
Pukul 06:00 Elvira sudah terbangun dari tidurnya, melakukan aktivitasnya di pagi hari mandi, berpakaian sekolah tidak lupa merias tipis dan memakai lipbam di bibir cerynya
Setelah selesai Elvira menuju meja makan yang sudah di dahului oleh papa, mama dan Xavier
"Pagi sayang" ucap mama Sintia
"Pagi mah" balas Elvira dan langsung duduk untuk sarapan
"Kak, Xavier ikut.." perkataan Xavier lebih dulu di potong oleh Elvira
"Ngga" ujar Elvira datar
"Ck kok gitu si kak lagian yah mereka juga tau gue adik kakak, anak Alexander" ujar Xavier dengan bangga
"Mereka gak tau Xavier" balas sang papa
"APA, papa emang gak ngakuin aku" ujar Xavier terkejut
"Ngga sayang, hanya kepala sekolah yang tau kamu, kakak kamu juga gitu, kan identitas kalian emang di tutupin lagian kamu harus deketin saudara kamu kan" ucap lembut mama Sintia
"Pah, mah vira pamit" ucap vira menyalami mamanya tidak dengan papanya
"Anak itu selalu saja kurang ajar denganku" ujar Alexander tersenyum tipis
"Pah, mah Xavier juga pamit"
Elvira sudah sampai di sekolah, banyak siswa siswi yang memang menunggu kedatangan murid baru bernama Elvira yang sudah berani melawan Amora ratu bully sekolah dan juga menolak Edgar sang Playboy sekolah, mereka masih menatap kagum Elvira yang baru turun dari mobilnya, bahkan makin banyak siswi yang iri kepadanya karna sudah jadi bahan perhatian cowok-cowok disekolah ini
Elvira melewati parkiran motor disana terdapat Langit, Kevin dan juga Gavin yang baru tiba, Gavin menghalangi jalan Elvira
"Hai gue Gavin kita sekelas" ujar Gavin mengulurkan tangannya
Elvira tidak membalas uluran tangan Gavin tapi dia membalas ucapannya
"Vira" setelah mengatakan itu Elvira pergi melewati mereka
"Gila tuh cewe sudah cantik, tatapannya tajam batt" Ujar Gavin
"Cabut" ujar Langit
Elvira memasuki kelas dia sudah melihat Alexa yang sedang membaca di mejanya
Alexa menyadari kedatangan Elvira karna kursi di sebelahnya sudah bergerak
"Pagi Vir" sapa Alexa
"Hm" hanya itu balasan Elvira, Alexa tidak mempermasalahkan itu lagi pula Alexa juga tau Elvira orang yang cuek
"Lo kerja kan, gak ngantuk" Tanya Elvira penasaran
__ADS_1
"Ngantuk sih, ngantuk banget malah, gue pulang kerja jam 10, trus lanjut bantuin ibu buat kue, tidurnya paling jam dua, trus subuhnya bangun lagi nganterin kue biar gak telat ke sekolah" jawab Alexa yang masih memperhatikan buku bacaannya
"Lo cewek kuat sa" batin Elvira
Jam pelajaran pertama di kelas Elvira, jam olahraga, semua siswa di kelas 12 Ipa 1 Ini harus berganti pakaian
"Vir ayo ke loker" ajak Alexa untuk mengambil pakaian olahraga mereka yang disimpan di loker ruang ganti
Saat Alexa membuka lokernya dia sangat terkejut melihat baju olahraga nya yang sudah robek seperti digunting-gunting, Alexa hanya memandang bajunya sedih sungguh dipikirannya saat ini dia gak punya uang untuk mengganti pakaian olahraganya
"Siapa yang tega ngelakuin ini" ujar lirih Alexa sangat pelan yang hanya di dengar Vira
"Nih pake baju gue" Elvira memberikan bajunya
"Gak usah lun nanti lo di hukum lagian bajunya aja yang rusak celananya ngga kok,gue bisa pakai baju kaos" ujar Alexa dia tak enak Elvira selalu membantunya
"Ambil ini atau gue gak mau jadi teman lo lagi, cepetan ambil pegel tangan gue sa"
Alexa akhirnya mengambil baju Vira dengan berat hati
"Trus lo gimana vir" tanya Alexa khawatir
"Tenang aja lo gak usah mikirin gue" ujar Elvira tersenyum
Elvira menyuruh Alexa untuk ke lapangan terlebih dahulu biar nanti dia menyusul
"Iya yah perasaan kita udah robekin deh" jawab Lisa
"Pelankan suara lo tolol" sambung Bella
Sedangkan di ruang ganti Elvira menelfon seseorang
"Periksa cctv di loker perempuan dan ambil vidio seseorang yang sedang menggunting sebuah pakaian sekarang, dan kirimkan padaku" ucap elvira kepada anak buahnya yang ahli dalam meretas cctv
"Baik nona"
"Kita lihat siapa yang bermain-main di sekolah ini, sepertinya tebakan gue akan benar" smirk Elvira
Elvira keluar dari ruang ganti menuju lapangan, semua orang memandang takjub Elvira, terutama cowok-cowok yang melihatnya
Bagaimana tidak Elvira memakai celana olahraga dengan atasan kaos hitam yang mengikuti bentuk tubuh idealnya jangan lupakan rambut yang dia gulung ke atas memperlihatkan leher jenjangnya yang seputih susu itu sehingga membuat Elvira tiga kali lipat lebih cantik dari biasanya
Langit yang melihat itu hanya menatap tajam Elvira matanya tidak lepas dari gadis yang baru dia tau namanya itu
"Vira mana baju olahraga kamu". Tanya sang guru
"Ada yang merobeknya" jawab singkat Elvira
"Minggu depan kamu harus pakai baju olahraga" sambung sang guru
__ADS_1
Elvira tidak menjawab dia langsung ikut berbaris bersama Alexa
"Baik anak-anak hari ini kita akan bermain Basket dimana bapak akan membagi 2 tim putra dan 2 tim putri"
Guru itu membagi tim putri dengan melihat kalangan atas dan rendah, memisahkan orang-orang dari kalangan atas dengan siswa yang masuk dengan beasiswa
Suara Elvira menghentikan ucapan guru itu
"Bisakah anda membaginya dengan Adil tanpa melihat standar kalangan anda" ujar Elvira dingin
"Yang guru disini saya,kamu hanya murid jadi ikuti saja arahan saya" bentak sang guru
"Oke, saya pindah di kelompok mereka, dan itu HAK saya" ucapan mutlak Elvira, menuju kelompok dari kalangan bawah yang ada Alexa di dalamnya
Kevin yang melihat sahabatnya Langit terus memandang ke arah murid baru itu tersenyum miring
"Kedip kali,dia gak bakal lari kalo lo cuma kedip doang" ujar kevin yang terkesan mengejek itu
"Siapa juga yang liatin dia" balas Langit yang salah tingkah saat tertangkap basah melihat gadis itu
Tim putri sudah di bagi dengan Amora ketua dari Tim 1 dan Elvira dari Tim 2
"Tim cupu kaya lo bakal kalah sih lawan kita" ujar Amora yang di sahuti teman satu Timnya
Elvira hanya mengangguk malas meladeni anak-anak manja itu
Tim putri menuju posisi masing-masing sebelumnya mereka sudah berdiskusi untuk menentukan posisi masing-masing
Permainan dimulai dengan Tim Amora yang unggul, Elvira terlihat santai bahkan tidak terlihat Agresif untuk menang, sampai di pertengahan waktu pertandingan, Elvira tersenyum miring dan mulai bermain dengan serius memburu angka yang di cetak oleh tim Amora, bahkan hampir semua bola masuk di ring Amora karna Elvira
Di akhir permainan Tim Elvira keluar menjadi pemenang, Elvira berjalan ke arah Tim Amora
Banyak cowok-cowok yang heboh melihat tim Elvira menang, wajahnya yang berkeringat tidak membuat kadar kecantikannya menurun justru itu terlihat seksi dimata mereka, bahkan Edgar dan teman gengnya yang tau kelas ipa mengadakan tanding basket di jam olahraganya, memilih membolos pelajaran mereka dan guru yang melihat itu hanya diam saja, ingat anak dari kalangan atas tidak akan mendapatkan masalah
"Lo liat,tim lo jauh di bawah tim gue, kurangin sombong lo malu kan sekarang" ujar Vira mengejek
"Lo.."ucapan Amora terpotong oleh Vira
"Loser!" Ucap singkat Elvira lalu menuju ke tribun untuk mengistirahatkan dirinya dan teman-temannya karna selanjutnya pertandingan para tim cowok
"Nih buat lo" ujar edgar yang mendatangi Elvira dengan sebotol mineral
"Thanks" Elvira tidak menolak lagian dia haus sekarang,, Edgar yang melihat itu tersenyum senang pasalnya dia sedang serius menaklukan perempuan dingin ini
Langit yang sedang melakukan pertandingan tidak sadar bolanya di rebut oleh tim lawan dia terlalu fokus memandang sinis Edgar yang mendekati gadis itu
"Fokut bro,nanti aja cemburunya" celetuk Kevin yang hanya di dengar Langit karna kevin berbisik di telinganya
"Mau mati lo" tatap tajam langit ke Kevin yang hanya di balas kekehan kecil dari Kevin namun mampu membuat siswi yang melihatnya berteriak heboh
__ADS_1