AKU TIDAK KERE MAS

AKU TIDAK KERE MAS
PLAGIAT 24


__ADS_3

POV MAWAR


Kata-kata Ibunya Mas Farhat terngiang-ngiang di telinga ku. Hatiku sakit sekali, Dulu mereka memujiku, mendukung seratus persen hubungan ku dengan Mas Farhat .


Sekarang ???


Aku justru diperlakukan seolah-olah akulah yang menggoda Mas Farhat agar mau dengan ku.


EKH EKH EKH


Ku pukul steering mobil untuk meluapkan rasa amarah ku.


Kenangan indah dulu jadi terimbas dalam ingatanku.


Dulu Mas Farhat sangat perhatian sekali, Dia ganteng, senyum nya manis. Awalnya aku pikir Mas Farhat belum memiliki Seorang Istri. Karena aku sama sekali tidak pernah melihat Mas Farhat menggandeng istrinya dalam acara resmi perusahaan.


Tapi setelah kami semakin dekat dan sangat dekat, Mas FARHAT baru jujur, Jika dia sebenarnya memiliki Seorang Istri. Yang sebenarnya bisa dikatakan mirip pembantunya, istrinya sudah tidak menggairahkan lagi. Ia sudah tidak bahagia dengan pernikahannya, jadi dia berniat ingin bercerai dan menjalani hubungan yang baru. Yang tentunya mendapatkan restu kedua orang tuanya. Karena dia bilang, pernikahan nya ini tak mendapatkan lampu hijau dari keluarganya.


Tapi Mas Farhat tetap kekeuh untuk menikahi istri nya itu, Hingga akhirnya Mas Farhat baru menyesal tidak mematuhi kedua orang tuanya.


Dia juga bilang kepada ku, Jika dia bersamaku ?? dia merasa sangat bahagia, hidupnya lebih bersemangat . Apapun masalah yang dihadapi ia mampu menjalaninya selama ada diriku. Aku terbuai oleh rayuannya , Dan yang membuat aku semakin terkesan dengan Mas Farhat .


Selama kami menjalin hubungan, dia tidak pernah berbuat lebih daripada ciuman . Katanya , Dia ingin menjagaku sebelum hari pernikahan. Padahal,, Jika dia mau aku siap menanggalkan seluruh pakaianku, karena aku pun sudah tidak gadis lagi.


Tapi hari ini, dia telah melakukannya dengan istrinya yang sudah ia talak. Hanya karena mereka belum ketuk palu ,mereka bisa berbuat seenaknya. Hatiku sakit dan hancur, Akan ku balas semua rasa sakit ini berlipat ganda.


Ku cengkram steering mobil dengan kuat, amarahku seperti sudah sampai ke ubun-ubun. Otakku terasa mendidih, Rengganis dan Farhat beserta keluarganya. Harus merasakan pembalasan ku lebih sakit dari apa yang aku rasakan.


Akan ku buat Rengganis bangkrut, Desi kehilangan pekerjaannya. Dan Mas Farhat akan kembali padaku, Hemmmmm.


Aku yakin aku bisa, aku hanya tinggal menunggu waktu saja. Akan ku cari kesempatan yang bisa membuat Rengganis jatuh dan tidak bisa bangkit lagi.


Baiklah!!! Sekarang kalian bisa sepuasnya mentertawakan aku, Dan kembali lah untuk rujuk.


Nanti akan ku buat kalian berpisah dengan cara yang paling menyakitkan. Sehingga kalian menyesal telah mengikat kembali janji pernikahan.


Ohya... Aku hampir lupa dengan Desi ,Tak cukup jika dia hanya ku buat hilang nya pekerjaan.


Sebentar lagi dia akan menikah bukan ?? Hemmm akan ku buat pernikahan nya gagal, Baiklah.. Nanti akan ku cari tahu siapa calon pengantin pria nya.

__ADS_1


Membayangkan rencana yang matang membuat ku kembali bersemangat. Untuk sementara waktu, Akan ku biarkan mereka tidak menyadari rencana pembalasan ku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Esok harinya, aku bekerja seperti biasa. Sebenarnya hatiku masih sakit, Karena biasanya Mas Farhat akan datang menjemput ku dan kami pergi ke tempat kerja bersama-sama.


Sekarang ??? Hemmmm..


"Bawa mobil sendiri ?" Tanya Papaku saat melihat aku memainkan kunci mobil.


"Iya Pa" Aku tersenyum menutupi perasaan ku.


"Farhat mana?"


"Dia ada meeting pagi Pa" Jawab ku asal.


Papa ku mengangguk percaya.


Setelah mencium tangan Papa, aku gegas pergi. Dan setibanya di kantor, tak sengaja aku berpapasan dengan Mas Farhat .


Tapi aku acuhkan dia , Dia pun terlihat tak perduli. Sakit sebenarnya, tapi mau dikata apa? Dia kini sudah mencampakkan diriku.


Di sela kesibukan ku di kantor, aku berusaha mengintai kegiatan pabrik milik Rengganis . Siapa tahu aku mendapatkan cela untuk menghancurkannya. Aku juga mencari tahu calon suami Desi, Dan Alhamdulillah ketemu.


Tak lupa juga aku lihat IG penjualan pabrik milik Rengganis . Ohh ternyata mereka baru saja mempromosikan model terbaru.


Busana Muslim anak, tumben. Biasanya mereka lebih fokus kepada busana muslim remaja putri atau pun Ibu-ibu muda.


Rengganis Memang pinter dan cerdas, aku akui itu. Ia tahu jika baju anak-anak lebih banyak penjualan nya.


Karena jika hari raya tiba, yang paling banyak beli baju adalah anak-anak. Kalau untuk orang tuanya,satu aja cukup.


"Eh siapa tuh yang desain bajunya ?" Tiba-tiba suara Melati teman kerjaku sudah terdengar di belakang punggung ku.


Aku menoleh..


"Apa maksud mu??" Aku kurang paham dengan tanggapan Melati.


"Itu kan desain legendaris milik perusahaan kita" jawab Melati.

__ADS_1


Aku terperangah, kepala ku berputar cepat menyimak ke layar komputer. Ku teliti satu persatu desain terbaru yang di launching kan oleh perusahaan Rengganis .


"Benarkah ??" Aku rasa tak percaya ini.


" Aku tidak mungkin salah, Aku sangat ingat dengan detail desain perusahaan ini " Melati mendekat kan kepalanya ke layar komputer ku. Ia menyimak dengan baik hasil karya terbaru perusahaan Rengganis .


Aku tersenyum tipis, Sepertinya aku menemukan sesuatu untuk membuat bangkrut perusahaan Rengganis .


Ternyata Dewi Fortuna sedang berpihak padaku.


*


TOK TOK TOK TOK


Ku ketuk ruang kerja Pak Indra Lesmana, Aku sangat percaya diri sekali dengan laporan ku kali ini pasti akan membuat Pak Indra turun tangan.


Jadi aku tidak perlu repot-repot menghantam perusahaan milik Rengganis menggunakan tangan ku sendiri.


"Masuk!!" Terdengar seruan dari dalam. Aku mendorong daun pintu, Ku bungkukkan badan ku sebelum ku lanjutkan langkah ku mendekati Bos besar pemilik pabrik RS ini.


Pria beralis tebal itu memicingkan matanya menatap ku.


"Kemari lah" Serunya kemudian. Aku mengangguk, ku langkahkan kakiku mendekati meja kerja Bos ku.


"Ada apa ??" Suaranya datar dan tenang.


"Emmm Bos, saya mau melaporkan bahwa ada satu perusahaan yang memplagiat desain perusahaan ini" Tanpa ragu ku utarakan maksud ku.


" Plagiat ??"


" Benar Bos" Aku melangkah mantap menunjuk kan bukti-bukti yang ku kumpulkan.


Pak Indra Lesmana memperhatikan keseluruhan laporan ku.


"Panggil Riri, layangkan surat somasi kepada pihak terkait. Ini adalah karya legendaris perusahaan kita, Aku tidak terima ada orang yang ngaku-ngaku itu desain mereka"


Aku tersenyum puas, M-A-M-P-U-S kau Rengganis .


Gegas ku jalankan apa yang diperintahkan Pak Indra padaku.

__ADS_1


Saat aku melapor kepada sekretaris Pak Indra Lesmana, Yaitu Mbak Riri. Mas Farhat melewati kami. Ia mengernyitkan keningnya memperhatikan kami yang sedang bicara serius.


"Mulai sekarang kalian akan tahu siapa Mawar "


__ADS_2