AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
18


__ADS_3

Hari ini galang dan rina mengantarkan gilang kebandara pribadi keluarga wediodiningrat karena gilang harus pulang kesepanyol karena urusannya disini sudah selesai.


"Ka abang pulang dulu ya?"pamit gilang kepada rina.


"Hati hati ya jaga diri abang disana ok"saran rina.


"Pasti kak,kakak juga jaga kesehatan juga ya jangan sampai lelah"ucap gilang.


"Iya"ucap rina tersenyum.


"A abang pamit ya jaga kak rina baik baik ok"ucap gilang.


"Tanpa kamu minta akan kujaga dengan sepenuh hatiku lang"ucap galang.Gilang tersenyum dan berjalan kearah pesawat sebelum gilang naik dia melihat kakaknya dan kakak iparnya gilangpun masuk kepesawat melihat keluar jendela dengan tatapan kosong.Pesawatpun take off gilang yang duduk disamping jendela hanya bisa memandang putihnya awan.


'Tuhan jagalah dia untukku


Tuhan aku tau dunianya sepi


Tuhan aku tau dia tak bisa berbicara


Tapi jagalah dia untukku untuk sementara


Aku akan kembali lagi nanti


Jagalah dia buat dia sehat terus

__ADS_1


Saat aku kembali nanti akan kupeluk dia


Dengan sepenuh hatiku'.Disisi lain rina dan galang pun pulang kemansion setelah sampai dimansion mereka bersantai ditaman belakang sambil menikmati udara disiang hari.


"Sayang kamu seneng gak tinggal disini?"tanya galang.


"Aku seneng banget galang kalau aku gak seneng kenapa aku selalu tersenyum didepanmu"jawab rina.


"Aku mencintaimu rina"ucap galang.


"Aku juga mencintaimu galang"balas rina.Rina bahkan tak tau akan sampai kapan kebahagiaannya dengan galang,rina takut dia akan meninggalkan semua kenangan dan rasa rindu dan cinta dihati galang rina takut galang tak bisa menerima ini semua rina ingin galang rela jika suatu saat nanti rina pergi dengan membawa kenangan,rindu dan cinta galang ketempat peristirahatan terakhirnya nanti.


"Galang kita besok pergi yuk aku mau melukis"ajak rina.


"Boleh mau kemana sayang?"tanya galang.


"Bukit itu"ucap galang.


"Ya kita kesana sambil mengenang masa kecil kita"ucap rina.


"Boleh juga yasudah kita masuk yuk udara disini mulai dingin dan kamu harus istirahat ok"ucap galang.Rina dan galang masuk kedalam kamar mereka karena mereka harus istirahat.Malam pun datang mereka turun kebawah untuk makan sesampainya mereka dimeja makan galang mengambilkan makanan untuk rina dan mengambil makanannya sendiri.


"Enak sayang?"tanya galang.


"Enak kamu makan yang banyak dong"ucap rina.

__ADS_1


"Iya ini aku makan banyak nih tuh"ucap galang sambil menunjuk piringnya.


"Waw banyak banget hahahhaha"tawa rina.Galang yang melihat rina tertawa bahagia banget karena galang sudah jarang melihat tawa rina galang akan buat rina tertawa sepanjang hidupnya galang janji.


"Aduh sakit perut ku ketawa terus"ucap rina sambil memegang perutnya.


"Ya kamu sih ketawa terus,aku akan membuat kamu tertawa terus selamanya sayang aku janji"janji galang.Rina mendengar ucapan galang cuma bisa tersenyum saja karena rina tidak tahu lagi harus berkata apa tapi rina akan terus tertawa sampai tuhan mengambil nyawanya dan sampai dia menyerah dengan hidupnya suatu hari nanti.Mereka melanjutkan makanannya sambil berbincang.Setelah makan malam mereka kembali kekamar mereka dan istirahat.


○○○○○○


Keesokkan hari rina dan galang bersiap siap berangkat kebukit yang dulu mereka biasa bertemu.Galang membantu rina masuk kemobil setelah memindahkan rina dari kursi roda kemobil galang langsung masuk kemobil dan melanjukan mobilnya kebukit.Setelah menempuh perjalanan 45 menit mereka sampai dibukit yang ada diberlin,galang menurunkan kursi roda rina dari bagasi dan membantu rina duduk dikursi rodanya.Setelah itu galang mendorong kursi roda rina dan membawa rina keatas bukit agar rina bisa melihat pemandangan yang indah untuk melukis,setelah sampai dipuncaknya mereka berhenti dan galang membuka alas untuknya duduk dan membantu rina menyiapkan kanvas beserta alat lukisnya.


"Gak ada yang berubah ya lang masih sama"ucap rina sambil memandang kedepan.


"Ya sayang disini memang takkan berubah sampai kapanpun jadi kita bisa mengingat dulu kita pernah bermain dan bercanda tawa disini"ucap galang sambil mengingat kenangan masa kecil mereka dulu.


"Iya"ucap rina tersenyum.Rina takkan melupakan semua kenangan yang dulu pernah mereka ukir bersama ditempat yang seindah ini.Rina mulai melukis pemandangan yang ada disekitarnya sambil sesekali melirik kearah galang yang lagi tiduran diatas alas kain dia melihat galang menutup matanya sambil merasakan angin yang menerpa wajahnya dan rina pun melanjutkan melukis.Namun sebelum rina menyelesaikan lukisannya jantung rina tiba tiba sakit rina memegang jantungnya 'kenapa harus hari ini apakah sudah waktunya galang tau tentang rahasia besar ku'gumam rina dalam hati kalaupun hari ini galang tau tentang rahasianya rina mau apa lagi rina harus bisa menjelaskan dan rina tak boleh menutupi lagi rahasia tentang penyakitnya kepada galang.Rina merasa sudah tak kuat lagi dan akhirnya jatuh kerumput dan itu membuat galang yang semula menutup mata menjadi membuka matanya betapa terkejutnya galang melihat rina jatuh.


"Sayang sayang kamu kenpa sayang apa yang sakit apa?"tanya galang khawatir.


"Ga--laangghhhh sa--kit jan--tungkuhhh sa--kit"ucap rina pingsan karena sudah tak tahan lagi dengan sakit yang ada dijantungnya.


"Rina rina rinaaaaa!!!!!"teriak galang.Tanpa basa basi lagi galang segera membawa rina kerumah sakit.


Holla cici up lagi maaf ya lama lagi sibuk sibuknya hehehehhe tapi jangan khawatir walaupun sibuk tetap nyempetin untuk up nih cici up

__ADS_1


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘


__ADS_2