
Hari ini Aurell, Ghea, Ejaz dan Arka akan pergi untuk menonton film action bersama. Ejaz berangkat sendiri dan janjian bertemu mereka disana. Ghea berangkat bersama Arka namun sebelum berangkat mereka akan menjemput Aurell terlebih dahulu meskipun sebenarnya Aurell menolak untuk dijemput dan memilih untuk berangkat sendiri tapi atas permintaan Ghea maka Arka tetap menjemput Aurell karena ia takut jika Ejaz yang akan menjemput Aurell jika Aurell dibiarkan berangkat sendiri.
Arka mengendarai mobilnya dengan santai menuju rumah Aurell bersama dengan Ghea yang saat ini duduk dikursi penumpang samping Arka.
"Ka, lo kepikiran ga sih bakal nikah sama Aurell suatu saat nanti ?" Entah apa yang merasuki Ghea sampai ia berkata demikian.
Arka yang bingung hanya menolehkan wajahnya ke arah Ghea dan berkata, "Nikah?? maksud kamu ? kita lulus sekolah aja belom udh mikirin nikah !!".
Ghea menyilangkan kedua tangannya sambil menanggapi jawaban Arka, "Ya maksudnya kan lo sama Aurell pacaran udah hampir 3 tahun ya masa iya ga kepikiran buat serius setelah lulus SMA dan kuliah nanti ?!".
Arka masih bingung dengan pikiran adiknya dan *Pletaaakk* ia menyentil dahi adiknya karena gemas dengan pikiran Ghea, "Sadar de, kita sekarang ini fokus aja dulu sama sekolah biar bisa bahagiain orang tua!! Uang jajan, makan, kendaraan dll aja masih minta sama orangtua!! Boro boro udah mikirin nikah hahahhaha."
"Ish sakit ka!!! Maksud gw kan baik, biar Aurell sama lo aja bukan sama orang lain. Biar lo bisa jagain Aurell dari semua lelaki yang lagi berusaha deketin dia!" Ucap Ghea sambil memasang wajah cemberut.
Arka tau maksud tujuan dari kata-kata Ghea, ia hanya menggelengkan kepala dan berkata "Gak! Belom kepikiran! Hahahhaha Ngaco!"
*****Mereka sampai dirumah Aurell. Ghea segera menekan bel.
"Assalamualaikum, Aurell!" teriak Ghea dari pagar depan rumah Aurell ditemani Arka yang berdiri di samping pintu mobil.
Aurell yang mendengar suara Ghea langsung segera pamit kepada orangtuanya, "Pak, bu ... Ghea udah datang Aurell pamit pergi dulu ya, Wassalamu'alaikum!"
"Hati-hati dijalan ya nduk, pulangnya jangan malam-malam!" Ucap Ilyas memberi ijin kepada Aurell. Aurell melangkah keluar rumah ditemani ibunya yang mengantarkan sampai depan gerbang.
__ADS_1
Melihat Aurell yang keluar bersama ibunya Ghea dan Arka langsung menghampiri mereka dan berpamitan sambil mencium tangan Tina.
"Bu, Arka ijin mau ajak Aurell pergi dulu bareng Ghea.." Pamit Arka.
Tina tersenyum dan menganggukan kepalanya "Ohiya hati-hati dijalan ya, tapi tadi bapak pesan pulangnya jangan terlalu malam ya!"
Ghea dan Arka menjawab dengan kompak "Iya bu".
"Lho, nak Ejaz nda diajak pergi ? kok nda ada?" Tina tiba-tiba bertanya karena biasanya Ejaz Aurell dan Ghea selalu pergi bersama.
Aurell langsung menjawab, "Ejaz nunggu disana bu".
Tina menganggukkan kepalanya lagi dan mereka bertiga langsung pamit.
Merasa aneh dengan permintaan Ghea karena biasanya jika Ejaz yang menyetir Ghea selalu minta duduk didepan disamping Ejaz sedangkan Aurell dibelakang sendiri dengan alasan mabuk, "Lho kok ? bukannya biasanya lo yang suka duduk didepan ? emang lo ga mabok duduk dibelakang ?".
Ghea langsung membuka pintu belakang dan masuk sambil berkata, "Ya kan sekarang yang bawa mobil Arka pacar lo masa iya gw yang nemenin didepan ! Ya lo lahhh pacarnya !"
Arka tersenyum mendengar perkataan Ghea dan ia membukakan pintu depan untuk Aurell, "Silahkan masuk.."
*Deuuuhh menang banyak nih cowok, dia kira gw udah maafin dia kalo begini caranya ! gimana gw bisa kasih dia pelajaran biar dia sadar ! Ah .. Ghea klo aja bukan lo yang minta ngajakin dia nonton kali ini ogah banget.. Musibah ini namanya!!!*
batin Aurell.
__ADS_1
"Aku bisa sendiri, makasih!" jawab Aurell dengan ketus.
"Pakai seatbeltnya.." Ucap Arka sambil tersenyum menatap Aurell yang sedang kesulitan karena ternyata seatbeltnya tersangkut, ia mendekati Aurell tepat didepan tubuhnya sehingga membuat jarak mereka begitu dekat dan membuat Aurell tidak bisa bergerak hanya bisa memandangi Arka.
Melihat kejadian ini Ghea segera mengambil kamera handphonenya dan mengambil gambar mereka berdua "Uhuk uhuk woy ada gue disini oy hahhahhha".
*plaakkk* sebuah tamparan dari Aurell mendarat di pipi Arka, "lagian lo ngapain ?! Gue bisa kok sendiri, Ghe awas lo ya sampai nyebar foto macem-macem!!" Aurell kesal terhadap Ghea yang diam-diam mengabadikan fotonya bersama Arka barusan dan ia berusaha sendiri memperbaiki seatbeltnya. Namun akhirnya seatbelt itu terpasang dengan bantuan Arka.
Arka kembali ke kursi kemudinya dan dengan santai ia berkata, "Maafin aku, mungkin tadi Ghea terlalu cepat melepas seatbeltnya sampai tersangkut seperti itu!". Ia mulai mengendarai mobilnya.
"Lahhh kok gue yang salah! Tapi yaudah deh gw ngalah yang penting kakak gw seneng hahhahaa" Ucap Ghea yang tertawa puas dan ia kembali sibuk dengan handphonenya dan memasang foto tadi di sosial medianya.
Aurell tersipu malu dan juga kesal dengan kejadian barusan. Ia tidak berkata apapun, kini Aurell hanya bisa menatap kearah samping jendelanya.
Ejaz yang ternyata sudah sampai duluan melihat postingan Ghea dan langsung mengomentarinya, "Pantes lama! Raja dan Ratu lagi sok-sokan romantis sih ya!"
Ghea tersenyum membaca komentar Ejaz, "Sirik aja! Makanya punya pacar hahhaha, tenang mereka ga berduaan doang kok kan ada gue orang ketiganya wkwkkk!"
"Udah buruan, klo dalam 20 menit belum sampai juga mending gue pulang aja ya!" jawab Ejaz yang sepertinya sedang terbakar api cemburu saat melihat foto Aurell dan Arka itu.
"Iyaaa sabar langsung pake kekuatan NOS ini !" Ghea menjawab pesan Ejaz dan langsung berkata pada Arka "Ka buruan nyetirnya gausah sok dilama-lamain, Ejaz udah disana !".
Aurell langsung tersenyum mendengar nama Ejaz, "Ejaz udah sampe Ghe??". Ghea tidak berkata apapun ia hanya menaikkan alisnya menjawab pertanyaan Aurell.
__ADS_1