AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
chapter 08


__ADS_3

Waktunya istirahat dante dan an makan bersama teman temannya mereka sudah tau kalau dante dan an saudaraan.


"Makan yang banyak biar cabi pipinya"ucap dante mencubit pipi gembil an.An cemberut karena dante meledek bahwa an gendut.


"Ih jangan dicubit sakit tau"ucap an.Teman teman an melihat mereka seperti sepasang kekasih bukan kakak dan adik romantis sekali pikir mereka.


"Heh kalian kaya pacaran tau gak"ucap manda.


"Ih apaan sih orang aku sama kak dante itu kakak adik iyakan kak?"tanya an.


"Iya"ucap dante.Ada rasa tak rela jika an menyebut mereka kakak adik saja pasalnya dante sudah jatuh cinta kepada an dan mungkin an tidak menyadari kalau sifat dante ke an itu lebih dari seorang kakak.Setelah itu bel tanda masuk sudah terdengar dan mereka langsung masuk kedalam kelas masing masing.


□□□□□□


Bel pulang berbunyi an dan dante masuk kedalam mobil jemputan kali ini mereka di jemput oleh supir karena sang ayah belum pulang kerja.Setelah sampai rumah mereka masuk kamar masing masing,an masuk kamarnya dan berganti baju setelah ganti baju an merebahkan dirinya diatas kasur sambil memejamkan matanya karena lelah seharian sekolah.


Tok tok tok tok


Pintu kamarnya diketuk,setelah itu terbuka lah pintu itu dan ada seorang pria masuk dan duduk disamping an yang sedang berbaring,an membuka matanya dan melihat orang tersebut langsung duduk dan memeluknya.


"Uda!!!an kangen banget!!!!"rengek an manja.Ya zain lah yang masuk kedalam kamar an dan tersenyum tat kala melihat sang adik manja kepadanya.

__ADS_1


"Uda juga,an mau gak jalan sama uda?"tanya zain.


"Mauuuu!!!"antusias an.


"Yasudah ganti baju uda tunggu diluar ya"ucap zain.Setelah mengecup kening an zain pergi keluar dan an segera mengganti bajunya,tak butuh waktu lama an sudah siap dengan dress motif bunga bunga cantik sekali dengan rambut digerai dan make up natural menambah kecantikan seorang andini aurora.Setelah siap an keluar dari kamar dan berjalan untuk menemui uda zain,belum sempat menuruni tangga dante mengahadang jalan an.


"Ih apaan sih aku mau jalan tau minggir"ucap an.


"Jalan sama siapa?"tanya dante.Belum sempat an menjawab zain yang menjawabnya.


"Jalan dengan saya kenapa memang?"tanya zain dingin dan menatap dante datar.Dante melihat zain sama dengan zain datar juga,dante tak suka kalau zain dekat dengan an katakan saja kalau dia cemburu ya memang dante cemburu karena tatapan zain ke an itu bukan tatapan seorang adik dan kakak melainkan seorang laki laki kepada perempuan.


"Oh"ucap dante singkat.Setelah itu zain menarik tangan an dan membawanya turun untuk berangkat jalan jalan.Sementara dante menatap punggung an dengan sendu.


□□□□□□


Sesampainya dimall an langsung shopping ditemani oleh zain,zain tersenyum melihat an ceria dan bahagia dia berjanji akan terus membahagiakan an selamanya.Setelah lelah berkeliling an dan zain duduk di starbuck untuk membeli coffe dan makanan karena mereka haus dan lapar seharian mereka berbelanja tanpa membeli minum atau makan.


"Gimana enak gak?"tanya zain.


"Enak da makasih ya"ucap an nyengir.Zain terkekeh melihat ada sisa makanan ditepi bibir an,zain mengelap sisa makanan tersebut membuat an membeku ditempat bukann,bukan karena malu tapi kaget dengan perlakuan zain tiba tiba dan an merasakan sesuatu berbeda perasaan apa ini,kemarin dante memperlakukan an dengan lembut tidak membuat jantung an sampai ingin melompat keluar seperti ini,tapi zain yang baru melakukannya sekali membuat hatinya menghangat dan berbunga bunga dan jantungnya ingin meledak,an menunduk malu pipinya merona merah zain terkekeh karena sudah berhasil membuat an malu dan merona.

__ADS_1


"Cepat habiskan kita pulang udah mau malam"ucap zain.Membuat an mendongak dan mengangguk,setelah menghabiskan makanannya mereka langsung pulang kerena hari sudah semakin malam jika tidak pulang mereka takut akan dicari oleh bunda,ayah dan umi.


□□□□□□


Zain masuk kekamar dan merebahkan badannya kekasur king sizenya,zain memandang langit langit kamarnya dengan senyuman yang ceria.Terdengar suara ketukan pintu membuat zain duduk dan menunggu siapa yang masuk,setelah tau siapa yang masuk zain merubah wajah nya menjadi datar.Orang tersebut tersenyum dan duduk didekat zain.


"Bunda mau tanya boleh?"tanya rina.Ya yang masuk kekamar zain itu rina,sempat rina melihat zain bahagia setelah jalan dengan an tadi rina berfikir kalau zain menyukai putri kecilnya tersebut.


"Hmm"dehem zain sebagai jawaban.Rina tersenyum walaupun cuma deheman sebagai tanggapan zain.


"Zain suka ya sama an?"tanya rina.


"Apa urusan anda saya suka dengan siapa hak saya"ucap zain dingin.Rina tetap tersenyum mendengar jawaban zain tidak apa apa rina tau zain tidak menyukainya.


"Zain,bunda gak masalah kamu suka dengan an tapi tolong jangan buat dia sakit ya an sama seperti bunda dia sakit tapi bukan penyakit yang bersarang ditubuhnya tapi dia sakit karena ditinggal oleh ortunya yang tega menelantarkannya bagai sampai di tong sampah dan bunda yang mengambil nya dan merawatnya maka dari itu jangan sia sia kan dia ya jaga dan cintai dia bunda tau zain bisa bunda tau zain dapat bunda percaya,bunda pamit ya"ucap rina lembut.Setelahnya rina langsung keluar untuk kembali kekamarnya untuk beristirahat.Sementara zain diam mencerna ucapan rina,zain tak tau kalau an dibuang oleh ortunya betapa teganya orang tua an yang membuang an ditong sampah begitu saja,zain kira an anak yatim piatu yang ditinggal meninggal ortunya dan diadopsi oleh bunda rina tapi zain salah an dibuang oleh ortunya dan ditelantarkan begitu saja.


"Aku akan menjaganya aku akan mencintainya,maaf ta aku jatuh cinta lagi tapi percaya lah kau pemilik tahta tertinggi dihatiku"gumam zain.Setelah itu zain masuk kekamar mandi,setelah mandi zain langsung merebahkan diri kekasurnya dan terlelap kealam mimpi bersama sang kekasih.


Holla aku double up nih seneng kan


Soooooo

__ADS_1


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘


__ADS_2