AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
19


__ADS_3

Galang melihat tubuh rina diatas ranjang dengan alat bantu pernafasan yang terpasang diseluruh tubuh rina.Galang tak menyangka kalau rina terkena penyakit lemah jantung dan waktunya takkan lama lagi waktu yang tersisa cuma 5 bulan lagi itu artinya dia harus siap untuk kehilangan rina untuk selamanya.Galang takkan sanggup kalau harus kehilangan rina galang tak rela rina pergi dari sisinya.Kenapa rina tega menyembunyikan penyakitnya dari galang kalau saja galang tau keadaan rina dari dulu dia akan terus melindungi rina dengan segenap hatinya dan takkan melepaskan rina barang sedetikpun tapi itu semua sudah terlambat.Galang terus menatap wajah rina sampai akhirnya mata rina terbuka sedikit demi sedikit,galang segera menggenggam tangan rina dan menciumnya dengan sayang.


"Sayang kamu sudah bangun?"tanya galang.


"Galang jangan nangis"ucap rina lemah.


"Gak aku gak nangis kok"ucap galang sambil menghapus air matanya.


"Kamu sudah tau rahasia besarku kan jangan nangis relain aku ikhlasin aku galang aku ingin menyer---ah untuk hidup aku tak sanggup lagi"ucap rina.


"Gak kamu harus sanggup kamu kuat sayang jangan menyerah kamu pasti bisa aku akan cari pendonor jantung buat kamu aku janji"janji galang.


"Galang kalaupun aku harus operasi apa akan menjamin aku tetap berada disampingmu galang ku mohon tetap bahagiakan aku disisa umurku aku akan mengenang semua janji dan akan kukubur semua kenangan kita galang aku ingin kau selalu memelukku galang aku ingin meninggal dipelukanmu nanti"ucap rina.


"Jangan bicara seperti itu kamu gak akan pergi gak akan"ucap galang menangis.


"Percuma galang aku tak bisa dioperasi lagi aku lelah galang aku ingin kamu disisa hidupku"ucap rina tersenyum.Galang tak bisa berkata apa apa lagi dia cuma bisa mencium tangan rina dan melihat wajah pucat orang yang dicintainya,galang tak sanggup kalau harus kehilangan rina dia takkan sanggup untuk hidup rina bagaikan tulang rusuknya jika tulang rusuknya patah dan tak bisa disambung lagi dia takkan bisa berdiri lagi.Setelah memastikan keadaan rina dan rina sudah terlelap galang pulang untuk istirahat galang tak pulang kemansion utama melainkan kemansion tua.Setelah menempuh perjalanan 45 menit galang sampai dimansion tua dan dia langsung masuk kekamarnya dan laras.Laras melihat galang dengan wajah lelah dan sedih dia memberanikan diri untuk menanyai ada masalah apa.

__ADS_1


"Kenapa mas?"tanya laras hati hati.


"Tidak pa pa aku mau mandi dulu"ucap galang.Setelah itu laras bungkam dia takut kalau galang marah jika dia bertanya lebih jauh lagi,laras memilih untuk menyiapkan makan malam untuk galang dan para keluarga.Selesai mandi galang langsung bergabung kemeja makan dengan yang lain.


"Loh rina mana a?"tanya widia.


"Rina dirumah bun dia lagi istirahat"ucap galang.


"Oh yaudah besok aa bawa dia kesini ya bunda kangen sama rina"ucap widia.


"Pasti bun"ucap galang tersenyum.Sebenarnya rina bukan dirumah melainkan dirumah sakit karena keadaannya belum membaik jadi dia belum bisa pulang.Galang dan yang lain makan dan mengobrol masalah pekerjaan.


Sinar matahari masuk kecelah korden dan menbangunkan seorang gadis cantik dan gadis itupun tersenyum dia bangkit dari atas kasur mengambil tongkatnya dan berjalan kekamar mandi untuk mandi.Setelah selesai mandi dia langsung turun kemeja makan dan tanpa disadari oleh sang gadis ada seorang pria yang telah menyiapkan sarapan pagi pria tersebut tersenyum melihat sang gadis turun dan duduk dimeja makan.


"Loh kok udah ada makanan siapa yang buat ya"gadis iti bermonolog sendiri dan tangan meraba raba sendok dan sarapannya.


"Pagi stella"ucap pria itu.Ya dia stella gadis buta yang cantik dan baik.

__ADS_1


"Uhuk uhuk"stella batuk mendengar ada seorang pria dirumahnya.


"K---kamu si--siapa?"tanya stella takut.


"Hey jangan takut ini aku irfan"ucap irfan.Ya irfan memang berencana untuk kerumah stella dan membuat sarapan untuk stella dan sarapan bareng dengan stella dirumah gadis itu karena irfan merasa kalau dia telah jatuh cinta dengan gadis itu makannya demi untuk sarapan bersama dengan gadis itu dia rela menemui sang pastur untuk meminta izin membuat sarapan dan sarapan bersama dengan stella pagi ini.


"Kok kamu ada disini sih bukannya bapa tidak membolehkan seorang laki laki kesini"ucap stella bingung.


"Hahahaha kamu gak tau aja kemampuan aku dan buktinya sekarang seorang laki laki boleh datang kesini dan membikin sarapan untuk gadis cantik seperti mu"ucap irfan menggoda.Pipi stella memerah karena malu digoda dipagi jari oleh irfan dan stella sadar akan pipinya yang terasa merah dan menahan seyumnya karena dia malu sekali telah digoda dipagi hari oleh seorang pria seperti irfan.


"Gak usah blushing gitu ah tambah cantik tau gak"goda irfan lagi.


"Ihhhh apa sih siapa juga yang blushing"ucap stella gugup.Detak jantung stella berdegup dengan kencang dan dia merasakan panas disekitar pipinya.


"Kalau gak balushing kenapa pipi kamu merah kamu sakit?"tanya irfan.


"Gak siapa yang sakit aku sehat ko"jawab stella.Irfan yang melihat pipi stella merah karena godaannyapun terseyum dan itu semakin menambah cantiknya gadis yang disukainya tersebut.Setelah itu mereka sarapan dan bercanda tawa dipagi hari yang cerah ini.

__ADS_1


Holla up lagi nih dan ini masih fresh dan baru keluar dari oven hehehehe


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘


__ADS_2