Alter Ego (Dua Jiwa)

Alter Ego (Dua Jiwa)
2. Murid baru


__ADS_3

HIGH INTERNASIONAL SCHOOL sekolah ternama di kota itu dengan fasilitas elit serta murid-murid yang berasal dari kalangan atas hanya beberapa siswa yang mengetahui atau melihat siapa pemilik dari sekolah itu.


Suara heboh memenuhi sekolah itu saat mobil sport keluar terbaru bahkan baru beberapa hari dirilis, terparkir tepat di halaman sekolah itu.


Suara bisikan dari siswa siswi yang penasaran dengan siapa yang berada di mobil itu terdengar sangat jelas bahkan kumpulan laki laki most wanted yang baru tiba di sekolah itu juga dibuat penasaran dengan siapa yang berada di dalam mobil itu, hingga sang pemilik mobil keluar dengan sangat elegan membuat semua mata terfokus padanya.


Rambut panjang berwarna hitam dengan sedikit bergelombang, mata yang berwarna hitam dengan bulu mata yang lentik jangan lupa kan tatapannya yang datar, hidung mancung dan bibir chery yang terlihat alami bahkan terlihat sangat cantik tanpa senyum sekalipun.


Disekolah ini yang berasal dari kalangan atas akan mudah di bebaskan dari aturan sekolah tentunya karena banyaknya guru yang tidak berperilaku adil dengan menggunakan anak yang berasal dari kalangan atas hanya untuk keuntungan mereka.


Gadis berwajah datar itu berjalan dengan dagu yang terangkat yang membuat dirinya terkesan angkuh melewati kerumunan siswa siswi yang tengah memandang kagum dan juga iri.


Gadis itu berjalan ke ruang kepsek, tidak memperdulikan tatapan dan bisikan dari siswa siswi yang sedang berada di koridor sekolah yang dia lewati


Tanpa mengetuk pintu, gadis itu memasuki ruang kepala sekolah dan hanya menatap datar sang kepala sekolah yang sedang memangku salah satu perempuan sepertinya dia seorang guru di sekolah ini


"Anak kurang ajar bisakah kau mengetuk pintu terlebih dahulu" bentak kepala sekolah yang dia ketahui bernama Bimo


"Elvira Alexander" ujar Elvira dengan menampakkan wajah datarnya


Yah gadis yang menjadi murid baru itu adalah Elvira putri Albert dia kembali ke kota tempat orang tua nya di bunuh dengan mengganti nama nya menjadi Elvira Alexander dia memakai nama dari orang yang merawat dan mengajarkan semua hal dan juga satu satunya orang yang mengetahui rahasia Elvira


Kepala sekolah itu terkejut dan segera menyuruh guru yang dia pangku tadi untuk keluar dia tidak mau terkena masalah besar yang akan membuat dirinya miskin


Pasalnya Tuan Alexander dikenal sebagai tangan kanan dan orang kepercayaan dari pemilik ELNO GROUP yang tidak pernah dilihat wajahnya kecuali Alexander yang sudah pasti pernah melihat wajah dari pemilik perusahaan itu, perusahaan terkaya nomer 1 di kota ini menggantikan posisi Albe company yang kepemilikan sudah berpindah tangan dan turun menjadi posisi kedua


"Ahh maafkan bapak, bapak tidak tau kalo kamu anak dari tuan Alexander, silahkan duduk biar bapak jelaskan tentang sekolah ini dan aturan aturannya" ujar sang kepala sekolah dengan suara yang di lembut lembutkan membuat Elvira jijik


Saat kepala sekolah itu ingin menjelaskan tentang sekolah ini dan aturan aturannya


Tiba tiba suara telfon Elvira mengalihkan fokus mereka


Drttt drttt

__ADS_1


"Hem" jawab Elvira saat mengangkat telfonnya


"Jawab yang benar vira" tegas Alexander


"Ada apa pah" jawab Elvira dengan suara datar


"Berikan telfon ini ke kepala sekolah kamu papa mau ngomong" ujar Alexander papa angkat Vira


"Papa saya" ucap elvira ke kepala sekolah itu dam segera mengambil telfon dati Elvira


"I-iyaa tuan Alexander, ada yang saya bantu" ucap kepsek itu terbata


"Ikuti perintah anak saya maka rumah tangga kamu dan keluarga kamu akan aman, kamu tidak perlu melihat berita dirimu yang sedang memakai beberapa guru dan siswa hanya dengan ancaman murahanmu untuk memenuhi kepuasan mu, bahkan kamu pendapat keuntungan dari saya bukan" ujar Alexander


Kepala sekolah itu saat bagaimana orang ini bisa tau kelakuan bejadnya bahkan tuan Alexander tidak pernah bertemu langsung dengan nya


"B-baik tuan saya akan lakukan itu tapi tolong jangan sebarkan rahasia saya" ujar kepala sekolah itu dengan panik kemudian mengembalikan hp Elvira


"Bagaimana" tanya Elvira ke ayah angkatnya itu


"Hmm, aku akan mematikan nya pah" ujar Elvira dan setelah itu mematikan telepon nya


"Yang pertama jangan biarkan siapapun mengetahui margaku ataupun juga nama orang tuaku termasuk guru guru yang ada di sini jika mereka tau maka anda tau akibat nya bukan,, dan yang kedua anggaplah diriku sama dengan siswa lain jika aku salah maka aku akan menerima hukuman" ujar Elvira


"Anda bebas melakukan apapun seperti kegiatan yang bisa Anda lakukan asal itu tidak melanggar yang aku katakan tadi, sekarang sebut kan aku di kelas apa" sambung Elvira


"B-baik kamu masuk di kelas 12 ipa 1 biar saya antar" ucap kepala sekolah itu


Tanpa menjawab Elvira segera keluar ruangan itu disusul oleh sang kepsek


"Permisi bu saya membawa murid baru yang akan masuk ke kelas ini" ujar kepsek ke guru yang mengajar di kelas yang lumayan berisik itu


"Baik pak, mari silahkan masuk dan perkenalkan dirimu" ucap sang guru

__ADS_1


Elvira masuk ketika kelas itu menjadi hening bahkan banyak yang tidak sadar mulutnya sudah terbuka karena melihat kecantikan Elvira


"Vira" perkenalan yang sangat singkat dan datar dari elvira membuat mereka kembali melongo


"Hanya itu yang ingin kamu sampai kan nak" ucap sang guru dan di balas anggukan oleh Elvira


"Baiklah vira kamu bisa duduk di tempat yang kosong" ucap sang guru


"Di samping gue aja vir kosong kok" ucap salah satu laki laki yang jelas di samping ada orang


"Sampai gue aja vir, bersih dan higienis"


"Gue aja lah, gue ganteng"


"Samping gue aja lo bisa masuk di geng kita" ucap seorang wanita dengan bangga


Dan banyak lagi tawaran dari siswa ataupun siswi yang ingin berbagi tempat dengannya


Dan mereka semua dibikin kembali melongo bahkan ada yang kesal saat Elvira lebih memilih duduk dengan perempuan miskin yang masuk sekolah itu karena beasiswa bahkan tidak ada satupun yang ingin duduk dengan gadis itu


"Baik perhatiannya kembali ke depan, kita akan melanjutkan pelajaran hari ini"


Gadis miskin itu menggeser buku catatan nya sedikit ke tengah agar Elvira juga bisa melihat nya


"Terima kasih, gue vira" ucap pelan Elvira mengulurkan tangannya dengan senyum sangat tipis


"A-aku Alexa" ujar pelan


"Ke gue ngomong santai aja, kita kan teman sekarang" sambung Elvira lagi


"Emm baiklah" balas alexa dengan tersenyum manis


Elvira mengetahui tentang gadis ini sebelum dia masuk ke kelas ini, dia sudah mencari tau identitas semua siswa di sekolah ini termasuk alexa perempuan pekerja keras yang cantik namun miskin sampai dia di pandang rendah oleh siswa siswi di sekolah ini

__ADS_1


Elvira memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi tanpa dia sadari ada sepasang mata yang menatap nya tajam bahkan mata nya tidak lepas dari saat Elvira berkenalan dengan teman sebangku nya.


__ADS_2