
Hari demi hari rina lewati terapi demi terapi rina jalanni tapi rina belum juga bisa menggerakkan kakinya rina lelah tapi rina tak boleh menyerah rina mau berjalan dihari pernikahannya rina tak mau duduk dikursi roda terus menerus.Disini lah rina dan galang ditaman belakang mansion utama sedang latihan berjalan.
"Ayo sayang kamu pasti bisa"ucap galang menyemangati.
"Enghhhh awwww"teriak rina.Rina terjatuh saat akan berdiri alhasil lututnya berdarah.
"Sayang kamu tak apa kan?"tanya galang khawatir.
"Tak apa"ucap rina.Galang membantu rina duduk dikursi roda galang menyeka keringat yang ada didahi rina dengan tangannya sendiri seakan akan tak jijik dengan keringat rina.
"Aku udah lelah lang cukup hiks hiks"ucap rina sambil sesegukkan.
"Jangan patah semangat sayang katanya kamu mau berjalan dipernikahan kita kalau kamu mau berjalan dipernikahan kita kamu harus semangat sayang"ucap galang sambil membelai pipi rina.
"Iya tapi sakit galang hiks hiks"ucap rina masih menangis.
"Kamu kuat seorang rina kuat kok aku kenal rina tidak selemah ini mana rina yang dulu mana"ucap galang.
"Aku mau istirahat aku capek mau tidur"ucap rina.
"Yasudah ayo kita kekamar ya"ucap galang.Galang mendorong kursi roda rina menuju kamar biar rina bisa istirahat.Sesampainya dikamar galang menggendong rina ala bridal style galang merebahkan rina dengan pelan dikasur.Setelah terdengar deruan suara teratur dari rina baru lah galang keluar menuju ruang kerja nya untuk bekerja.
○○○○○○
Irfan dan alwi sampai dimansion tua irfan melihat dimansion tua ramai karena banyak orang yang berlalu lalang menyiapkan acara pesta pernikahan kakak tercintanya yaitu galang.Ya pernikahannya tidak jadi dimansion utama karena ada satu hal jadi pernikahannya diselenggarakan dimasion tua saja atas usulan sang kakak jadilah sekarang banyak orang dimansion tua untuk menyiapkan dekorasi dan lain sebagainya.
"Assalamuallaikum bunda ayah"ucap irfan dan alwi serempak.
__ADS_1
"Waallaikumsalam eh anak bunda sudah pulang aduh bunda kangen sekali nak ya ampun anak anak bunda"ucap widia berlari kearah irfan dan alwi.
"Bunda irfan juga kangen tau"ucap irfan.
"Ini juga anak bunda yang satu ini nakal tak pernah kesini"ucap widia kepada alwi.
"Maaf bun dirumah sakit banyak banget pasien soalnya sibuk hehehhe"nyengir alwi.
"Iya iya yasudah kalian langsung istirahat dikamar sana"suruh widia.
"Maaf bun alwi harus kerumah sakit karena dapat telpon dari rumah sakit untuk kesana ada jadwal operasi mata"ucap alwi tak enak hati.
"Huft kan gitu....yasudah deh mau gimana lagi"ucap widia cemberut.
"Eleh eleh jangan cemberut gitu dong bun nanti malam alwi janji deh nginap disini ok"ucap alwi.
"Iya bun yasudah assalamuallaikum"ucap alwi sambil mencium tangan widia.Sepeninggalnya alwi irfan dan widia masuk keruang tamu untuk bertemu semua keluarga besar yang sudah menunggu kedatangan irfan sejak tadi dan mengobrol.
○○○○○○
Gilang sedang asyik joging ditaman dengan anjing peliharaannya yaitu coco.Gilang menggiring coco sambil joging kecil mengitari taman sedang asyik asyik joging gilang tak sengaja melihat citra lagi duduk melukis suatu objek dan gilangpun menghampiri citra.
"Hai"ucap gilang menepuk bahu citra.
"Ahhhh"ucap citra terkejut.
"Maaf maaf aku gak sengaja"ucap gilang.Gilang tadi mengejutkan citra alhasil semua cat ditangan citra tumpah dan habis deh semua catnya citra jadi tak bisa melukis lagi karena cat yang dipegang citra itu adalah cat terakhir jadi yasudah deh citra harus mencari uang untuk membeli cat lagi.
__ADS_1
"Maaf"ucap gilang sambil duduk disebelah citra.
"Gak pa--pa"ucap citra.
"Kamu sendirian"ucap gilang dengan bahasa isyarat.
"Iya ka--mu?"tanya citra.
"Aku sama anjing ku joging"ucap gilang.
"Oh ya"ucap citra.
"Kamu mau gak nanti temenin aku diacara pesta pernikahan kakak aku?"ajak gilang.
"Au tak ada bau baus"ucap citra.
"Nanti siang aku jemput kamu ya dirumah kita beli baju bagus dan kita kesalon ok"ucap gilang masih pakai bahasa isyarat.
"Au gak mau ngere--poin kamu"ucap citra.
"Gak kok kamu gak boleh nolak harus mau nanti siang aku jemput pokoknya yasudah aku pulang dulu ya bye citra"ucap gilang.
"Api ilang"teriak citra.Gilangpun pergi dan meninggalkan citra yang masih bingung dengan sikap gilang yang pemaksa dan tak mau dibantah sama sekali.Citra memilih pergi dari taman dan pulang untuk bersiap siap karena nanti siang gilang akan menjemputnya.
Holla up lagi nih
HAPPY READING GUYS😘😘😘😘
__ADS_1