aku dan keponakan angkat ku

aku dan keponakan angkat ku
tentang ku


__ADS_3

Cerah pagi ini secerah hati ku saat ini. Semangat aku berangkat menuju rumah Tya Untuk menjemput nya dan pergi kerja bersama. Senang hati pasti bahagia tentu, karena dapat izin dari mama dan papa ku Tentang hubungan ku dengan Tya jadi mempermudah kedekatan ku dan memperlancar hubungan untuk melangkah lebih dekat menuju membentuk keluarga yang bahagia.


" Assalamualaikum... " Ucap kan salam ku kerumah sang kekasih


" Waalaikumsalam ... Sudah sampai Van . " Kata Tya


" Udah dong yank kan mau jemput kamu pergi kerja bersama..." Kata ku


" Ayo masuk dulu sarapan bersama.." ajak nya


"  Sebenar nya van sudah serapan tadi rumah mama tapi kalau di ajak yayank Tya pasti mau lagi...heheh,,," canda ku


" Mana Reno yank??? "" Kata ku


" Reno masih tidur Van.." ucap Tya


" Oh ya udah kita lanjut sarapan dulu baru bisa pergi kerja..." Kata ku


Tidak perlu Waktu lama untuk sarapan dan kami pun berangkat bersama


Arah kantor ku dan Tya memang sejalan.. aku tinggal Tya di kantor nya dan aku pun langsung pergi ke kantor ku..


Author


"Assalamualaikum... Pagi semua... " Ucap Tya pada karyawan kerja nya


" Waalaikumsalam buk..." Jawab mereka


Tys pun menuju ruangan nya untuk melanjutkan kan kerja nya.


Tok.. tok.. tok...


Ketuk kan pintu ruangan Tya pun berbunyi..


" Masuk..." Kata Tya


" Assalamualaikum buk Tya... " Kata indah


" Waalaikumsalam ndah... " Jawab Tya


" Ada apa ndah?" Tanya Tya


" Ini buk tadi pak Heru menyampaikan bahwa besok kita ada pertemuan dengan anak buah kantor cabang buk.. ibuk harus hadir bersama pak Heru selaku wakil dan pemilik perusahaan..." Ucap indah


" Oh baik lah indah.. terimakasih udah menyampaikan.. sekalian indah siap kan berkas berkas yang akan di bahas di pertemuan tersebut ya ndah.." kata Tya lagi


" Baik buk.. saya pamit dulu... " Kata indah


" Iya ndah.. sila kan...."


Di tempat yang lain Rizka dan Mira sedang bicara di apartemen Rizal karena tak lama lagi mereka akan mengadakan pesta pernikahan..

__ADS_1


" Mas... Jadi kapan dong mas beli rumah untuk Mira mas???  Rengek Mira pada Rizal


" Insyaallah mir kalau sudah terkumpul uang mas nanti mas beli kan.. sekarang uang mas sudah terpakai untuk acara pesta kita.."" kata Rizal


" Halah mas.. masak harus menunggu uang terkumpul sih mas.. mbak Tya aja sudah mas beli kan rumah besar itu... "Kata nya lagi


" Iya Mira waktu dengan Tya uang mas bnayak tersimpan karena Tya tidak sering belanja barang merah dan tas mewah.. jadi uang rumah tu tabungan yang di simpan Tya dari uang belanja yang mas berikan dan mas tambah sedikit dari uang mas... " Ucap Rizal


" Jadi mas salah kan Mira karena boros dan sering belanja barang dan tas ini? " Bentak Mira.


" Bukan begitu mir.. mas cuma bilang mengapa dulu mas cepat beli rumah untuk Tya itu.. kan kamu sendiri yang bilang tadi tentang rumah Tya..." Jelas rizal


" Ya sudah la mas.. mas harus janji mas harus belikan Mira rumah sama dengan rumah Tya itu.." kata nya lagi memastikan


" Iya mir setelah kita menikah nanti mas kumpukan uang nya.. yang sabar ya mir.. senyum dooong.. biar tambah cantik Mira nya .. pujuk Rizal


Rizal sejak pisah dengan Tya dan dan dekat dengan Mira sudah jarang masuk kantor.. sudah mulai malas karena Mira sering membuat Rizal harus menemani nya belanja dan belanja..


" Halo pak Rizal... " Kata teman kantor nya Amir


" Halo mir ada apa mir??" Jawab Rizal di ujung telpon


" Pak besok ada pertemuan di kantor pusat mengenai kantor cabang dan kinerja kita semua dan masalah proyek yang sedang di tangani.. mohon datang pak karena ini menyangkut  kerja bapak dan kantor cabang kerna bapak manajer di kantor ini..." Kata nya


" HM baik la mir nanti saya datang untuk mempelajari berkas yang akan di bahas besok..." Kata Rizal.


Telpon pun di tutup dan Rizal siap siap ke kantor untuk menyiapkan semua keperluan untuk pertemuan besok.


" Mas mau ke kantor mir ada kerjaan.. besok kami ada pertemuan di kantor pusat.." kata Rizal


"Ya udah.. sekalian antar kan Mira ke kos an mas biar bisa mengemas pakaian tuk di bawa ke apartemen mas siap nikah esok.. " kata Mira lgi


Mreka pun langsung berangkat menuju tujuan masing masing .. memang banyak perubahan Rizal saat dengan Tya .. macam sekarang makan kurang teratur dan baju skrg di londry..


Sampai nya di kantor Rizka segera masuk keruangan nya dan membaca berkas yang ingi dia lapor kan ke kantor pusat besok.. baru dia ingat Tya juga bekerja disana berarti bisa jumpa tua di sana nanti nya.


' tapi tidak mukin bisa ketemu Tya yang hadir di pertemuan itu hanya wakil dan pemilik perusahaan sedangkan Tya Hanay karyawan.. " gumam rizal


Hampir malam Rizal mengerjaka tugas nya karena banyak tugas yang tidak dikerjakan nya selama dia bermalas malasan datang ke kantor .


Memamg berbeda kehidupan kita jalani jika dahulu ada yang perhatikan kita dan menjaga kita.. mengingat kan kita saat kita malas bekerja dan selalu memberikan dukungan pasti semua nya lancar dan nyaman untuk dijalani. Hanya karena nafsu dan keinginan memiliki lebih dan tergoda dengan perempuan lain semua yang dirasa nyaman hilang begitu saja.  Kaca pecah tidak dapat di satu kan kembali sama dengan nasi sudah menjadi bubur.. jika hati wanita sudah di sakiti dan di khianati payah untuk membuat dia untuk percaya lagi.. jarang wanita yang ingin kembali pada tipe laki laki yang selingkuh karena jika sekali sudah bisa maka akan terbiasa.


" Hmmm.. singgah dulu liat Reno sudah rindu dengan putra ku.." gumam rizal


Mobil pun melaju ke arah rumah Tya mantan istri nya... Sampai nya di depan pagar ada mobil lain yang parkir disana..


" Mobil siapa ini?.. " kata Rizka sambil bicara sendiri


" Assalamualaikum... " Ucap Rizal depan pintu


" Waalaikumsalam... Jawab bik Inah

__ADS_1


" Eh bapak... Mau lihat Reno ya pak.. tunggu sebentar ya pak bibik kasih tahu dengan ibu tya dulu" kata bik Inah


" Baik bik.. " kata ku sambil masuk keruang tamu..


" Eh om Rizal.. apa kabar om? " Kata Revan


" Baik Van.. koq kamu di sini Van.. mana Tya? Kata rizal


" Tya lagi di kamar om SB baru pulang kerja.. kata nya tadi besok kantor nya ada pertemuan..jadi agak lambat pulang..." Kata Revan


Bik inah membawa Reno keruang tamu untuk menemui ayah Reno dan Tya pun keluar dari kamar menggunakan baju rumahan yang selutut dan agak tipis.. rambut nya di lepas karena. Masih basah siap mandi tadi..


" Eh ada mas Rizal..? Kapan sampai mas.." kata Tya


"Ba baru Tya"... Kata Rizal agak gugup karena melihat Tya yang makin cantik apa lgi malam ini dengan gaya biasa saja siap mandi bersih dan wangi rambut terurai panjang.. tidak berkedip mata Rizal melihat Tya..


Revan melihat Rizal agak cemburu memanggil Tya untuk duduk di samping nya..


" Yank.. sini.. " kata Revan sambil menepuk kursi di samping nya menanda kan menyuruh Tya duduk di samping nya..


Tya pun jalan menuju revan dan duduk di samping nya


Rizal bingung kenapa Revan memanggi Tya dengan sebutan 'yank'.


" Sini anak bunda... Reno ayo duduk dengan bunda.. " pinta Tya ke Reno yang di gendong bik inah..


Reno datang ke Tya dan duduk di paha dan Tya..karena Reno agak lasak di pangkuan Tya terangkat sedikit rok Tya ke atas terlihat mulus nya paha Tya.. langsung cepat di tutupi Revan dengan merapikan pakaian Tya yg tersingkap.


" Van tidak sopan kamu memegang dan merapikan pakaian Tya.." kata Rizal yang agak memanas melihat tindakan Revan.


" Tidak apa mas Rizal.. Revan hanya membantu karena Reno agak lasak di pangku.." sambil memegang tangan Revan..


" Koq kamu pegang pegang  tangan Tya... " Kata Rizal yang terbakar api cemburu


" hehe biasa aja kali om.. Tya ini calon istri ku om.. tak lama lagi kami akan menikah..." Kata Revan sambil membelai tangan Tya dan mencium Reno yang duduk di pangkuan Tya..


"Apaaaaa? Tidak salah kamu Van... Ingat Van dia itu Tante muuu istri oom mu Revan.. " kata Rizal


" Maaf oom.. mantan istri maksud nya om bukan istri.. " sela Revan


" I..iya... Mantan istri kan masih Tante mu juga... Tidak sewajar nya kamu menikah dengan nya..." Kata Rizka yang masih marah


" Gini om biar Revan jelas kan.. Tya saat ini sudah resmi berpisah dari oom Rizal dan status saat ini Tya adalah janda beranak 1 dan posisi aku sebagai keponakan sudah di jelas kan papa tadi malam.. aku dengan tidak ada sangkut pautnya dengan oom.. aku ada lah anak angkat papa dan mama..." cerita Revan.


" Papa dan mama setuju dengan pilihan ku om.. mereka mendukung.. jadi dalam waktu dekat aku akan melamar Tya..." Ucap nya lgi


"Iya Van.. papa dan mama mu sudah tahu hubungan kita??? Apa mereka setuju? Kata Tya


" Iya yank.. mereka setuju dan menyarankan agar kita cepat menikah... "Kata Revan.


" Tapi kamu tidak seharusnya menyukai Tya Van masih banyak gadis yang cantik di luaran sana.  Kenapa harus Tya?? " Tanya Rizal.

__ADS_1


" Om perasaan tidak bisa di bohongi om.. Revan menyintai nya sepenuh hati dan menjaga nya karena Tya adalah wanita tangguh dan baik.. sayang untuk di sia sia kan..." Ucap Revan


__ADS_2