
hari ini kami akan berangkat ke Pekanbaru. Sudah lama aku tidak pulang kerumah sejak menikah dengan mas Rizal karena kesibukan menjadi ibu rumah tangga kadang tidak ada Waktu untuk pergi ke rumah orang tua ku . Memang agak jauh perjalanan nya jika menaiki mobil membutuh kan 2 hari 3 malam di perjalanan. Dan jika menggunakan kan pesawat hanya menghabiskan waktu 2.45 jam saja.. kami berangkat menggunakan pesawat karena tidak ingin terlalu lama di perjalanan.. aku dan mas Rizal hanya izin beberapa hari untuk libur dari pekerjaan kantor. Dalam perjalanan kami berdua hanya diam dan aku hanya banyak berbicara dengan Reno anak ku tersayang.. karena umur Reno 3 tahun dia sudah pandai bicara dan banyak bertanya..
" Kita ke umah nenek Bun?.." kata Reno
"Iya sayang.. kita kerumah nenek hari ini.. Reno senang sayang??" Ucap ku kepada Reno.
" Naik pecawat ya Bun... Oleee eloeee Eno naik pecawat..." Kata nya sambil melompat lompat karena kesenangan menaiki pesawat..
Tidak terasa sudah 2 jam lebih kami di perjalanan.. sampai juga kami di bandara pekan baru..lalu kami mencari taksi untuk mengantar kerumah ayah ku.. ada terselip rasa kecewa ku pada mas Rizal..
"Assalamualaikum buk... " Ucap salam ku
Buk... Buk.. buk
"Waalaikumsalam... Eh anak ibuk... Tya . Kapan sampainya nak?" Kata ibu Rahma sambil memeluk ku
Betapa senang nya ibu saat aku pulang kerumah. Rumah yang dari kecil ku tempati dan banyak kenangan kecil ku dirumah ini..
" Baru sampai buk.. ayah mana buk?" Tanya ku
" Ayah lagi di belakang nak membersih kan ikan yang dia pancing semalam.. " kata ibuku .
Ayah memang hobi memancing jika sedang libur bekerja dan akan pergi memancing ikan di sungai dekat dari rumah kami.
" Ini cucu nenek ya... Pasti Reno nama nya " goda ibu pada cucu nya
" Iya nenek.. ini Reno..." Sambil bersalaman dengan nenek nya dan mencium tangan nenek nya.
__ADS_1
"Ayo masuk.. nak Rizal.. maaf rumah ibu sesederhana ini..." Ucap ibuk.
" Tidak apa apa kok buk.. Rizal senang bisa kerumah ibu.. " ucap mas Rizal sambil menyalami tangan ibu yang kurus dan rintih..
Maklum ibu dah hampir berumur 58 tahun dan sering membantu ayah di kebun menanam sayuran ketika ayah pulang dari pabrik.
" Tunggu sebentar nak ibu panggil ayah dulu.. pasti senang jika kalian datang.. " kata ibu kepada kami.
" Ayah... Assalamualaikum yah.. apa kabar yah??" Kata ku pada ayah
. Rindu ku pada ayah dan ibu sangat besar karena hampir 4 tahun aku tidak melihat mereka.. meski pun sering menelpon menggunakan telpon biasa.. ayah dan ibu tidak bisa menggunakan ponsel pintar jadi kami tidak bisa video call kalau lagi rindu.
Ayah dan ibu Hanya tinggal berdua di rumah tua ini.. kakak ku sudah pindah mengikuti suami nya di kota Bandung.. ayah dan ibu tidak mau di ajak tinggal bersama di Jakarta karena kata ayah dia ingin tua disini dirumah tua yang banyak meninggalkan kenangan masa kecil kami dan masa berdua dengan ibu..
"Waalaikumsalam nak.. Alhamdulillah ayah sehat.. apa kabar kamu nak.. Tya dan Rizal?
Karena kami sampai nya sore di rumah ayah kami hanya cerita sedikit tentang kehidupan kami di Jakarta selama ini.. hari menjelang malam dan ibu menyiapkan makanan malam sambil aku bantu.. kami rencana menyampaikan rencana pisah kami saat siap makan malam keluarga..
"Ayoook makan malam ... Ayoook Reno nenek suap kan.. nak Rizal ayo kesini makan... Ajak ibuku pada mas Rizal dan anak ku.
Kami pun makan bersama dengan lauk yang ala kadar nya..
Siap makan kami duduk-duduk di ruangan keluarga sambi mencerita kan kalau aku sudah kerja kembali di kantor yang lama..
" Yah maaf sebelumnya nya.. bisa Rizal menyampaikan sesuatu yah? Ucap Rizal pada ayah ku
" Tentu boleh nak Rizal...? Ada apa memang nya?
__ADS_1
" Begini yah.. mukin karena tidak ada kecocokan lagi dengan kami.. kami memutuskan kan ingin bercerai yah.. semoga ayah bisa menerima keputusan kami.. saya Rizal memulangkan anak ayah Tya ananda sari yang Salama 4 tahun ini menjadi istri saya.."
Betapa terkejutnya nya ayah dan ibu mendengar perkataan dari mas Rizal.
" Bagaimana dengan mu Tya? Apakah benar yang dikatakan oleh nak Rizal..? Apakah kamu setuju..dan yakin.. sudah kah kamu pikir dengan matang?" Harus kamu tahu Tya bahwa perceraian ini sangat di benci oleh Allah SWT nak..
" Iya yah ini mukin terbaik untuk Tya yah.. semoga ayah mendukung keputusan Tya ya yah.. " ucap ku lirih
" Ya sudah jika memang ini keputusan kalian berdua dan memang terbaik tanpa ada yang tersakiti ayah mendukung perpisahan kalian.. " ucap ayahku
Hanya 3 hari kami di Pekanbaru dirumah ayah, kami pulang kembali ke Jakarta dan terlihat sedih di mata ayah karena aku sangat sebentar di rumah..
" Insyaallah yah Tya akan sering pulang dan membawa Reno jalan jalan kesini.." ucap ku..
Sampai nya kami di Jakarta mas Rizal mengemaskan pakaian nya untuk pindah dari rumah ini yang selama 4 tahun di tinggali nya.. memang ini keputusan yang berat tapi hati ku tak sanggup di dua kan.. apa lgi di madu.. memang sebagian wanita bisa di madu karena alasan poligami itu di izin kan tapi hati ku tidak sekuat itu untuk membagi suami.
"Mas mohon di urus surat perceraian nya mas.. sehingga kamu bisa menikahi selingkuhan mu dengan resmi tanpa nikah siri.. " kata ku sambil menekan kan kata selingkuhan dengan tekanan
" Baik la jika itu yang kamu inginkan dek.. mas pergi dulu.. mas titip Reno .. semoga kamu bahagia dengan keputusan mu untuk bercerai dengan mas.." ucap nya.
" Reno sayang... Ayah pergi dulu ya.. ayah nanti sesekali menemui Reno untuk jalan jalan dan bermain ya..." Kata mas Rizal
" Ya ayah cepat ulang ya.. " ujar Reno yang mukin di kira nya ayah nya pergi dinas keluar kota maklum anak seumuran Reno belom mengerti dengan keadaan orang tua nya semoga jika sudah besar Reno mengerti dengan keputusan kami..
Mas Rizal hanya memberi tahu ke keluarga nya melalui telpon bahwa kami akan bercerai.. tentu nya mereka pasti senang karena memang dari dulu mereka tidak menyetujui pernikahan kami.. apa lagi sang kakak dan adik nya..
Kepergian mas Rizal memang menyisakan kepedihan di hati ku. Sakit memang.. tapi ini yang terbaik .. akan ku jalani hidup ini sebisa ku dan bahagia bersam Reno anak ku satu satu nya..
__ADS_1