
Di hari Sabtu pagi ini Aurell keluar dari kamarnya menuju meja makan dengan pakaian rapih dan siap untuk menghadiri Pensi Campus Day di Delonix School sekolahnya dimana ia akan mendapatkan banyak informasi dari beberapa Universitas ternama yang diharapkannya.
Dia terkejut karena ada sosok yang sangat dirindukannya, "Waaaa ... Mas Seno kapan balik mas ? adek kangen banget sama mas ? katanya mas seno pulangnya minggu depan ?" teriaknya kegirangan sambil memeluk kakaknya erat.
Saat ini Seno bekerja sebagai Pilot di salah satu maskapai terkenal di luar negeri yang membuatnya harus rela hidup jauh dari keluarga terutama adik satu-satunya yang sangat manja terhadapnya ini. "Kan kejutan ceritanya, kamu mau kemana dek ?Hari Sabtu bukannya sekolah libur ? hayooo mau pacaran kamu ya ?! Ngaku sama mas" Jawab seno meledeknya.
Tina ibunya datang dari dapur membawa 2 piring Nasi goreng untuk kedua anaknya "Mas, adek bontotmu satu-satunya ini kayaknya langsung nikah abis lulus SMA deh soalnya kerjaannya pacaraaaaann mulu ga pernah belajar tuh kayanya .. ibu ga pernah liat Aurell belajar" ucap Tina dengan logat Jawa nya yang medhok. Aurell memasang wajah kesal mendengar perkataan ibunya itu "Ibu ihh... gak lah bu aku ini kan masih mau kuliah dulu biar bisa kaya Mas Seno ngebahagiain ibu bapak .. masa langsung nikah siapa juga yang mau lulus SMA langsung nikah .. deuuhh !! Lagian aku juga belajar kok selama ini ... ibu aja yang gatau .. ini aja aku mau ke sekolah tau ada Campus Day bukan mau keluyuran haha hihi sama teman-teman huft !"
mendengar sanggahan adiknya Seno pun yang merupakan alumni di sekolah yang sama dengan adiknya tersebut memberikan komentar "Oh iya hari ini ada Campus Day ya de? Mas baca di medsos akun resmi Delonix, alumni boleh masuk kan ya ?? Mas ikut ya ! Kangen sama suasana sekolah dan kali aja guru-guru mas masih ada yang ingat sama mas.. mas anter ya!!" seakan tak butuh jawaban ia segera pergi ke kamar untuk bersiap-siap sebelum memulai sarapannya.
"Duh, gw kan dijemput Arka bisa gawat nih kalo Mas Seno tau .. lagian mana bisa bebas gw klo ada Mas Seno .. wadaaaww!" Gumam Aurell dalam hati.
__ADS_1
*Dreeet dreettt* Pesan masuk dari Arka.
"Yank, maaaff banget aku ga bisa jemput kamu.. aku berangkat bareng Ghea karena kita sebagai panitia harus berangkat lebih pagi untuk prepare.. kamu berangkat sendiri aja ya gapapa kan ya .. hati-hati dijalan ya sayangku" ... Aurel menghembuskan nafasnya karena ia merasa sedikit kesal namun bagaimanapun juga Arka adalah kakak angkat Ghea yang juga sahabatnya namun ada untungnya juga jika Arka tidak bisa menjemput Aurell sehingga dia bisa berangkat bersama Seno tanpa harus berbohong menolak. "Iya yank" Aurell menjawab pesan Arka.
Arka memang terlalu sibuk .. meskipun cuek dan banyak wanita di sekolahnya yang tergila-gila dengan ketampanan dan sikap dinginnya yang dianggap cool oleh para wanita namun Arka hanya setia pada Aurell karena menurutnya hanya Aurell yang bisa memahami kesibukannya dan memahami dirinya.
Delonix School saat ini sudah ramai dan banyak booth dari berbagai universitas ternama yang hadir .. Aurell tersenyum bahagia melihatnya karena ia pasti akan memanfaatkan momen ini untuk mencari info peluang beasiswa.
"De, mas mau keliling dulu yah" Ucap Seno bersemangat berharap bisa bertemu teman seangkatannya.
"Deuuhh siap² jadi nyamuk nih gue, kalo Raja dan Ratu udah bertemu hahahhaha" sindir Ghea menatap Arka dan Aurell. "Apaan sih Ghe, lu mending cara Ejaz sana .. kasih dia semangat kan katanya dia mau tampil juga tuh di acara Pensi kali ini, cie cie seneng banget tuh bisa dengerin suara merdu sang maestro pujaan hati" Ucap Aurell membuat Arka dan Ghea terkekeh.
__ADS_1
Ghea memang mengagumi sosok Ejaz namun selama ini ia sembunyikan perasaannya itu karena tidak mau merusak persahabatan yang ada dan juga ia tau bahwa ada wanita lain yang sudah singgah di hati Ejaz dan itu bukanlah dirinya karena selama ini Ghea selalu menjadi tempat curhat bagi Ejaz dan Ejaz selalu menyembunyikan identitas wanita itu.
"De, kamu kalo mau mengawasi Pensi hari ini jangan lupa bawa minum ya .. trus kalo udah berasa capek jangan dipaksain .. kamu kan baru sembuh .. jadi harus hati-hati ya" Arka berusaha memberikan perhatian pada Ghea dan dibalas oleh senyum manis yang muncul di wajah Ghea. Ghea pun melaju pergi meninggalkan Arka dan Aurell yang masih berdiri dikoridor kelas.
"Wahai ibu negara mau ditemani kunjungan ke Universitas yang mana dulu nih ?"Goda Arka membuat Aurell tersenyum dan mereka mulai mengunjungi satu persatu booth dari berbagai Universitas tersebut.
****
Saat ini Ejaz sedang bersiap-siap untuk tampil mengisi acara Pensi dengan membawakan beberapa lagu bersama dengan kelompok Band Musiknya yang sudah terkenal di Delonix School. Ejaz sebagai Vocalist sekaligus Keyboardist memang selalu ditunggu tunggu penampilannya oleh kaum hawa.
"Jaz, udah siap belom ?"Tanya Ghea menghampiri Ejaz. "InsyaAllah siap, kok sendiri?Aurell mana?" Ejaz kembali bertanya karena berharap sosok Aurell menghampirinya sebelum ia naik ke atas panggung.
__ADS_1
"Sang Ratu sedang bersama Rajanya wahai kisanak bhaahahhah" Ghea menjawab dengan konyol dan Ejaz hanya menyungginggkan senyumnya dari pinggir bibir tipisnya.
Ghea berusaha memberikan semangat pada Ejaz.