AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
23


__ADS_3

"ASTAGAFIRULLAHHALLAZIM!!!!!!"


Rina dan galang lagsung melepas ciuman mereka dan melihat orang yang masuk tanpa izin itu.


"Bukannya permisi dan ucapin salam malah main nyelonong aja kamu lang ganggu aja"ucap galang kepada gilang.Ya orang yang mengganggu mereka adalah kembarannya galang yaitu gilang.


"Ya lagian kalian masih pagi juga udah cium ciuman aja inget ini rumah sakit bukan kamar"ucap gilang kesal.


"Syirik aja kamu makannya nikah"ucap galang.Rina yang melihat perdebatan antara kakak beradik itu cuma bisa menggelengkan kepalanya dan tersenyum.


"Oh iya gimana kabarnya ka?"tanya gilang.


"Allhamdulillah kakak baik"ucap rina.


"Alhamdulillah kalau kakak udah baikan jangan lupa obatnya diminum ya ka"ucap gilang.


"Siap"ucap rina.Mereka akhirnya mengobrol sambil bercanda.


□□□□□□


Hari sudah menjelang siang waktunya rina untuk makan siang galang dengan telaten menyuapi rina bubur dan memberikan rina obat.Setelah makan dan minum obat rina akhirnya istirahat galang membantu rina untuk tiduran sambil memegang tangan rina galang bersenandung karena senandungan galang rina akhirnya tidur.Galang menatap sendu kearah rina wanita yang amat sangat dia cintai galang tak mau kehilangan rina galang tak sanggup suatu saat nanti harus kehilangan rina dia belum sanggup tapi kalau tuhan telah mengambil rina dari tangannya apa boleh buat galang harus ikhlas.Gilang yang melihat sang kakak sedih mengahampiri nya dan menepuk pundak galang membuat sang kakak terlonjak kaget dan menoleh kearah sang adik.

__ADS_1


"Sabar a kau harus kuat demi kak rina"ucap gilang.


"Aku tak sanggup lang harus kehilangan dia aku belum sanggup"ucap galang jujur.


"Tapi kalau tuhan sudah berkehendak kita bisa apa a"ucap gilang.Galang cuma bisa diam mendengar omongan sang adik galang menghela nafas pelan dan bersiap tidur.


□□□□□□


Cahaya matahari masuk melalui celah korden membuat sang mata cantik itu terbangun karena sinar matahari yang menyilaukan mata indahnya.Rina melihat kekanan dan kekiri mencari galang dan gilang tapi tak ditemukannya mungkin mereka cari sarapan mungkin pikir rina.Rina mengambil hp yang ada dinakas sebelah kanan rina dia mengecek apakah ada notif dari orang keprcayaannya yang menchat dirinya atau ada notif dari sahabatnya yang selama ini tak pernah kasih kabar apapun kerina.Telah hampir 2 jam rina main hape akhirnya galang dan gilang kembali dengan muka yang cerah dan fresh.


"Huft.... kalian dari mana saja sih aku bosan dikamar terus galang"rengek manja rina.


"Aku mau ketaman lang boleh ya ya ya ya"rengek rina sambil memperlihatkan pup eyesnya.


"Iya boleh ayo sini aku bantu"ucap galang.Setelah galang mambantu rina mereka turun kebawah untuk ketaman yang ada dirumah sakit tersebut.Mereka duduk sambil sesekali bercanda tiba tiba ada anak kecil yang menghampiri mereka rina tersenyum melihat anak laki laki tersebut sambil bertanya.


"Ada apa adek?"tanya lembut rina.


"Kakak cantik dan kakak ganteng pas"ucap bocah laki laki tersebut.Rina dan galang tertawa sambil menarik lembut tangan anak tersebut dan membawanya untuk duduk bersama mereka.


"Namanya siapa?"tanya galang.

__ADS_1


"Nama aku rafa kak"jawab rafa anak laki laki itu.


"Wah namanya bagus deh,oh iya kamu sama siapa disini?"tanya rina lembut.Seketika wajah rafa murung berubah menjadi sedih rina dan galang dibuat panik tatkala melihat rafa menangis.


"Husttt...sayang jangan nangis yah maaf kakak gak bermaksud buat kamu nangis"ucap rina sambil membelai wajah rafa.Rafa menghentikan tangis nya dan melepas topi yang ada dikepalanya rina dan galang terkejut melihat rambut botak rafa.


"Rafa sakit kak bunda dan ayah ninggalin rafa disini dengan suster dan dokter mereka membayar dokter dan suster itu untuk merawat rafa mereka cuma mau merawat adik rafa saja tanpa mau merawat rafa yang sakit padahal rafa ingin dirawat bunda dan ayah"ucap rafa sedih.Rina menangis dan langsung memeluk rafa.


"Sayang jangan sedih rafa tidak sendiri ada kakak disini...galang kita rawat rafa ya"mohon rina.Galang yang dimintai ijin hanya diam dan memandang kearah rafa galang sebenarnya mau tapi nanti kalau ortunya rafa mencari rafa dia harus bagaimana.


"Tapi aku takut nanti ortunya rafa mencari rafa gimana?"tanya galang.


"Tapi kasian dia lang rafa sendirian"ucap rina.


"Gini aja gimana kalau kita setiap weekeend kesini dan kita bawa rafa jalan jalan bagaimana?"tawar galang.


"Yaudah deh tapi bener ya setiap wekeend kita kesini ajak rafa jalan main"ucap rina.Galang mengangguk dan membuat rina senang rafapun sama anak itu terlihat bahagia walaupun bukan ayah dan bunda nya yang mengajaknya jalan pas hari wekeend tapi rafa senang dan bahagia bukan main.Setelah puas bermain dengan rafa galang dan rina kembali kekamar dan beristirahat karena hari sudah siang waktunya makan dan tidur siang.


Holla up lagi nih maaf kan daku lama up biasa habis pindahan jadi agak agak ribet dan aku lagi sibuk banget maaf ya soooooo


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2