AKU MENYERAH UNTUK HIDUP

AKU MENYERAH UNTUK HIDUP
22


__ADS_3

Hari ini rina tinggal kerja oleh galang dia merasa kesepian dan bosan kalau harus dikamar terus makannya rina menyuruh suster untuk mendorong kursi rodanya ketaman belakang supaya rina bisa menghirup udara pagi yang begitu menyejukkan.Rina memandang hamparan bunga lavender ditaman belakang dan lamgsung tercium harumnya bunga lavender rina senang dengan bunga lavender makannya dia menyuruh galang untuk menanam bunga lavender untuknya karena harum bikin hati rina tenang.Sedang asyik asyiknya melihat dan menghirup bunga lavender rina dikagetkan dengan kedatangan kelinci yang menghampirinya disamping kaki kanannya.Rina ingin mengambilnya tapi tangan rina tidak sampai tapi rina terus berusaha sebelum tangannya berhasil menggapai kelinci rina terjatuh tersungkur jidat nya terkena batu yang ada ditaman tersebut sehingga mengeluarkan darah yang cukup banyak.


"Akhhhh"teriak rina sambil memegang kepalanya.


"Astaga sayang,kamu gak apa apa?"tanya galang khawatir.Sebenarnya galang pulang mau mengambil berkas yang tertinggal diruang kerjanya tapi dia tidak sengaja melihat rina terjatuh dari kursi roda.


"Galang ka-mu....."belum sempat rina melanjutkan omongannya rina pingsan.


"Sayang sayang RINAAAAA!!!!"teriak galang.Galang membopong tubuh rina masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya kerumah sakit karena banyaknya darah yang keluar jadi itu yang meyebabkan rina pingsan karena kekurangan banyak darah.Setelah sampai dirumah sakit galang menelpon bunda dan ayah kalau rina masuk rumah sakit.


"Aa ya allah gimana keadaan rina sayang"tanya bunda panik.


"Masih diperiksa bun"jawab galang sambil meremas rambutnya kasar.


"Seharusnya aa gak tinggalin rina sendiri dirumah bun kalau saja aa kerja nyadirumah dan tak usah kekantor rina gak bakal jatuh kaya gini bunda galang takut rina kenapa napa bun"ucap galang menangis.


"Sttttt..... aa gak boleh nyalahin diri sendiri ini musibah nak ya allah"ucap bunda ikut menangis.


"Kita berdoa saja supaya rina tidak apa apa"lanjut bunda.Tiba tiba pintu ruangan rina terbuka dan keluar seorang dokter yang menangani rina.


"Bagaimana keadaan istri saya dok?"tanya galang.

__ADS_1


"Tidak ada yang serius cuma luka kecil saja"ucap dokter.


"Tapi kenapa darah nya banyak sekali?"tanya galang lagi.


"Oh iya karena ada pembuluh darahnya yang pecah jadi darahnya banyak keluarnya tapi anda tenang saja pak sudah saya obati dan semua baik baik saja saya permisi"ucap dokter arif pergi.Setelah tau kondisi rina galang bunda dan ayah masuk keruang rawat rina,rina sadar kalau ada yang masuk dan membuka matanya.


"Sayang kamu gak pa pa kan?"tanya galang.


"Gak aku gak pa pa kok cuma pusing aja"ucap rina lemah.


"Ya allah sayang kamu bikin bunda panik aja tau gak"ucap bunda.


"Jangan nangis bun aku gak pa pa"ucap rina.


○○○○○○


Langit sudah menujukkan bulannya tandanya hari sudah malam dan galang yang sedang duduk diam meperhatikan wajah pucat sang istri hanya bisa memegang tangan sang istri tercinta sambil sesekali dicium dan menempelkan dipipi.Rina yang merasakan tangannya dicium membuka matanya dan menoleh kesamping kanan melihat sang suami tersenyum kearahnya dengan pandangan sedih.


"Kamu kenapa?"tanya rina.


"Aku takut hiks...aku gak sanggup harus kehilanganmu rina aku gak rela sayang hiks...."tangis galangpun pecah.

__ADS_1


"Stttt....jangan menangis aku tak apa jangan buat aku tak tenang nanti disana galang ikhlas"ucap rina.


"Gak gak gak gak"ucap galang sambil menggeleng dan menangis.Rina cuma bisa terdiam dan menangis dalam diam melihat galang begitu mencintainya dan tak rela kalau rina pergi.Setelah menangis galang dia terlelap disamping rina,rina mengelus rambut galang sambil bersenandung membuat tidur galang nyenyak seolah itu lagu pengantar tidur.Sambil bersenandung rina sambil menangis tapi tak bersuara rina juga sebenarnya takut bila suatu saat nanti dia akan meninggalkan galang tapi rina juga tak bisa melawan takdir cuma tuhan yang akan menentukan kemana dia hidup atau mati itu semua kehendak tuhan kalau tuhan mengambil rina dia bisa apa cuma bisa pasrah dan ikhlas.


○○○○○○


Matahari menembus jendela kamar rawat rina mebuat rina bangun karena silau akan cahaya matahari rina melirik kanan kiri dia mencari galang tapi tal menemukan galang diman mana.Terdengar pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan perut sixpack galang yang membuat rina malu untuk sekedar memandang nya.Galang yang menyadari rina malu karena melihat tubuh berototnya mendekati rina dan menggodanya.


"Kenapa kok malu gitu sih"goda galang.


"Ih apa sih gak malu tuh"ucap rina bohong.


"Masa tapi kok pipinya merah sih,oh aku tau kamu melihat ini kan?"tanya galang sambil memperlihatkan perutnya kepada rina.


"Ih tutup ah"ucap rina sambil melempar baju kearah galang.Galang pun mengambil baju dan berbaring disamping rina diarahkan dagu rina kewajahnya dengan kedua jarinya.


"Aku mencintaimu sayang"ucap galang.


"Aku juga mencintaimu honey"ucap rina.Mereka saling berciuman dan saling memagut bibir masing masing dengan begitu bergairah.Tanpa mereka sadari ada orang yang melihat mereka dan....


"ASTAGAFIRULLAH HALLAZIMMMMM!!!!!"

__ADS_1


Holla up lagi nih soooo


HAPPY READING GUYS😘😘😘😘


__ADS_2