gue makan lu dah cabut"ucap Agus menghela nafas


"sudah jangan pikirkan Leo kamu sarapan saja dulu ini menantu saya masak banyak dan enak"ucap papa


"bohong nih om,sejak kapan Anita masak"ucap Agus menahan tawanya


"menantu idaman pa"ucap mama


"iya ma,ini masakannya Cika"ucap papa


"ohh Cika kalau Cika masih bisa di percaya"ucap Agus mengangguk

__ADS_1


"heleh buruan di makan banyak ngomong nih si Agus"ucap Lastri


__ADS_2