
aneh ketika melihat keluarga Rizal merebut rumah yang telah di berikan oleh anak nya kepada ku.
Pada hal tujuan Rizal hanya untuk anak nya Reno.. kenapa picik pemikiran mereka.. apa Reno bukan dari keluarga mereka? Reno anak Rizal wajar dia memberikan yang tidak pernah dia berikan selama ini.
Aku juga tidak terlalu berharap dengan rumah ini.. aku masih ada rumah yang di berikan oleh perusahaan sebagai hadiah aku menang tender dulu..
" Gini aja mas.. jika keluarga mu tidak setuju aku tidak bisa menahan rumah ini.." ucap ku.
" Halah kamu Tya.. jangan sok deh kamu.. Jangan rakus.. sudah di beri nafkah untuk Reno dan rumah nya ingin kamu kuasai juga .. " ucap yuna
" Maaf ya KK.. sejak saya berpisah dengan adik mu dan berapa bulan sebelum berpisah dia tidak pernah memberikan uang.. untuk nafkah anak nya.. dia puas kan selingkuh an nya belanja miall terkenal membeli perhiasan dan tas branded.. " ucap ku.. enak saja dia bilang adik nya memberi nafkah.
" Apa iya Riz?? Kata mama nya
i..i ya ma.. " kata Rizal gugup
" Tuh kan kakak dengar sendiri dari mulut adik mu sendiri.. jika di kumpulan uang yang di balanja kan dengan selingkuh an nya mukin sudah dapat membeli rumah yang lebih besar dari ini.. sementara ini aku juga berperan membeli rumah ini.. uang yang ku simpan karena hemat balanja dan tidakembeli barang mewah dan tas branded bisa ku belikan kerumah ini..." Jelas ku panjang kali lebar.
" Jika mama dan kakak mau rumah ini kembali kan dulu yang ku yang masuk di rumah ini.. SB seperti nya kalian tidak memikirkan anak ku.. dan mulai hari ini jangan pernah anggap Reno sebagian keluarga kalian.." sambung ku kembali
" Memang berapa uang mu masuk kerumah ini ha?? Kata mama Rizal
" 350 juta uang ku untuk membeli rumah ini.. dan Rizal hanya menambah 150 JT.. kembalikan lah uang itu maka aku akan ku berikan rumah ini.. " ucap ku dengan tegas.
Biar saja ku ungkit semua nya enak saja mereka menginjak ku terus.. gara gara aku dulu tinggal di tempat yang jauh dari Jakarta enak saja dia merendah kan ku m karena semangat dan keyakinan ku sampai seperti ini.
" Iya Riz.. kamu hanya nambah 150 JT? " Tanya mama nya
" Iya ma.. aku hanya nambahn150jt ma sisa nya pakai uang Tya.. yang aku target kan uang belanja nya perbulan.. dan sisa tabungan selama dia kerja.. " kata Rizal
" Ya sudah Riz kamu bayar saja uang dia yang masuk dan ambil kembali rumah ini.. " kata mama nya yang sombong
" Maaf ma saat ini aku tidak memiliki uang dan aku sedang kesusahan
__ADS_1
. " Kata Rizal
"Apaaaa? Kemana semua tabung an mu Riz.. kamu kan manajer masak uang segitu kamu tidak ada.."? Kata mama nya
" Udah ma usah bahas lagi tentang uang ku.. aku tidak mau lagi berurusan dengan ini.. " ucapa Rizal
" Tidak bisa gitu dong Riz.. uang mu ada drumah ini 150 JT masak kamu biar kan" kata Yuna
" Maaf menggangu pembicaraan kalian karena saya tidak ingin terus bermasalah karena rumah ini dan saya ingin hidup tenang.. saya akan pulang kan uang Rizal yang telah masuk ke rumah ini .. saya tidak ingin berurusan dengan keluarga kalian yang tidak punya hati ini.. kata ku..
" Sombong kali kamu tya ... Seperti banyak uang kamu.. jangan banyak bicara deh kalau emang iya langsung aja kirim uang nya..." Kata yuna
" Baik la.. aku transfer sekarang ke rekening Rizal.. " ucap ku pada mereka
Au keluarkan ponsel pintar ku dan menghubungi indah di rumah nya karena hari weekend ini semua nya libur..
" Halo indah tolong kirim kan sekat ya g 150jt ke rekening pak Rizal ya.. segera.. " kata ku
Mama dan Yuna mendengar aku berbicara dan hanya diam..
Berbunyi ponsel Rizal tanda m banking nya sudah masuk..
" Jika sudah selesai silahkan tinggalkan rumah ini.. kami ingin ber istirahat.. " ucap ku sambil berjalan membelakangi mereka berjalan arah kebun ku
"Ayo ma kita pergi sudah selesai masalah ini.." kata Rizal
" Ayok mama pun malas kesini jika hanya terpaksa.." kata mama nya
Memang lah tidak abis pikir tidak di pikirkan nya yang tinggal disini cucu nya juga.. apa lah isi otak mereka itu.. apa isi nya tahu si mie? Atau kentang.. macan resoles.... Tapi sukur lah sudah tidak ada lagi barang yang bersangkutan dengan mereka..
Hari pernikahan Rizal 2 hari lagi aku di undang untuk datang ke acara nya sebenarnya sungguh malas aku datang tapi aku harus datang ku lihat kan betapa aku bahagia setelah di tinggali oleh nya..
" Yank.. kamu datang besok di acara oom Rizal? Tanya Revan
__ADS_1
" Insyaallah yank.. kamu datang juga? " Tanya ku
" Sama sama kita pergi ya yank.. aku pengen kamu hadir dengan ku disana
" Kata Revan.
" Ok yank.. Sama sama kita pergi.. " kata ku
Author
Sejak pulang dari rumah Tya mama dan Yuna datang ke apartemen Rizal inig. Mendengar cerita mengapa Tya sekarang ber duit dan kaya. Jiwa kepo nya menronta tinta ingin tahu apa yang terjadi.. alamak iya pula.. pakai jiwa kepo" )
" Ayok ma masuk rumah ku" ajak Rizal
" Iya Riz.. jadi sekarang kamu tinggal disini.. kecil tapi lengkap ya Riz? Ucapa mama...
" Iya ma nama nya juga apartemen ma.. pasti lengkap ma.
" Riz mengapa sekarang Tya itu banyak uang,.? Tanya mama Rizal
"Iya ma..Tya ada lah wakil direktur di dari perusahaan pusat tempat ku bekerja." Ucap Rizal pada mama nya..
" Apaa?? Koq bisa Riz? ". Kata mama nya rizal
" Iya ma.. selama ini kan aku suruh dia si rumah saja dan tidak boleh bekerja.. jadi kerna bos pemilik perusahaan menghubungi nya kembali untuk bekerja.. aku tidak tau apa jabatan Tya di sana.. " ucap Rizal pada mama nya
" Oalah Riz.. mengapa kamu bod* h Riz.. mengapa kamu selingkuh dengan Mira jika istri mu adalah wakil direktur Riz.." kata mama Rizal
" Iya Rizal ni mengapa kamu selingkuhi dia? " Kata Yuna
" Udah lah ma pusing aku mikir kan nya ma.. semua sudah terlambat ma.." kata Rizal
" Belum terlambat Riz.. kamu harus bisa membuat Tya rujuk pada murid.. " kata mama Rizal.
__ADS_1
" Sayang Riz jika kamu lepas Tya jika sudah berhasil seperti itu.. " kata Yuna
" Nanti deh KK bantu dekat kan kamu lagi dengan Tya.. kita buat rencana biar kamu sering ketemu dia.. " ucap yuna..