
Kringg kringgg
Bel berbunyi menandakan semua siswa untuk istirahat, begitupun Elvira dan temannya
"Vir mau gantian dulu atau kantin dulu" tanya Alexa
"Kantin aja gue lapar" jawab Vira
Kemudian mereka menuju kantin begitu pun dengan teman-teman kelasnya yang lain lebih memilih kekantin terlebih dahulu
"Biar gue mesenin" ujar Alexa yang di balas anggukan oleh Elvira
Saat Alexa dan Elvira sedang menikmati makannya tiba-tiba suara heboh terdengar membuat mereka berdua mengalihkan fokusnya ke arah suara itu
Pranggg..
"Anjng, gunain mata lo sialan" ujar seseorang yang Elvira ketahui preman sekolah yang bernama Kenzo, anak dari kalangan atas
"M-maaf kak tapi tadi k-kakak yang nabrak" ujar laki-laki yang tertabrak
Tanpa mereka ketahui seseorang sedang menggertakan giginya mencoba menahan amarahnya melihat itu
"Lo nyalahin gue sialan, ingat lo cuma anak miskin yang sekolah disini karna beasiswa" teriak Kenzo
Tidak ada yang berani menghentikan laki-laki itu karna dia termasuk petarung juga di sekolah ini
"Jilat sepatu gue sampai bersih atau lo gue buat keluar dari sekolah ini sialan" ucap Kenzo sombong
Laki-laki itu berjongkok dengan ragu, sungguh dia tidak ingin dikeluarkan dari sekolah ini, dia harus menjadi orang sukses untuk mendiang kedua orang tuanya dan untuk orang yang selalu dia tunggu
Saat dia hendak mendekatkan wajahnya ke sepatu Kenzo seseorang menahan pergerakannya bersamaan Elvira yang ingin berjalan kearah laki-laki itu
"Gak usah keterlaluan lo" ujar dingin Langit, yah langit yang menahan pergerakan laki-laki yang akan membersihkan sepatu Kenzo
"Ini bukan urusan lo sialan" desis Kenzo
"Ini urusan gue karna lo ngelakuin tepat di depan gue bangs*t" ujar Langit
"Cih lo pikir gue takut sama lo" ujar Kenzo menantang
"Kalo lo lupa, lo sering kalah dari gue l.o.s.e.r" ujar langit menekan kan kata loser
"Sialan, urusan kita belum selesai" ujar Kenzo ke laki-laki yang dia bully tadi
"Vir udah gak usah ikut campur,nanti kita kena masalah juga" ujar Alexa yang menarik vira yang sempat berdiri tadi untuk duduk kembali
Elvira duduk kembali setelah memastikan laki-laki itu baik-baik saja
"Lo kenapa ngomong kaya gitu" ujar Vira yang terkesan tidak suka dengan perkataan Alexa
__ADS_1
"Dia preman sekolah Vir, anak dari orang kaya juga, ngga ada yang berani lawan dia selain langit, karna kita bisa dikeluarkan dari sekolah ini jika berani lawan dia, apalagi gue dan cowok tadi yang hanya anak beasiswa" ujar Alexa sendu membuat Elvira paham mengapa alexa berbicara seperti tadi
"Cowok yang dibully tadi siapa?" tanya Elvira yang sebenernya jawabannya sudah dia ketahui, bahkan cowok tadi adalah alasan Elvira berada di sekolah ini, Adik kandung Elvira yang dulu dia tinggalkan
"Dia Elvano anak kelas 10 unggulan, dia juga anak beasiswa sama seperti gue, dia selalu jadi korban bullying anak-anak cowok disekolah ini karna dia berasal dari keluarga miskin, yang gue tau dia anak yatim piatu yang sekarang hanya tinggal bersama ibu angkatnya" ujar Alexa yang masih fokus dengan makanannya
Elvira hanya menganggukkan kepalanya, dia memandang datar ke arah Elvano yang sedang makan duduk sendiri di meja bagian ujung, sedangkan Langit Sedari tadi memandangi Elvira yang sedang menatap datar laki-laki yang dia tolong tadi
"Lo suka sama dia bos?" Tanya Gavin yang hanya di balas Langit dengan mengangkat bahunya
"Vin, bos suka sama vira yah" tanya gavin ke kevin
"Kenapa emang?" Jawab kevin
"Yah masa gue saingan sama bos gue sendiri sih" ujar Gavin dengan muka yang di sedih sedihkan
Langit hanya menatap tajam gavin yang si balas kekehan oleh laki-laki itu
"Heheehh canda bos yaelah serius amat" ujar Gavin
Elvano dengan cepat menyelesaikan makannya karena dia tidak nyaman berada di tempat ramai seperti ini apalagi sebagian besar orang-orang di kantin ini suka membullynya
Elvano meninggalkan kantin dan menuju ke kelas melewati lapangan basket outdoor, namun saat pertengahan jalan dia di hadang oleh anak buah Kenzo, mereka menarik Elvano ke tengah lapangan
"Buka bajunya" perintah Kenzo ke anak buahnya
Setelah baju seragam Elvano terlepas sehingga dia bertelanjang dada, Siswa Siswi yang berada disana sempat dibuat terkejut dengan bentuk badan Elvano yang sangat sempurna Abs dan otot-ototnya terpampang jelas
Membuat seperkian detik sebagian besar siswi disana mengaguminya namun setelah sadar bahwa dia laki-laki miskin mereka segera menghempas pikirannya itu
"Berdiri lo disana dan jangan bergerak ini balasan buat sampah kaya lo" ujar Kenzo membuat keenam anak buahnya tertawa remeh
Mereka melempari Elvano dengan telur dan tomat yang sudah mulai busuk entah dari mana mereka mendapatkan itu
Salah satu siswa berteriak memenuhi kantin
"Gaaaeeess kalian harus lihat Kenzo bully cowok miskin itu besar-besaran di lapangan outdoor, cuy hiburan ini gas lah" Teriak siswa itu membuat Elvira mengepalkan tangannya dan berlari meninggalkan kantin bahkan tidak memperdulikan Alexa yang terus memangginya, hal itu bahkan tidak luput dari pandangan Langit yang mengikuti arah Elvira pergi
Elvira berhenti di pinggir lapangan melihat adik kesayangannya sudah kacau dengan bau yang menyengat bahkan dia tidak memakai atasan
'Sial adek gue vir tolongin gobl*k' ucap Elvina
"Diam lo" ujar Elvira dingin membuat siswa yang juga berdiri di dekatnya menatap dirinya aneh
Elvira maju dengan santai ke tengah lapangan, tempat dimana Elvano berada tatapan tajamnya tidak lepas dari Elvano, saat telah sampai Elvira langsung berdiri tepat di depan Elvano membuat dirinya terkena Telur dan Tomat yang akan dilemparkan ke Elvano
Langit akan segera maju untuk menghentikan itu tapi pergerakannya di tahan oleh Kevin yang di balas tatapan tak suka oleh Langit
"Lihatin aja dulu, perempuan itu bukan cewek biasa, kita harus tau sampai mana dia berani" ujar kevin pelan
__ADS_1
Langit menyetujui perkataan Kevin, dia juga penasaran dengan perempuan sedingin es itu
"Bos murid baru yang cantik itu, yang punya mobil sport keluaran terbaru" ujar anak buah Kenzo
"Hei cantik, kenapa kesini hm? Jadi kena kan" ujar Kenzo mendekati Elvira
Elvira hanya menatap datar Kenzo dengan mengangkat sebelah alisnya seolah bertanya kenapa
"Jangan lindungi dia cantik,atau lo ingin jadi mainan gue hm" ujar Kenzo mengelus pipi Elvira
Langit yang melihat itu sudah terpancing emosi namun lagi-lagi Kevin masih menahannya
Elvira memejamkan matanya saat Kenzo mengelus pipinya membuat Kenzo tersenyum namun itu tidak bertahan lama saat Elvira membuka matanya dan tersenyum miring menatap Kenzo
Plaaakkkk
Tamparan Elvira sangat keras sampai mampu membuat Kenzo terhuyung, semua siswa siswi sangat terkejut, termasuk Langit
Kenzo kembali berdiri menatap nyalang Elvira
"LO" ucapan Kenzo terhenti saat dirinya kembali di tampar sangat kuat sampai ujung bibirnya berdarah
Plaaakkk
"Cuih, serang perempuan itu" perintah Kenzo ke anak buahnya
Elvira hanya tersenyum smirk
Bugghhh
Bughhhh
Gerakan Elvira sangat tidak bisa terbaca membuat anak buah Kenzo lelah pasalnya mereka sudah babak belur sedang kan Elvira hanya mendapat luka kecil di bibirnya itupun karna dia melindungi Elvano yang akan di pukul oleh si pria botak anak buah Kenzo Semua anak buah Kenzo telah tumbang menyisakan Kenzo dengan si botak itu
"Bos gue gak bisa lagi dia sadis liat yang lain pasti bakalan masuk Rumah sakit" ujar si botak
Elvira mendekati laki-laki botak itu menarik kerah bajunya dann
Buggggh
Laki-laki itu pingsan
"Itu balasan buat lo untuk luka di wajah gue sialan" ujar Dingin Elvira membuat semua siswa membeku dan berfikir Elvira bukan cewek biasa
Bahkan Amora dan anak buahnya merinding melihat brutalnya Elvira
Sedangkan Langit terseyum miring melihat Elvira
"Sangat menarik" ucap Langit yang hanya di dengar Kevin dan Gavin
__ADS_1