Aku Mencintaimu Tanpa Alasan

Aku Mencintaimu Tanpa Alasan
Lagu Rindu


__ADS_3

Ejaz sudah siap diatas panggung. Saat ini lagu pertama yang akan ia bawakan bersama temannya adalah lagu dari Kerispatih yang berjudul Lagu Rindu. Ejaz memang sengaja membawakan lagu itu karena ia tau Aurell sangat menyukai lagu itu. Dia sudah mulai memainkan keyboardnya dan suara sorak sorai penonton sudah mulai terdengar.


Aurell sudah mulai bosan berkeliling sekolah mengunjungi beberapa booth universitas bersama Arka karena Arka terlihat lebih sibuk berbicara dengan beberapa kelompok mahasiswa yang ada pada saat itu dibandingkan dengan menemaninya berkeliling mencari informasi.


"Ejaz!!!" Ucap Aurell ketika sadar bahwa saat ini yang sedang bernyanyi diatas panggung adalah Ejaz sahabatnya yang belum ia temui hari ini sejak ia sampai di sekolah tadi pagi. Aurell bergegas ke arah panggung meninggalkan Arka yang saat ini sedang sibuk berbincang dengan salah satu kelompok dari Universitas yang mengunjungi sekolahnya hari ini.

__ADS_1


Aurell kini berada tepat didepan panggung ia memandangi Ejaz dengan penuh penghayatan, tiba-tiba ada yang menyenggol lengannya membuatnya hampir terjatuh. "Letoy banget sih lo rell, senggol dikit langsung oleng wkwkwkk" Ucap Ghea terkekeh karena merasa menang telah mengerjai Aurell yang hampir jatuh. "Ah rese banget lo ah, ganggu aja!" Jawab Aurell kesal. Tanpa menghiraukan kekesalan Aurell, Ghea pun sudah berkata lagi dengan ekspresi kagumnya "Rell ... Ejaz klo lagi nyanyi gitu beda banget ya ... kaya aura kharismatiknya keluar gitu ... ya ampun klo dia bukan sahabat gue pasti udah gue jadiin pacar tuh dia".


Entah mengapa mendengar ucapan Ghea hatinya serasa perih .. sakit. Seharusnya tidak ada alasan untuknya merasa cemburu karena ia sudah memiliki Arka dan ia pun tau jika Ghea sangat menyukai sosok Ejaz yang terjebak dengan ikatan persahabatan ini. Tidak ada kata terucap dari bibir Aurell, ia hanya berusaha tersenyum manis dan menahan air mata yang akan jatuh dimatanya menanggapi kata-kata Ghea sahabatnya.


Belum selesai Aurell melihat penampilan Ejaz ada tangan yang menariknya keluar dari area panggung. "Kamu kemana sih? pergi ga bilang? Aku nyariin kamu tau!" Ucap Arka yang terlihat marah karena tadi Aurell meninggalkannya untuk melihat penampilan Ejaz. "Apa sih kamu tarik-tarik aku? sakit tau!! lagian kamu kok jadi marah sama aku ?? dari tadi kamu juga sibuk ngobrol sana sini bukannya nemenin aku nyari info tentang kampus-kampus itu kan ?" Jawab Aurell dengan sedikit emosi. "Aku tau kamu pasti mau lihat dia tampil kan ? Makanya kamu ninggalin aku ?!" Arka bertambah emosi karena selama ini ia tidak suka jika Aurell dekat dengan Ejaz meskipun ia tau Ejaz adalah sahabat Aurell karena Ghea sering bercerita padanya jika adik angkatnya itu sangat menyukai Ejaz namun Ghea tak bisa mengungkapkannya karena alasan persahabatan antara Ghea, Ejaz dan Aurell.

__ADS_1


Karena kesal dengan kelakuan Arka yang semakin lama semakin tidak dapat ia pahami maka Aurell pun mengeluarkan unek-unek yang selama ini ia pendam. "Gausah bawa-bawa sahabatku kedalam masalah kita Ka! Aku capek ya memahami dan berusaha mengerti sikap kamu yang sama sekali ga pernah bisa berubah! Sekarang aku tanya sama kamu ?! Seberapa penting aku buat kamu ?! Kenapa kamu ga pernah bisa sedikit saja memahami dan mengerti apa mauku ? Kenapa harus selalu keinginanmu yang didahulukan ? Kenapa selalu kamu saja yang ingin dimengerti ? Kenapa aku ga bisa ???? Kenapa ? Apa kamu sudah bosan dengan hubungan ini ?!". Kata-kata Aurell membuat Ejaz menghela nafasnya, ia tidak mungkin bertengkar di sekolah karena jika itu terjadi nama baiknya sebagai ketua OSIS akan hancur. "Maafin aku, aku cuma ga suka kamu pergi ninggalin aku kaya tadi yank!" Ucap Arka yang berusaha untuk menahan rasa amarahnya.


Arka marah kali ini bukan hanya karena ia merasa cemburu pada Ejaz tapi juga ia takut jika adik angkatnya Ghea harus bersaing melawan Aurell untuk mendapatkan hati Ejaz jika Aurell sampai jatuh cinta pada Ejaz. Dirumah, Arka selalu menjadi tempat curhat untuk Ghea karena kedua orangtua mereka sibuk bekerja dan seringkali pergi meninggalkannya untuk tugas diluar kota. Arka sangat menyayangi Ghea. Orangtuanya pun berpesan meskipun mereka bukan saudara kandung tapi mereka harus tetap saling menjaga dan menyayangi. Sejak Ghea bercerita padanya tentang Ejaz maka sejak saat itu ia selalu berusaha agar hanya Ghea yang bisa mendekati Ejaz meskipun itu pasti sulit karena Aurell juga merupakan sahabat Ejaz.


Arka segera meninggalkan Aurell yang berdiri menatapnya dengan dingin.

__ADS_1


__ADS_2