
Pertemuan rapat hari ini Mukin adalah jalan untuk mas Rizal tahu siapa aku , sebenarnya aku tidak masalah tapi seperti nya mas Rizal sudah mulai mendekati ku lagi.. aku rasa mas Rizal menyesal dengan keputusan nya.. tapi itu tidak mengubah keputusan ku .. aku tidak akan kembali padanya karena aku sudah menemui kebahagiaan sekarang. Apa pun yang dia lakukan tidak dapat mengubah tentang pengkhianatan nya yang dia lakukan terhadap ku..
Sejak dia keluar dari kantor ku aku tahu niat sebenarnya mengapa dia mengajak ku berbicara..
Aku bicara kan masalah ini dengan Revan.. aku akan menanyakan pendapat nya tentang hari ini.
" Assalamualaikum van..." Ku ucap salam melalu telpon..
" Waalaikumsalam yank..." Jawab Revan
" Sibuk kamu Van?" Tanya ku
" Baru siap rapat yank.. ini mau jemput kamu yank ke kantor tuk makan siang bersama" kata Revan
" Oh ya sudah.. aku tunggu ya tampan.. " goda ku pada Revan..
" Iya sayang... " Kata Revan..
Sambil menunggu Revan aku kerja kan tugas ku yang tersisa mengecek laporan pembukuan kantor cabang jika ada yang salah..
" Tok tok tok... Assalamualaikum yank.. " revan memunculkan kepala di pintu
" Hehe waalaikumsalam tampan... " Ucap ku tersenyum melihat kelakuan Revan.
" Sudah siap yank kerjaan nya..ayo kita makan.. " ajak Revan
" Masuk dulu deh ada yang mau di ceritakan sama kamu..." Kata ku.
"Okeh deh yank.. ada apa yank? "Tanya nya
"Tadi kan ada rapat pertemuan dari kantor cabang terus ada mas Rizal datang tadi Van.." Katz ku menceritakan.
" Terus ada apa yank..'? Tanya bingung..
" Mas Rizal tidak tahu yank kalau aku adalah wakil direktur perusahaan ini.." baru tahu tadi dia.. " kata ku menjelaskan kan
" Kan bagus yank kalau oom Rizal sudah tahu.. terus apa maslahah nya? Kata Revan lagi.
"Tadi mas Rizal bicara dengan ku yank.. dia ajak aku rujuk dan kembali kepada nya.." ucap ku pada Rizal sambil ku lihat perubahan wajah nya yang mulai kelihatan sedih dan marah..
" Itu terserah mu yank.. jika masih ada cinta dan sayang mu terhadap oom Rizal dan jika ingin kamu kembali kepada nya Evan tidak ingin menghalangi.. karena itu adalah pilihan mu . " Jawaban Revan yan dewasa
Itu yang ku suka dari Revan cara bicara nya yang dewasa dan lebih memilih kebahagiaan ku dari kebahagiaan nya yang membuat aku makin sayang dan cinta pada nya. Aku berdiri dari bangku kerja ku dan melangkah ke arah sofa di depan meja kerja ku dan ku peluk Revan..
__ADS_1
Rwvan membalas pelukan ku dan menyanyikan..
" Ada apa hmm? Koq melow sekali.. " ucap nya
" Tidak ada apa apa" kata ku sambil melepaskan kan pelukan ku dan duduk di samping Revan
" Ngomong aja yank.. Van gak apa apa jika itu membuat kamu bahagia.. " ucapa nya kembali
" Karena sifat mu seperti ini membuat ku makin dan makin sayang pada mu Van.. " sambil memegang tangan Revan.." ucap ku
"Ah bisa aja kamu yank.. buat Evan malu.. heheoada padahalal tadi Van fikir kamu memilih kembali dengan oom..." Kata revan"
" Tidak Van.. sudah cukup dia menyakitiku sekali dan tidak akan kembali ke lubang yang sama.." ucap ku
" Ya sudah ayokk pergi makan kelamaan cerita.. ntar terlambat makan siang bisa sakit magh kita.. " ucap Revan.
" Terimakasih ya Van karena sudah mengerti aku dan memahami ku.. dan menerima semua kekurangan ku Van.." ucap ku sambil memeluk Revan
' iya iya sayang... Ayok jika pergi" kata revan
Beda bahagia saat ini aku di sayangi dan di manja.. jika dengan mas Rizal dahulu aku uang berusaha untuk disayangi dan mencari perhatian saat mas Rizal sibuk kerja di luar..
Aku ingin Revan adalah pilihan terakhir ku dan bersama Salama nya hingga napas terakhir..
" Tya makan dini juga " kata mas Rizal pada ku
" Iya mas.." jawab ku
" Mari om makan.." ajak Revan
" Iya Van.. boleh om gabung disini.. biar makan bersama.. " tanya mas Rizal
" Boleh om silah kan gabung om.." kata Revan pada om nya
" Ayo Mira kita gabung dengan Revan dan Tya" ucap mas Rizal pada Mira
Sebenar nya aku tidak enak hati jika harus makan bersama selingkuh an mantan suami ku tapi karena Revan mengizinkan mau di apa kan lagi.
" Terimakasih kasih Van memperbolehkan kami gabung.." kata Mira dengan manja nya..
" Sering ya Van makan berdua dengan mbak Tya.. sesekali ajak dong Mira makan .. " goda Mira pada Revan..
Hisss menggelikan melihat Mira bicara manja dengan Revan mukin seperti itu dia menggoda mas Rizal kala itu.
__ADS_1
" Maaf Tante Mira, saya hanya membawa calon istri saya untuk makan dan saya tidak berminat Mambawa perempuan lain selain yang saya sayang.." ucap Revan
Degh sungguh malu wajah Mira dengan kata kata Revan..
" Emang mbak Tya calon istri mu Van? Kata Mira tidak percaya
" Iya Tan Tya adalah calon istri dan calon ibu dari anak anak ku.." ucap Revan
" Ya sudah ayo lanjut makan" ucap ku
" Iya ayo.. mir pesan makan nya dulu.. " kata mas Rizal
Mira tetap memasang Revan tidak lepas dari mata nya.. apa tidak cukup dia mengambil Rizal dari kehidupan ku.. sekarang mau menggoda Revan.. oh tidak besty cukup kamu menyakiti hati ku.. yang satu ini tetap aku pertahankan tapi aku tidak tahu bagaimana pendapat Revan tentang Mira..
" Yank.." panggil ku ke Revan
" Hmm.. apa yank.. " ucap nya
"Nanti pengen pulang cepat ya karena ingin membawa Reno jalan jalan .. " ucap ku
Mendengar aku memanggil Revan dengan panggilan yank si Mira membuang wajah nya .
" Ya udah nanti Van jemput ya yank biar sama sama kita jalan jalan.." sambil memegang tangan ku
" Ok yank.. makasih ya.." ucap ku."
" Aduh yank gak usah berterima kasih deh yank macam dengan siapa aja kamu nya.. aku kan calon suami mu pasti selalu ada untuk mu dan Reno.. " ucap Revan
" Iya tetap terima kasih yank karena selalu memberi waktu sibuk mi untuk kami.." ucap ku
Mukin mas Rizal tersinggung dengan jawaban ku karena selama menikah dengan nya aku dan Reno tidak pernah di ajak jalan jalan.. ke taman atau ke mall.. dia hanya mementingkan Mira yang terus di ajak nya jalan..
" Eh iya ya Tya kita tidak pernah jalan ya dengan Reno berdua.. apa nanti mas bisa ikut juga?" Kata Rizal
" Iya Mira juga ingin ikut.. " kata Mira
" Maaf mas bukan aku tidak ingin cuma aku ingin jalan dengan Reno dan Revan saja.. aku tidak ingin Reno melihat mu dengan Mira karena dia belom tahu siapa Mira dan aku tidak ingin mengenalkan anak ku kepada perempuan lain.." ucap ku
Memang aku tak ingin Reno mengenal si Mira aku benci dengan nya karena merebut kebahagiaan Reno yang tidak pernah di ajak jalan jalanoleh ayah nya.. Masi Rizal hanya sibuk membawa nya berjalan..
" Apa maksud mu Tya? Reno anak ku juga.." kata Rizal
" Iya dia anak mu dulu.. saat kamu pergi jalan jalan dengan perempuan ini dan tidak ada Waktu untuk Reno maka saat itu Reno bukan milik mu.. habis kan aja waktu mu dengan nya.. Jagan bawa anak ku dalam maksiat mu.." cecar ku pada Rizal
__ADS_1