AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
end


__ADS_3

Dipagi yang cerah mereka sarapan dalam diam cuma ada suara dentingan sendok dan garpu yang saling beradu setelah pertengkaran hebat tadi malam suasana yang seharusnya menjadi hangat dengan obrolan menjadi sunyi sepi seperti kuburan mereka sibuk dengan pemikiran masing masing.Setelah sarapan mereka beraktifitas kembali seperti biasanya ayah dan bunda menikmati masa tuanya berdua dengan bermesraan diruang keluarga sementara galang berangkat kekantor rina masuk kekamar sedangkan zain dan laras duduk berdua didepan kolam renang dengan pemikiran masing masing.


"Sampai kapan kita disini mi kita harus pergi dari sini mumpung ayah kekantor ayo mi"ucap zain.


"Cukup zain umi gak mau ada masalah lagi setelah ini"ucap laras.


"Tapi apa umi gak capek harus menangis hem"ucap zain.


"Umi capek zain tapi kalau kita pergi ayah kamu bisa marah sudah cukup biar umi yang jadi pelampiasan ayahmu jangan kamu nak"ucap laras menangis.


"Umi tak usah memikirkan itu yang terpenting kita keluar dari rumah ini ayo"ucap zain.Zain menarik laras untuk masuk kekamar dan mengambil koper mereka setelah itu mereka keluar kamar untuk pergi dari mansion tua.Setelah mereka keluar zain memasukkan kopernya dan koper sang mama kedalam bagasi mobil laras sudah masuk duluan disusul oleh zain yang masuk kearah pintu kemudi zain melajukan mobilnya keluar mansion sebelum keluar mansion mobil zain dicegat oleh para bodyguard ayahnya beserta security.


"Gimana ini zain mereka pasti disuruh ayah mu udah umi bilang jangan meremehkan ayahmu"ucap laras.


"Gak ada pilihan lain maaf"gumam zain.Zain menancap gas melewati sekelompok penjaga dan berhasil mobil zain lolos dari mereka.Mereka tak tinggal diam mereka langsung mengejar mobil zain yang tengah melaju.


"Oh shittt!!!"umpat zain.


"Zain kamu gila ya umi takut jangan ngebut zain"ucap laras.


"Maaf mi tapi kalau tak ngebut kita akan ketangkap"ucap zain.


"Iya tap---awassss zain!!!!!"teriak laras.


TINNNNNNNNNNNN


"Akhhhhhhhhhhh"


Brukkkkkk


Mobil yang dikendarai zain terguling guling diaspal melihat mobil sang majikan terguling diaspal membuat semua bodyguard galang memberhentikan mobil mereka setelah mobil zain berhenti beguling dengan posisi terbalik mereka segera turun dari mobil dan berlari untuk menyelamatkan sang majikan dari dalam mobil setelah membantu sang majikan mereka langsung menghubungi polisi dan ambulance.Disisi lain galang sedang bekerja dikejutkan dengan dering ponselnya yang begetar dari bodyguardnya galang langsung mengangkatnya.


"Hallo ada apa?"tanya galang to the point.


"....."


"APA!!!"galang yang mendapat telepon dari sang bodyguard langsung berlari tanpa menghiraukan berkas berkas yang berantakan galang langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit dia mendapat kabar bahwa istri dan anaknya kecelakaan.


"Tuhan kenapa bisa jadi begini akhhhh!!"galang frustasi dan memukul mukul setir.Setelah sampai dirumah sakit galang langsung berlari masuk kedalam rumah sakit rina beserta ayah bunda sudah ada diUGD.


"Bagaimana keadaan mereka yah bun rina bagaimana keadaan mereka"ucap galang ngos ngosan.


"Mereka belum keluar jadi kita gak tau keadaan mereka bagaimana"ucap ayah.


"Akhhhh kenapa bisa sampai begini sih gimana kejadiannya?"tanya galang.


"Mereka mencoba pergi dari mansion tapi dicegat oleh bodyguardmu dan securitymu tapi zain malah melaju dengan kencang para bodyguard tak tinggal diam mereka mengejar mobil zain dan sampai akhirnya mobil zain bertabarakan dengan teronton"ucap ayah menjelaskan.


"Astaga ya allah apa lagi ini selamat mereka ya allah"ucap galang menangis.Rina yang melihat galang berantakan sedih dan senang karena galang mulai menyayangi dan mencintai laras dan tak mau kehilangan laras.Rina memegang bahu galang mengusap pelan berharap galang bisa tenang sedikit sembari menunggu laras dan zain selesai diperiksa oleh dokter.Setelah hampir satu jam dokter keluar dari ruangan galang yang melihat langsung berdiri.


"Bagaimana keadaan anak dan istri saya dok?"tanya galang.


"Tenang pak alhamdulillah semua tak apa apa cuma luka kecil saja yang mereka alami dan akan dipindahkan kekamar rawat sebentar lagi"ucap dokter.


"Alhamdulillah makasih dokter"ucap galang bernafas lega dokter meningglkan mereka untuk memindahkan laras dan zain keruang rawat.Laras dan zain satu ruangan yang sama galang langsung masuk untuk melihat keadaan zain dan laras.


"Astaga laras kamu gak pa pakan?"ucap galang.


"Aku gak pa pa zain gimana"ucap laras.


"Aku gak pa pa mi"ucap zain yang sudah sadar.


"Puas kamu zain membuat umi kamu seperti ini puas!!"ucap galang.

__ADS_1


"Maaf umi maafin zain"ucap zain melihat wajah pucat sang mama.


"Gak pa pa sayang untung kamu gak pa pa"ucap laras.


"Ya allah kamu gak pa pa sayang"ucap widya.


"Gak pa pa bun"ucap laras.Mereka larut dengan obrolan mereka sehingga melupakan seorang wanita yang tengah tersenyum bahagia melihat keluarga kecil itu kembali hangat.


"Tuhan tetap jaga mereka seperti ini"ucap rina.Rina memilih untuk pergi dari sana karena dia tak mau menganggu kehangatan keluarga itu.


□□□□□□


Rina memilih ketaman untuk menenangkan diri dan menjernihkan pikirannya akhir akhir ini dia banyak pikiran rumitnya hubungan keluarga dan masih banyak lagi.Tanpa sadar rina menitikkan air matanya rasanya rina benar benar lelah dan tak sanggup lagi dengan semua ini dia ingin bebas dari rasa sakit ini.Saat sedang melamun rina terkejut dengan kedatangan galang segera rina menghapus air matanya dan melihat galang duduk didekatnya dengan tersenyum paksa.


"Kamu kenapa disini gak baik untuk jantungmu"ucap galang.


"Aku gak pa pa aku cuma mau melihat anak anak itu"ucap rina sambil menunjuk anak anak yang sedang bermain dengan tawa mereka.Galang memegang tangan rina dengan erat dan memegangnya seolah rina akan lepas kalau tak digenggam dengan erat.Rina menghadap galang dan berkata.


"Cukup lang cukup ikhlasin aku,aku lelah ingin tidur selamanya lelah lang capek"ucap rina menangis.


"Stttt...kamu gak boleh ngomong gitu kamu harus kuat mana rina yang aku kenal rina yang aku kenal kuat dan tak pantang menyerah"ucap galang.


"Rina itu udah mati lama lang dia sudah dibawa pergi oleh cintanya,ardhan membawa rina yang itu pergi kepusaranya pergi dikeabadian cukup rina yang sekarang rina yang rapuh sakit tolong ikhlasin aku,aku ingin pergi dengan tenang tanpa ada yang menghalangiku untuk pergi tolong galang tolong"ucap rina memohon.


"Aku takkan biarkan kamu pergi meninggalkan aku dan siapa itu ardhan siapa dia rina?"tanya galang.


"Aku akan ceritakan tentang ardhan"ucap rina menerawang dan mulai menceritakan tentang hubungannya dengan ardhan.


Flashback on


Ada sepasang kekasih yang lagi bermesaraan sambil mencelupkan kaki masing masing kedanau mereka tertawa dan saling bercanda.


"Ihhhh ardhan sakit tauuuu"ucap sang perempuan.


"Tapi sakitttt"ucap sang perempuan mengerucutkan bibirnya kesal.


"Udah ahhhh jangan ngambek lagi nanti cantiknya ilang lo zarina sayang"ucap ardhan.


"Ihhhh kamu ya"ucap sang wanita bernama zarina.Mereka akhirnya melanjutkan dengan bercanda dengan perasaan yang bahagia.Tiba tiba hujan datang mereka langsung berlari menuju rumah pohon yang mereka buat dengan gotong royong.


"Aduh hujan lebat banget"ucap rina.


"Iya tapi gak pa pa kan kita disini aman"ucap ardhan.


"Iya"ucap rina tersenyum.Lama mereka terdiam dengan pemikiran masing masing sebelum ardhan menyelimuti rina dengan jaketnya dan membawa rina kepelukkannya.


"Rina"panggil ardhan.


"Hmmmm"jawab rina.


"Apakah masih ada cinta untuk galang?"tanya ardhan tiba tiba.


"Hem,masih tapi rasa cinta ku yang lebih besar untuk kamu kalau untuk galang sedikit ardhan jujur sedikit dan bahkan sudah hampir hilang"jujur rina.Ardhan yang mendengar itu tersenyum karena rina jujur dengan perasaannya.


"Tapi kamu harus janji suatu saat nanti kita akan bersatu sampai surga allah"ucap ardhan.Rina mengangkat kepalanya melihat mata ardhan dan sebalikanya mereka saling tatap.


"Janji rina walaupun aku gak ada dihidupmu kau akan selalu bahagia untukku sahabat dan keluargamu promise"ucap ardhan sambil menunjukkan jari kelingkingnya.


"Janji"ucap rina.Hujan sudah berhenti dan mereka langsung pulang setelah hujan reda ardhan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata sesekali ardhan mencium tangan rina dan melihat wajah cantik rina tiba tiba dari arah berlawanan ada mobil truk kehilangan kendali.


"Ardhan awassss!!!!"teriak rina.Ardhan yang mendengar teriakan rina lantas menoleh dan membanting setir kekiri mobil ardhan dan rina menabrak pohon.Rina dan ardhan dibawa kerumah sakit mereka diperiksa oleh dokter rina dinyatakan koma oleh dokter sedangkan ardhan telah meninggal dengan luka cukup serius dibagian kepala.Niatnya ardhan akan melamar rina namun naas takdir harus memisahkan mereka selamanya.


Flashback off

__ADS_1


"Ardhan meninggal meninggalkan semua kenangan dan semua cinta ku dibawa oleh nya kepusara ardhan dan yang bersama mu ini rina yang sudah dewasa penuh akan kesakitan dan rapuh galang rina yang kau kenal dulu sudah hilang sudah mati,mati karena janjimu tapi itu hanya janji anak anak sekarang lepaskan aku,aku ingin tenang dengan kekasihku"ucap rina.


"Aku takkan merelakan mu dengan kekasihmu kau rina ku sampai kapanpun pegang janjiku"ucap galang tegas.Setelahnya cuma ada keheningan dan suara tawa oleh anak anak kecil.


□□□□□□


Rina diantar oleh galang pulang kemansion tua rina harus istirahat karena jantung rina mulai melemah dan itu takkan baik untuk kesehatannya.Setelah memastikan rina tidur galang langsung mandi setelahnya dia kembali kerumah sakit karena galang harus menemani anak dan istri pertamanya dirumah sakit.Setelah galang pergi rina terbangun dengan rasa sakit dibagian jantung nya dia memegang dada kirinya dan meremas nya kuat rina mencoba bangkit dari ranjang untuk mengambil obat dilaci sebelum obat itu dipegang oleh rina dadanya semakin sakit dan rina terjatuh kelantai.


"Ga--lang to--loonggg"gumam rina.Rina mencoba untuk teriak tapi sakitnya dibagian dadanya membuat suaranya tak bisa keluar.Galang yang awalnya hendak menuju kemobil kembali lagi karena dompet nya ketinggalan saat membuka kamar mata galang terbelalak melihat rina jatuh memegang dadanya.


"Rinaaaa!!!!"teriak galang berlari menghampiri rina.


"Sayang apa yang sakit sayang ya tuhan cobaan apa lagi ini kamu tahan ya kita kerumah sakit ok tahan sayang"ucap galang.Sebelum galang menggedong rina tangan galang ditahan oleh rina serasa bergumam.


"A--ku ga--k ku--at la--gi lang to--long ikh--las....."belum selesai rina mengucapkan kata kata rina sudah tak sadarkan diri.


"Rina rina rina rinaaaaa!!!!!"teriak galang.Tanpa menunggu lama galang membopong rina membawanya kerumah sakit.Setelah 15 menit mereka sampai dirumah sakit rina langsung dibawa keruang UGD galang berjalan mondar mandir menunggu dokter dengan khawatir.Mendengar langkah kaki galang menengok ayah dan bundanya datang menghampiri galang.


"Sayang ya allah gimana rina?"tanya bunda.


"Dokter belum keluar bun aa takut rina pergi bun aa takut bun"ucap galang sambil menangis tersedu sedu.


"Stttt...rina pasti kuat sayang rina kuat"ucap bunda menenangkan.Setelah 10 menit akhirnya dokter keluar dengan raut wajah tak bisa ditebak oleh galang maupun ayah bunda.


"Dok gimana keadaan istri saya jawab dokter?"tanya galang.


"Maaf tapi kami sudah semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik tapi tuhan berkehendak lain nyonya rina sudah tak ada"ucap dokter erwin.


"Apa gak gak mungkin dokter pasti salah kan dokter salah!!!!periksa lagi dok periksa!!!!!"teriak galang.Ayah langsung menarik galang menenangkannya memeluknya.


"Gak yah gak rina gak boleh ninggalin aku gak boleh gak boleh yah rinaaa!!!!!!"teriak galang.Bunda langsung terduduk diatas kursi dan menangis dan tak bisa apa apa lagi.


"Tuhan kenapa kau ambil dia tuhan aku tak sanggup tuhan"ucap galang.Setelah tenang galang melihat jenazah rina dia melangkah kearah berangkar rina melihat wajah pucat rina dia memegang tangan dingin sang pujaan hati dengan hati yang kacau dan sakit karena harus ditinggal secepatnya oleh sang bidadarinya galang mendekatkan diri ditelinga rina sambil memeluknya.


"Sayang kenapa secepat ini kamu pergi aku tak sanggup hidup tanpamu sayang tuhan telah ambil penyakit rina,rina tak sakit lagi iyakan rina sudah sembuh pulang lah dengan tenang wahai badadariku aku ikhlas melepasmu pulang lah bersama kekasih hatimu aku melepasmu biarkan aku disini dengan segala kenanganmu dan aku akan bahagia seperti yang kau mau pulang istirahatlah dengan tenang sayang kamu tetap bidadari dihatiku sayang selamanya tunggu aku disana aku akan menyusulmu dan aku akan merebutmu dari kekasihmu selamat jalan rina selamat jalan zarina novita sari aku mencintaimu sayang seumur hidupku sampai aku mati"ucap galang.Galang mengecup mata hidung pipi seluruh wajah rina sebelum menutup nya dengan kain dan meninggalkan rina untuk dimandikan dan dimasukkan kedalam peti jenazah.Ini bukan akhir dari segalanya ini adalah awal dimana galang akan menjadi lebih baik lagi kedepannya.


"Ceritanya sampai disitu ya yah"tanya sang anak kepada sang ayah.


"Ya sampai disitu tapi belum berakhir ceritanya malah ini awalnya mereka bertemu dengan wanita tapi tak serupa wajahnya tapi sifatnya sama dengan sang wanita yang ada dicerita itu"ucap sang ayah.Tiba tiba pintu kamar terbuka menampilkan sosok wanita cantik rambut hitam kulit putih tubuh kurus proporsi seorang wanita jerman pada umumnya.


"Galang andini sudah cukup tidur sudah malam sayang"ucap sang wanita.


"Iya mimmy"seru keduanya.Setelah memastikan anaknya tidur ayah dan sang mimmy kembali kekamar mereka.


"Kau menceritakan tentang rina kepada andini?"tanya sang wanita.


"Off course karena dia berhak tau bunda nya walaupun tak kandung"ucap sang laki laki bernama galang.


"Tapi kan andini masih kecil"ucap wanita itu.


"Laras andini harus tau kalau dia dulu diasuh oleh rina sampai rina menutup matanya"ucap galang.


"Rina sudah bahagia disana galang tuhan sudah mengangkat semua penyakitnya rina sudah tak sakit lagi"ucap perempuan bernama laras.


"Ya rina tak sakit tak rapuh tak menangis lagi maafkan aku untuk semua rasa sakit yang telah kuberi aku bersyukur kau masih mau mendampingiku sampai hari ini tuhan masih menjaga pernikahan kita dan keluarga kecil kita kembali lagi seperti dulu lagi"ucap galang.


"Ya"ucap laras sambil tersenyum.Itulah hidup ada yang pergi dan ada yang tinggal tapi apa yang tinggal itu akan hidup abadi dan bahagia kita tidak tahu rencana tuhankan?jadi kita tunggu sekenario apa lagi yang akan tuhan tuliskan untuk kita perankan semoga dengan kisah galang dan rina ini kita semua menjadi belajar untuk menghargai pasangan kita yang ditakdirkan untuk menemani kita sampai tua dan sampai diakhirat nanti ayooooo comment ya gimana ceritanya menarik gak kalau gak maaf ya soalnya baru pertama kali juga bikin novel dan ini lah hasilnya tapi jangan khawatir ada sequelnya kok tapi bukan anak galang dan rina melainkan anak dari galang dan laras hayooo tebak siapa???? Yappsss betul muhammad zain syahputra dengan judul KAU MILIKKU SEORANG


Terimakasih kisahnya sudah END yah maaf cuma sampai situ aja karena aku mau lanjutin louta lagi tunggu updatetan loutanya ya bye bye


Dari keluarga besar wediodinigrat


Kita ketemu lagi di KAU MILIKKU SEORANG

__ADS_1


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘


__ADS_2