aku dan keponakan angkat ku

aku dan keponakan angkat ku
di lema mama rizal


__ADS_3

Sejak ku pulang dari rumah Yuna perasaan ku tidak tentu.. aku berfikir terus hingga sampai rumah.. apa benar di sampai kan oleh Dika bahwa Tya yang membantu nya ...  Padahal Yuna dan aku sering menyakiti dia.  Apa sebaik itu hati Tya?? Atau aku yang terus membenci dia karena hasutan Yuna.


Yuna sering menjelek kan Tya Depan ku.. bahwa Tya anak kampung dan orang miskin . Aku termakan hasutan yuna


Aku juga ikut ikutan menghina Tya.. dan paling fatal nya aku menghina depan anak nya yaitu cucu ku.. betapa kejam nya aku sebagai nenek tidak memperhatikan cucu ku sendiri.. malahan mama Revan yang kelihatan sayang dengan Reno cucu ku.. ya ampun apa tua masih mau me maafkan ku.. setelah apa yang telah aku lakukan . Tapi di sisi lain aku tidak terima Tya dekat dengan Revan.. Revan itu keponakan nya Rizal.. mengapa harus dia dekat dengan Revan.. apa tidak ada pria lain yang dia dekati.. apa harus Revan..


Sampai sampai Rian sudah menyetop jatah bulanan ku yang di janji kan nya dulu pada ku.. lumayan sebeno uang jatah bulanan yang di berikan oleh ria. Bisa untuk ku belanja dan ikut geng sosialita ku..dan bisa ku belikan tas branded dan baju mahal uang sering ku pakai..


Sekarang apa yang ku dapat.. karena Tya aku kehilangan semua nya..


Tapi aku masih bingung yang mana aku harus ikuti .. hati dan pikiran ku berbeda pendapat..


Yua sekarang sudah tidak ada jalan lagi untuk mempertahan kan perusahaan suami nya.. karena sikap nya ke Tya kerja sama suami nya kandas..


Aku pun sudah tidak bisa lagi mendapat uang dari Yuna.. meski pun tidak seberapa dulu Yuna tetap memberikan ku uang tuk makan..


Kalau melihat kondisi nya sekarang aku tidak jamin dia akan memberi ku uang.. u tim diri nya saja Mukin Kurang..


Apa aku harus minta maaf dengan Tya dan pergi menemui Rian ke rumah nya u tuk minta maaf juga.. pusing aku saat ini.. bingung juga..


Ntah apa yang akan aku lakukan..


Satu satu nya harapanku hanya Rizal.. apa aku harus menghubungi Rizal .. jika Rizal bisa memberi aku uang tiap bulan nya ..


Harus ku coba..


Tuuuut tuuut tuuut


" Assalamualaikum ma.." kata Rizal


"Waalaikumsalam Riz" kata ku


" Apa kabar mama.. sehat?" Kata Rizal "


" Mama kurang sehat Riz.  Kepala mama sakit" kata ku

__ADS_1


" Sudah berobat ma" kata Rizal


" Belom Riz.. mama banyak pikiran sekarang Riz" kata ku


" Apa yang mam pikirkan ma?" Kata Rizal


" Kamu ingat kejadian saat pesta mu?" Kata mama


" Kejadian mana ya ma.?" Kata Rizal


" Waktu kamu di pelaminan.  Tya datang dengan keluarga Revan.. dan saat itu Tya menggunakan pakaian yang serupa dengan keluarga Revan.. saat Yuna bertanya koq seperti keluarga mereka


jawaban Revan dia bilang sebentar lagi Tya akan menjadi keluarga nya.. " kata ku


" Terus ma" kata Rizal


" Kakak ku Yuna menghina abis abisan Tya di pestamu.. dan mama juga iku ikutan Riz.. kalahkan di depan anak mu kami hina Tya..." Kata ku


" Apaaaa? Mengapa mama seperti itu ma??" Kata Rizal


" Mengapa mas Dika marah ma?" Kata Rizal


" Tentu Dika marah Riz karena kakak mu Yuna Keja sama antara Tya dan dika Batal.. dan perusahaan nya hancur Riz.."kata ku


" Tya mau kerja sama dengan mas Dika ma?" Kata Rizal penasaran


" Iya.. kata Dika dengan Yuna.. bahwa kemarin Tya membantu Dika untuk membangun kembali perusahaan nya dengan memasukkan saham beberapa milyar ke perusahaan nya.. tapi karena hinaan Yuna semua itu batal.. dan juga saat ini yang paling parah nya tahu kamu Riz???" Kata ku


" Apa ma? Ada apa?" Kata Rizal


" Mas mu Rian.. menghentikan jatah bulanan mama yang tiap bulan dia berikan ke mama Riz.." kata ku


" Koq bisa ma?? Kata Rizal


" Rian tersinggung karena mama juga ikut menghina Tya depan anak mu dan depan keluarga Revan.. " kata lagi

__ADS_1


" Ya ampun ma.. mengapa mama tidak pikir panjang sih ma.." kata rizal


" Mau bagaimana lagi Riz.. mama juga heran mengapa Tya bisa bersama Revan dan juga apa dia tidak ber fikir dikit siapa Revan itu? " Kata ku


" Awal nya Rizal juga melarang ma.. tapi setelah Rizal tahu bahwa Revan bukan anak kandung mereka jadi Rizal tidak bisa melarang mereka ma.." kata Rizal


" Apaaa buka anak kandung??" Kata ku


" Iya ma.. Rizal juga baru Tahu ma..kemrin Revan memberi tahu pada Rizal" kata Rizal


" Mama juga baru ini tahu tentang ini Riz.. sebab sebelum ini mereka dulu sebelum Revan ada mereka tinggal di luar negeri.." kata ku


" Itu lah ma.. Rizal juga tidak tahu ma.. mengapa kita tidak tahu tentang semua ini.." kata Rizal


" Ma seharus nya mama mau minta maaf dengan Tya ma.. sebab itu bukan salah dia ma.. dan juga mama juga harus minta maaf dengan mas Rian.." kata Rizal


" Malu mama Riz.. biar kan saja lah.. mama sekarang berharap kamu yang bisa membiayai ke butuhkan mam Riz.." kata ku pada Rizal


" Ma.. Rizal bisa membantu untuk makan saja.. Rizal tidak bisa memenuhi semua kebutuhan mama" kata Rizal


" Maksud mu Riz? " Kata ku


" Aku tahu kebutuhan mama besar ma.. tas mama yang branded dan juga geng sosialita mama.. juga arisan mama.. Rizal tidak sanggup untuk memenuhi semuanya ma.. yang bisa Rizal bantu hanya untuk makan saja.


" Tidak bisa gitu dong riz.. kamu anak laki laki mama satu satu nya.. hanya kmu yang bisa nolong  mama.. kepada siapa lagi mama minta tolong Riz.. selama ini mama tidak pernah menyusahkan kamu Riz.." kata ku


" Bagaimana cara nya Rizka membantu mama sebayak itu ma? Sementara Rizal baru siap menikah.. semua uang Rizal abis ma.. belum lagi Mira meminta membelikan rumah untuk nya.. jadi Rizal harus mengumpulkan uang ma.." kata Rizal


" Suruh lah istri mu itu bekerja.. masak hanya menampung dengan mu.." kata ku


' lihat Tya saat menjadi istri mu.. semua dia pegang.. anak dan juga menyimpan uang.. apa lagi sekarang dia sukses.. " kata ku


" Mama tidak bisa membandingkan Mira dengan Tya ma.." kata Rizal membela Mira


" Terus apa mama salah ha?" Kata ku

__ADS_1


" Bukan ma.. Mira sejak aku kenal dia bekerja di konter ponsel ma sejak bertemu dengan ku.  Aku suruh dia berhenti bekerja.. maka nya sekarang dia tanggung jawab ku ma.." kata Rizal


__ADS_2