aku dan keponakan angkat ku

aku dan keponakan angkat ku
akhirnya nya tahu


__ADS_3

Terkejut aku saat bunda mengecup bibir ku, pikiran ku ntah kemana saat merasakan bibir lembut bunda. Pikiran ku traveling kemana mana tidak sadar aku terlalu lama termenung. Aku sangat mencintai bunda saat bertemu 4 tahun yang lalu.. ku tahan rasa cinta ini karena mengingat dia adalah istri dari oom ku Rizal. Ketika mengetahui perselingkuhan oom ku dan perceraian Meraka aku mulai ada harapan ku untuk mendekati bunda Tya.. ingin rasa nya aku panggil nama saja dengan bunda.. tapi nanti suatu saat pasti aku sampai kan keinginan ku.


Aku berjanji pada hati ku untuk selalu menjaga perasaan bunda dan menyayangi Reno.. aku tak ingin kehilangannya..


Banyak wanita menyukai ku tapi hati ku tetap 1 yaitu wanita yang ku temui 4 tahun yang lalu.. yang saat ini sudah menjadi kekasih ku dan ingin ku ikat menjadi milikku se utuh nya..


Sampai dirumah aku senyum senyum sendiri.. memikirkan yang terjadi tadi.. terasa seperti mimpi..


" Assalamualaikum Revan..." Kata mama ku


" Eh waalaikumsalam ma.. maaf  ma melamun seharus nya Revan yang mengucapkan salam .. kata ku pada mama.


" Ada apa nih anak mama.. koq melamun gitu.. apa sih yang di pikirin? Goda mama pada ku.


"Ade deh maaa...." Kata ku membuat mama penasaran


" Ayo dong anak mama masak pakai rahasia rahasia an sama mama..." Pujuk mama ku


" Ma misal nya Revan menyintai seorang wanita tapi dia mempunyai seorang anak yang lucu... Apa mama menyetujui nya ma??? " Tanya ku ke mama


" Adduh wanita mana nih yang mampu mencair kan hati anak mama yang membeku ini? Salut mama sama wanita itu..." Goda mama


" Mamaaaaa Revan serius ma.. ayo dong jawab... " Pujuk Revan


" Iya sayang.. mama setuju aja kalau kamu.memang benar menyintai nya dan sayang dengan anak nya.. malahan mama seneng dapat cucu untuk nemani mama dirumah.." kata mama


" Bener ma... Beneran? Kata ku semangat


" Siapa sih wanita yang beruntung itu yang mendapat kan cinta anak mama seorang ini..? " Kata mama


" Mama jangan kaget ya ma...mama kenal kok dengan nya... " Kata ku


" Hmmm siapa ya..." Kata mama sambil tangannya di kepala


" Tya ma.. mantan istri oom Rizal?? Kata ku pelan biar mama tidak kaget

__ADS_1


" Tya? Tya istri oom mu Van? Tanya mama


" Bukan istri ma tapi mantan istri.. "  kata ku sambil menjelas kan


" Kapan pisah nya Van... Mengapa mereka pisah?


" Udah berapa bulan ini ma.. Tya sudah lepas masa idah nya ma.. om Rizal selingkuh ma dan mengkhianati Tya..." Ucap ku


" Ya ampun kasihan sekali Tya ya Van.. anak masih kecil dan di selingkuhi pulak.. padahal Tya anak yang baik sopan.. mama suka dengan Tya meski pun keluarga Rizal tidak menyukai nya... " Kata mama ku


" Jadi mama setuju kan maa?? Kata ku memastikan


" Iya mama setuju jika itu pilihan anak mama.. bahagia kan lah Tya dan anak nya Van biar tahu keluarga Rizal bahwa Tya juga berhak bahagia.." ucapa mama


" Makasi ya ma.. sayang mama.. " peluk mama..


Aku memang anak satu satu nya di keluarga ini.. aku anak tunggal pasangan mama dan papa Bram. Bahagia ku ketika mama menyetujui pilihan ku.. aku sangka mama akan menolak menerima bunda Tya sebagai kekasih hati ku.. tapi akhirnya aku senang dan bahagia. Aku membuka ponsel dan mengirim pesan ke bunda Tya.


"( Assalamualaikum bunda sayang... Sudah tidur? )" Kata ku


( Waalaikumsalam yank.. belom masih di dapur dengan baik Inah) jawab bunda Tya


( Terserah aja Van.. mana bagus nya aja sama Revan..) kata Tya pada ku


( Oke deh yank.. met tidur ya...moga mimpi indah dan mimpi kan Revan ya yank..)


Karena terasa haus aku keluar dari kamar untuk mengambil air minum di dapur.. kulihat jam masih jam 10 malam.. ku dengar ada orang bercerita di ruang tamu.. ternyata papa dan mama sedang bercerita.. sekilas aku dengar menyebut nama ku karena penasaran aku berdiri agak dekat di belakang dinding tembok..


" Pa.. apa tidak apa anak kita Revan dengan Tya pa? Mantan istri nya si Rizal?"" Kata mama pada papa


"Papa rasa tidak ada yang salah ma.. kan mereka sudah bercerai?" Jawab papa


" Tapi pa apa kata orang nanti kan mereka oom dan keponakan pa.. masak keponakan nikah sama Tante nya sih.. emang sih mantan Tante.." kata mamaku


" Udah la ma.. kalau di turut kan Revan tidak ada sangkut paut dengan keluarga Rizal dan sementara Revan anak kita.. anak yang kita angkat dari bayi.. dari umur 3 hari Revan lahir sudah sama kita..

__ADS_1


Degh kaget nya aku mendengar kata papa.. sampai gelas yang ku pegang jatuh kelantai..


Pranggg...


Papa dan mama melihat kebelakang.. mereka kaget...


" Revan... Kamu ngapa disana?" Kata mama


" Kamu dengar yang papa bicara kan dengan mama Van? " Kata papa


" Maaf pa Revan tidak sengaja mendengar nya" ucap ku sambil menghampiri mereka di sofa .." ucap ku


" Maaf kan mama Van karena tidak jujur dengan mu Van.. karena mam sudah menganggap mu sebagai anak kandung mama Van.. "


" Tidak apa ma.. malahan Revan terimakasih mama mau menerima Revan dan menyayangi Revan tanpa melihat Revan anak kandung atau anak angkat mama.." kata ku


"Kami sayang dengan mu Van.. papa bahagia Van sejak kamu hadir dalam hidup papa meski pun kita bukan darah daging..." Ucap papa


" Iya pa Revan pun menyayangi papa dan mama.. tidak akan pernah melupakan kasih sayang mama dan papa.." kata ku


"Tapi pa mengapa papa serah kan perusahaan papa ke Revan pa? Sementara Revan bukan anak kandung papa?" Kata ku lgi...


" Tidak apa Revan.. papa percaya kepada mu.. dan yakin kamu pasti akan menjaga perusahaan itu.. meski bukan papa lagi yang memiliki nya..karena papa sangat menyayangi mu.." kata papa pada ku


Aku terhanyut dalam lamunan ternyata pap dan mam sangat menyayangi ku.. aku janji akan membahagiakan mereka hingga mereka tua dan selamanya.


" Apa benar Van kamu dengan Tya sudah pacaran? Kata papa


" Sudah pa.." kata ku sambil menggaruk kepala yang tidak gatal


" Ya sudah jalani aja dulu.. jika sudah yakin dan pasti lamar lah dia jangan terlalu lama pacaran karena yang halal lebih bagus Van" kata papa sambil menasehati ku..


" Baik pa.. laksanakan..." Kataku sambil tangan ku menghormati papa


"Hahaha kamu ini seperti lagi mau pergi perang saja pakai hormat segala... " Tawa papa

__ADS_1


"Heheheh iya pa.. Revan akan laksanakan perintah papa.. seperti pergi berangkat perang pa.. perang di dunia percintaan pa... " Kata ku


"Hahahahah" tawa mama dan papa...


__ADS_2