
Dihari ini rina akan melakukan terapi,rina akan melakukan terapi dinegara kelahirannya sikembar galang dan gilang yaitu dijerman mereka akan berangkat kesana hari ini menggunakan pesawat pribadi keluarga wediodiningrat.
"Sudah siap semuanya sayang kita akan segera berangkat"ucap galang.
"Sudah kok,emmmm laras ikut gak?"tanya rina.
"Iya dia ikut"ucap galang.
"Oh"ucap rina.Merekapun bersiap siap untuk pergi kebandara pribadi keluarga wediodiningrat.Setelah semuanya selesai mereka turun kebawah untuk menemui keluarga besar.
"Sudah semua kan?"tanya ayah.
"Sudah yah"ucap galang.
"Ok kita berangkat"ucap ayah.
Mereka memasukki mobil masing masing dan melaju kebandara pribadi keluarga wediodiningrat.Setelah menempuh perjalanan sekitar 40 menit mereka sampai dibandara pribadi keluarga wediodiningrat mereka masuk kepesawat duduk dikursi masing masing.Setelah semua siap akhirnya pesawat yang mereka tumpangi flight dari sepanyol menuju jerman.
"Sayang kamu mau makan apa?"tanya galang sambil melihat menu.
"Aku mau nasi goreng aja"jawab rina.
"Ok nasing goreng nya 2 ya dan minumnya jus mangga 2 ok"ucap galang kepada pramugari.
"Baik pak ditunggu sebentar"ucap pramugarinya.
"Ok terima kasih"ucap rina.
"Sama sama bu"ucap pramugari tersebut.
Sembari menunggu pesanan mereka datang merekapun mengobrol.
"Sayang kita akan tinggal dimansion utama"ucap galang.
"Laras tinggal dimana?"tanya rina.
"Dia akan tinggal dimasion tua bersama bunda dan ayah"ucap galang.
"Gak tinggal sama kita?"tanya rina.
__ADS_1
"Tidak,dia dan anak anak akan tinggal dimasion tua bersama ayah dan bunda sayang karena masion utama itu cuma untuk kamu dan mansion utama tidak pernah ditinggali semenjak laras dan galang menikah karena mansion itu cuma untuk satu orang nama pemiliknya adalah zarina novita sari sudah tercantum disurat rumah itu"ucap bunda panjang lebar.
"Kenapa sampai segitunya sih"ucap rina sambil menitikan air mata.
"Stttt jangan nangis sayanh aku tak sanggup melihat kamu menangis,memang mansion itu aku bangun cuma untukmu dulu sebelum aku menikah dengan laras sayang dan dimansion itu pula kita akan menikah dan mansion itu akan menjadi milik kamu sekarang dan untuk selamanya"ucap galang sambil mengahapus air mata rina.
"Terima kasih galang kamu sudah menepati janjimu"ucap rina menangis.
"Sama sama"ucap galang.
Pramugari yang menyiapkan makananpun datang membawa makanan yang dipesan oleh rina dan galang sebelumnya.Mereka memakan makanan mereka dengan tenang dan sambil mengobrol dab bercanda seperti biasanya.
○○○○○○
Disisi lain laras yang mendengar cuma bisa diam dan menangis dalam diam gilang yang melihatnya pun merasa iba dengan sang kakak iparnya.Dia merasa kakak iparnya itu kurang beruntung karena tak dicintai oleh sang kakak,kakak nya sendiri memiliki hati untuk orang lain semua sandiwara yang dimainkan oleh sang kakak berhasil membuat sang kakak ipar bahagia hingga pada saatnya pula kebahagiaan itu dirampas oleh pemilik asli cinta sang dominan.
"Sudah lah kak jangan menangis lagi,pemilik cinta aa sudah datang dia mengambil apa yang seharusnya dia milikki sejak dulu"ucap gilang sambil menggenggam tangan laras.
"Kakak tau pemiliknya sudah datang tapi apa tak ada cinta sedikitpun untuk kakak selama bertahun tahun lamanya gilang"ucap laras memandang gilang sendu.
"Gilang juga tak tahu kak tapi yang gilang tahu cinta aa cuma untuk kak rina seorang dari dulu sampai seterusnya"ucap gilang.
Laras cuma bisa diam dan melihat kearah jendela dengan air mata yang menetes dipipinya.
○○○○○○
"Sayang kamu pasti suka design rumah kita syang"ucap galang sambil menggenggam tangan rina.
"Iya kak aa tuh sampai begandang seminggu untuk menyelesaikan design impian kakak"ucap gilang menimpali.
"Oh ya makasih ya"ucap rina berbinar.
"Untuk kamu apa sih yang gak aku kabulin"ucap galang sambil tersenyum.
Setelah menempuh waktu 15 menit mereka sampai kemansion utama,mereka turun pertama kali rina melihat mansion yang bergaya victoria dengan aksen bergaya jerman dan turki persis apa yang dipikirkan rina dan diimpikan rina sejak dulu.Mereka masuk dan betapa terkejutnya rina melihat isi dalam mansion tersebut semua ada foto rina dan foto galang waktu masih kecil rina mendorong kursi rodanya masuk sambil melihat foto fotonya dengan galang dulu.
"Ini...kamu gak lupa lang"ucap rina sambil menitikkan air matanya.
"Tidak,aku takkan lupa semua foto dan kenangan kita sayang"ucap galang.Rina yang mendengarnya cuma bisa menangis haru melihat betapa berharganya dia dihati galang.
__ADS_1
"Yasudah kita kekamar ya kamar kita ada dilantai 3"ucap galang sambil mendorong kursi roda rina.
"Tapi aku gak bisa jalan galang"ucap rina.
"Untuk apa aku bikinin kamu lift kalau tak digunakan sayang"ucap galang.
"Kamu jangan salah sangka dulu aku tak tahu kalau kamu akan mengalami kecelakaan dan lumpuh sebelum kamu ada disini aku membuat kan kamu tangga dan lift siapa tahu kamu capek naik tangga kamu bisa naik lift iya kan jadi aku buat deh lift sampai kelantai 3"lanjut galang.
"Iya aku paham kok makasih sekali lagi"ucap rina sambil senyum.
"Sama sama yasudah kita kekamar yuk kamu harus istirahat dan besok kamu harus terapi ok"ucap galang sambil mendorong kursi roda rina menuju lift.
"Ok"ucap rina.
Merekapun masuk lift sebelum mereka sampai kelantai 3 mereka mengantarkan gilang kelantai 2 kekamarnya gilang,setelah itu baru galang dan rina lanjut kelantai kamar mereka yaitu lantai 3.Sesampainya mereka galang langsung mendorong kursi roda rina keluar lift menuju kekamar mereka sesampainya didepan kamar dengan pintu besar berwarna hitam kesukaannya rina galang membuka pintu tersebut lagi lagi rina teharu dengan isi kamar tidurnya dengan galang banyak foto foto dan bergaya victoria dan aksen jerman turki.
"Yasudah kamu istirahat ya"ucap galang.
"Iya"ucap rina.
Galang membantu rina turun dari kursi roda galang menggendong rina ala bridal style keatas kasur.Setelah membantu rina untuk tidur galang keluar dan turun kelantai 1 dia duduk diruang tamu.Gilang yang asalnya mau kedapur diurungkan niatnya kedapur dia melihat kakaknya duduk sendiri diruang tamu dengan kepala berbaring disandaran sofa.
"Ngapain a"ucap gilang.
"Lagi tiduran aja"ucap galang sambil membuka matanya dan duduk tegap.
"Jangan terlalu keras membenci istri mu karena dia juga punya hati a"ucap gilang.
"Tau apa kamu tentang perasaanku,aku memang tak mencintainya apa bisa cinta dipaksakan?"tanya galang.
"Ya gak bisa lah tapi jangan keterlaluan juga kali a walau bagaimanapun laras juga istrimu"ucap gilang.
"Aku tau udah lah,mau ngapain kau?"tanya galang.
"Oh aku mau mengambil minum"ucap gilang.
"Yasudah ambil minum sana aku mau kekamar dulu"ucap galang sambil melenggang pergi kekamar.
Gilang yang melihat galang cuma bisa menggeleng gelengkan kepalanya dan pergi kedapur untuk mengambil air minum.
__ADS_1
Holla up lagi nih cici
Happy reading guys😘😘😘😘