AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
chapter 07


__ADS_3

Hari ini an semangat sekali dan bahagia karena an mendengar kalau sang bunda sebenarnya masih hidup tapi dia juga kecewa kalau dante adalah kakaknya ya walaupun dia anak angkat dan dante anak kandungnya bundanya tapi dia juga tak bisa memungkiri hati nya jatuh cinta tak apa toh kalau dia dan dante saling cinta toh an dan rina tak ada hubungan darah jadi sah sah saja kalau mereka menikah nanti yang jadi masalah adalah ada seseorang yang tak suka kalau an dan dante bersatu karena seseorang itu juga jatuh cinta kepada an.An sedang bebaring diatas paha sang bunda sementara sang bunda mengelus dan bersenandung membuat an mengantuk tapi ditahan oleh an.


"Jangan ditahan sayang"ucap sang bunda lembut.Suaranya lembut sekali an jadi menyukainya dan an jadi tak ingin pergi kemana mana karena mendengar suara lembut sang bunda.


"An kangen bunda an gak mau tidur mau sama bunda terus"ucap an.Membuat sang bunda tersenyum.


"Sayang bunda takkan kemana mana akan tetap disini"ucap sang bunda.Sedang asik mengobrol sang ayah datang membuat an duduk dan menantap sang ayah.


"Daddy!!!"ucap an.Sang ayah tersenyum duduk disamping an dan mengelus surai pirang milik sang putri tercinta.


"Dad,jangan pisahin an sama bunda ya an mau sama bunda terus"ucap an.


"Gak akan,siapa yang mau pisahin kamu dan bunda hmmm?"tanya sang ayah.An langsung memeluk sang ayah,sang ayah melihat sang istri dan mengenggam tangan sang istri dengan penuh cinta.


"Jangan tinggalin aku lagi"ucap galang.


"No,tivadia no"ucap rina.Sementara mereka bersama ada seorang perempuan yang melihat kearah mereka dari kaca jendelanya laras ya laras melihat betapa besarnya cinta galang kepada rina.


"Semoga aku sanggup lang"ucap laras dan menutup tirai jendelanya.Rina melihat tatapan sendu laras'aku janji ras akan buat alang mencintaimu'bantin rina berjanji.


□□□□□□


Mereka sedang makan malam bersama keluarga besar an senang karena an bisa berkumpul bersama keluarga besar lagi setelah sekian lama tak berkumpul.


"Tambah lagi dante?"tanya sang bunda.


"No bun udah cukup"ucap dante.


"An mau tambah bun masakan bunda the best"ucap an.Membuat semua orang yang ada dimeja makan tertawa karena tingkah lucu an.

__ADS_1


"Sini piringnya bunda ambilin"ucap sang bunda.Setelah mengambilkan makanan untuk an rina melihat zain dan berusaha bersikap baik kepada zain.


"Zain sini bunda ambilin mau ya?"tanya rina.Zain hanya memandang rina dingin,laras menyikut tangan zain agar menjawabnya.


"Boleh"jawab dingin zain.Rina yang mendengarnya senang ya walaupun nadanya dingin tapi rina senang banget.


"Nih,makan yang banyak ya sayang"ucap rina tersenyum.Galang tersenyum melihat rina ceria lagi,mereka melanjutkan dengan mengobrol dan bercanda.Setelah makan malam an duduk ditaman belakang rumah dengan memandang bintang,dante melihat an duduk sendiri langsung menghampiri nya,dante menepuk bahu an membuat an kaget dan menoleh siapa yang menepuk bahunya setelah tau siapa yang menepuknya an tersenyum dante duduk disampingnya.


"Hai ngapain ngelamun aja?"tanya dante.


"Gak pp cuma lagi mikirin kenapa yah ortu aku kok nelantarin aku dipanti aku salah apa?"tanya an sedih.Dante tersenyum dan mengusap pucuk kepala an,membuat an membeku dengan perlakuan dante barusan an langsung menunduk malu,dante yang melihatnya hanya tersenyum.


"Jangan sedih kan ada aku,bunda dan ayah jangan sedih dong ceria lagi"ucap dante.


"Iya makasih"ucap an.Dante ikut tersenyum dan mecubit pipi gembil milik an gemas.Tanpa mereka sadari ada orang yang melihat semuanya zain melihat semua itu dia mengepalkan tangannya karena marah.


□□□□□□


Hari yang cerah untuk an hari ini an akan berangkat diantar sang bunda dan ayah jangan lupakan sang kakak dante.


"Gimana senang gak an?"tanya ayahnya.


"Senang dong dad,an mau setiap hari ya bunda"ucap an.An memeluk sang bunda dari belakang dengan manja.


"Iya sayang"ucap sang bunda.


"Huuuuuu,manja"ucap dante.


"Ihhh biarin wlekkk!!!"an menjulurkan lidahnya meledek sang kakak.Membuat sang bunda dan ayahnya tertawa karena kelucuan mereka.

__ADS_1


"Jaga adik kamu ya dante"ucap ayahnya.


"Siap yah"ucap dante.


"Yang akur ya sayang"ucap bunda.


"Siap bun"ucap mereka berdua.Setelah itu mereka sampai digerbang dan turun untuk masuk kedalam sekolah,setelahnya mobil ayah dan bunda mereka pergi dari sekolahan.


"Yuk"ajak dante.Didalam mobil rina dan galang lagi menikmati waktu berdua karena masih kangen galang memegang tangan rina dan menciumnya dengan rasa rindu teramat dalam kepada sang istri.


"Aku kangennnnn!!!!,banget tau"ucap galang manja.


"Ih kamu ah lebay deh,aku juga kangen lang"ucap rina.


"Lang?"panggil rina.


"Hmm?"tanya galang.


"Cintai laras juga ya?"ucap rina.Galang menepikan mobilnya dan menatap rina dengan lekat.


"Aku gak bisa cintaku untuk kamu bukan dia rina"ucap galang.


"I know tapi tolong kamu harus berusaha sebelum aku benar benar pergi"ucap rina.Galang tak menjawab dia menghadap depan dan menjalankan mobilnya.


Holla up lagi nih sorry ya lama hehehe


Sooooooo


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2