Aku Mencintaimu Tanpa Alasan

Aku Mencintaimu Tanpa Alasan
Cuma kamu ..


__ADS_3

Aurell tertegun melihat perlakuan Arka kepadanya, rasanya ia sudah tidak sanggup menghadapinya lagi dan ingin segera mengakhiri semuanya.


Setelah menyelesaikan penampilannya Ejaz berlari mencari Aurell karena tadi ia sempat melihat Aurell ditarik paksa oleh Arka, ia takut terjadi sesuatu hal dengan Aurell tanpa ia sadari ada Ghea yang sudah menunggu penampilannya selesai dibelakang panggung sejak tadi dan kini mengikutinya karena ia sama sekali tidak memperhatikan keberadaannya.

__ADS_1


"Ada yang liat Aurell ?" Tanya Ejaz dengan panik pada beberapa orang yang ia temui. Langkahnya terhenti di depan ruang kelas karena melihat sosok cantik yang saat ini sedang tertegun dalam lamunan sendirian. Ejaz segera menghampiri Aurell.


"Hmmmmm .. Kecoa kecoa kecoa!!" Teriak Ejaz membuat Aurell panik dan berlari kearahnya lalu memeluknya. Aurell berlindung dibalik badan Ejaz karena ketakutan "Usir Jaz usir tolongin usir jauhin kecoanya, takut gue" Ejaz menahan tawanya dan Aurell sadar bahwa saat ini Ejaz sedang menjahilinya. "Isshhh... Rese banget lo jaz, udah tau gue takut kecoa!" Ucap Aurell sambil memukul pundak Ejaz. "Hahaaha makanya jangan bengong, trus mau sampe kapan meluknya? bahaya kalo dilihat guru BK" tanya Ejaz sambil menunjuk tangan Aurell yang saat ini masih memeluknya erat. Aurell melepaskan pelukannya dengan wajah dan pipi yang memerah karena malu dan coba memalingkan wajahnya dari Ejaz "Ishh.. lo duluan sih yang rese".

__ADS_1


Aurell kaget ternyata ada Ghea yang memperhatikan mereka sejak tadi di balik pintu. "Ghe, lo ngapain disitu ?" Tanya Aurell panik karena takut Ghea berpikir macam-macam atas apa yang dilihatnya dan juga karena Aurell tau jika Ghea sangat menyukai Ejaz. "Gue nyari Arka, kirain sama lo! Ternyata enggak. Sorry ganggu!" Ucap Ghea yag langsung pergi meninggalkan mereka.


*Debuuukkk* Ghea yang berbalik badan sambil menundukkan kepalanya karena kesal akhirnya menabrak tubuh Seno dan ia segera mengangkat kepalanya "Aduhhh.. lo punya ma... Eh ka Seno ? Maaf ka maaf aku ga sengaja" Tadinya Ghea mau marah dan gagal karena yang ada didepannya ternyata adalah Seno. "Gue yang minta maaf ga lihat lo di depan gue tadi, sorry ya! btw liat Aurell ga?" tanya Seno. "Oh Aurell lagi sama Ejaz didalam ka! Aku permisi dulu ya ka!" Ucapnya sambil menunjuk kearah kelas dimana terdapat Aurell dan Ejaz lalu ia pergi meninggalkan Seno karena saat ini hatinya hancur melihat kejadian tadi. Ghea sering bercerita pada Aurell bahwa ia menyukai Ejaz dan harusnya dia bisa menjaga perasaannya dan kini Ghea menganggap Aurell bukanlah sahabatnya lagi.

__ADS_1


"Jaz lo harus kejar Ghea, gue takut dia salah paham!" pinta Aurell. "Maksudnya ??" Ejaz bingung dengan permintaan Aurell karena ia selama ini hanya menganggap Ghea sebagai sahabatnya tidak lebih, ketika melihat Seno Ejazpun langsung menyapanya "Weii Kak Seno !! Apa kabar ??!" Tegur Ejaz sambil melambaikan tangan kearah Seno. "Baik Jaz, penampilan lo keren tadi ! Penuh penghayatan, lain kali boleh lah kita duet" Ucap Seno sambil berjalan kearah mereka. "De, udah sore nih.. kamu masih mau disini atau mau pulang sama mas ?" Tanya Seno kepada Aurell. Aurell menatap wajah Ejaz dan masih berharap bahwa Ejaz akan mencari Ghea agar tidak terjadi kesalahpahaman lalu melangkah kearah kakaknya "Ayo adek ikut mas pulang sekarang!".


Didalam mobil Aurell tampak sangat berbeda dari biasanya membuat Seno khawatir takut terjadi sesuatu dengan adik satu-satunya ini. "De, udah lama kita ga nongkrong bareng .. temeni mas yok ! kali ini mas traktir terserah kamu mau makan apa aja !" Ajak Seno. "Ah mas seno, adek males mas pengen pulang aja.. capek" rengek Aurell menjawab ajakan Seno. "Minggu depan mas udah harus terbang lagi.. dan belum tentu bisa ngajakin kamu jalan kaya gini klo mas udah ga jomblo tauuu" Seno masih berusaha membujuk adiknya. Aurell penasaran dengannya dan langsung menatap tajam kakaknya "Emang mas lagi pdkt sama cewe yang mana ? kok adek ga dikenalin ?". Seno tersenyum dan berkata " Makanya temenin kakak makan dulu, kakak laper ntar baru kakak ceritain". Mendengar ucapan Seno Aurell langsung menyilangkan kedua tangannya sambil berkata "Mas aku gamau ya kalo nanti kakak iparku itu jutek, rese, gak asik sama aku! Pokoknya kalo mas Seno punya pacar atau calon istri aku harus ikutan menseleksi ! harus yang terbaik buat kakakku satu-satunya ini!". Mendengar ucapan Aurell Seno hanya menggelengkan kepalanya sambil melajukan mobilnya dengan cepat kesuatu tempat.

__ADS_1


__ADS_2