Aku Bukan Boneka Penghasil Anak

Aku Bukan Boneka Penghasil Anak
Episode 6


__ADS_3

cika nampak telaten mengurusi sang ayah yang lumpuh ia bahkan tak pamrih dan ikhlas


"udah selesaikan menyuapi ayah mu, sekarang sana bawa pria lumpuh ini menjauh dari kamar ini "ucap mami


"kenapa kamu tega saya ini suami kamu,kalau tidak disini saya tidur dimana"ucap ayah


"ya terserah di mana tak perduli ,lagian kalau ayah di sini kamar ini bau kotoran mami mual setiap hari begini"ucap mami


"ayah tidur di kamar cika aja ya ,mau kan?"ucap cika tersenyum


"udah sana bawa ayah kamu, setelah itu ini ganti seprei dan bersihkan semuanya bau kotoran ayah kamu di mana-mana,dia yang sakit nanti bisa bisa satu rumah ikut sakit"ucap mami pergi


"udah ayah jangan sedih ya,nggak apa apa kok ayah tidur sama cika jadi cika bisa pantau ayah kalau lagi tidur "ucap cika


"iya nak,maafkan ayah ya gara gara papi menikah lagi kamu mendapatkan ibu tiri yang jahat "ucap ayah menatap penuh penyesalan


"nggak apa apa kok ayah,lagian mami itu baik kok dia sayang sama cika buktinya cika dibesarkan sampai seperti sekarang "ucap cika


cika kemudian membantu sang ayah untuk pindah ke kamarnya dengan bantuan kursi roda


"ayah gimana nyaman nggak"ucap cika melihat sang ayah berbaring di kasur kecil miliknya


"iya sayang terimakasih ya"ucap ayah tersenyum


"cika keluar dulu ya mau beresin kamar mami"ucap cika masih dengan senyum


"iya "ucap ayah mengangguk


"ayah istirahat ya nanti cika kembali lagi"ucap cika mengecup kening sang ayah.cikar kemudian beralih untuk memberikan kamar sang ibu tiri dan mengemas beberapa barang sang ayah


"ini semuanya kamu bersihkan pokonya awas aja kalau masih ada bau sedikit pun"ucap mami


"iya mi nanti cika bersihkan semuanya"ucap cika


"dua puluh menit harus sudah selesai awas jika lewat dari itu"ucap mami


"dua puluh menit?"ucap Lisa kaget

__ADS_1


"iya memang mau berapa dua jam,saya mau tidur"ucap mami


"iya mi dua puluh menit lagi selesai"ucap cika mengangguk


cika mulai membersihkan satu persatu sisi ruang kamar itu memastikannya rapi, bersih dan tak berbau.hampir dua puluh menit cika sudah selesai membersihkannya


"sudah selesai "ucap mami kaget


"ah palingan nggak bersih mi,ngurus diri sendiri juga nggak bersih"ucap Kayla sembari memainkan handphone


"sudah sana kamu kenapa masih di hadapan saya"ucap mami melihat cikayang tertegun dengan ucapan mereka seperti serangan yang bertubi-tubi sakitnya tak tertandingi.


"iya mi,cika permisi dulu"ucap cika


cika kemudian segera pergi untuk menghampiri sang ayah, ayahnya sedang tertidur pulas di kasur miliknya.


"yah,maaf ya cika belum bisa merawat ayah dan memberikan kenyamanan untuk ayah tapi nanti cika janji cika bakal kumpulin uang untuk pengobatan papi biar ayah bisa beraktivitas kembali"ucap cika tersenyum sembari melihat sang ayah


"Hem sebaiknya,aku ke segera ke cafe sembari memberi tau kalau aku sudah diterima bekerja"ucap cika segera menuju tempat kerja part timenya sewaktu sekolah


"hai ci gimana interviewnya"ucap bunga teman rekan kerjanya


"wah selamat ya ada yang kerja kantoran nih,udah nggak di cafe lagi"ucap bunga


"nggak aku tetap kerja di sini "ucap cika


"loh kamu kan sudah kerja di kantor memangnya bisa"ucap bunga


"insyallah bisa,lagian jam kantor sampai jam 3 sore untuk staf umum jadi nanti setelah pulang aku masih ada waktu untuk lanjut kerja di cafe"ucap cikar


"emangnya kamu nggak capek ci"ucap bunga


"ya gimana lagi aku sekarang lagi butuh banget uang untuk pengobatan ayah"ucap cika


"semangat ya ci,aku tau kamu bisa"ucap bunga memeluk Cika


"em"suara seorang laki laki

__ADS_1


"ehh ada bos Romeo"ucap bunga melepaskan pelukannya kepada cika


"ada apa ini peluk pelukan"ucap Romeo


"saya mau bicara sebentar bos bisa?"ucap cika


"tentu saja bisa,bicara di ruangan saya saja saya rasa ini masalah penting "ucap Romeo lalu berjalan menuju ruangannya


"baik tuan"ucap cika


"aku keruangan bos dulu ya"ucap cika lalu bunga mengangguk


terimakasih sudah mampir ke karya ku ya jangan lupa untuk like dan hilangkan jejak kalian di kolom komentar.maaf juga kalau dalam karya ku masih banyak kata kata yang salah atau banyak kesalahan lainnya.author juga berharap atas masukan dari kalian untuk karya yang lebih baik lagi kedepannya.Jagan lupa juga buat mampir ke karya author yang lainnya ya


1.perjodohan anak bungsu (tamat)


2.aku istri pengganti


3.gengsi


4.aku bukan boneka penghasilan anak


5.guruku suamiku


selamat membaca 😘


terimakasih sudah mampir ke karya ku ya jangan lupa untuk like dan hilangkan jejak kalian di kolom komentar.maaf juga kalau dalam karya ku masih banyak kata kata yang salah atau banyak kesalahan lainnya.author juga berharap atas masukan dari kalian untuk karya yang lebih baik lagi kedepannya.Jagan lupa juga buat mampir ke karya author yang lainnya ya


1.perjodohan anak bungsu (tamat)


2.aku istri pengganti


3.gengsi


4.aku bukan boneka penghasilan anak


5.guruku suamiku

__ADS_1


selamat membaca 😘


__ADS_2