Alter Ego (Dua Jiwa)

Alter Ego (Dua Jiwa)
3. BRUISER


__ADS_3

Kringgg kringgg


Bunyi bel pertanda akan istirahat, mereka mengisi perut mereka semua siswa berhamburan menuju ke kantin


"Lo mau ke kantin bareng" tanya Elvira


"Emmm gue..." Ucapan Alexa terpotong saat seorang salah satu siswi ke kelas itu tiba tiba mendatangi mereka


"Woi miskin, kerjain tugas lo" ujar gadis itu yang Elvira ketahui namanya Amora Natasha Abraham anak dari salah satu pengusaha terkaya dia di juluki ratu penguasa di sekolah ini karena tidak ada yang berani dengannya dan jangan lupa kan anak buahnya yang juga orang kaya tapi tak sekaya Elvira


Elvira hanya menatap datar mereka sambil menahan tangan Alexa yang akan pergi menuruti perintah gadis itu yaitu memegang kan kipas untuk mereka, mengelap kan meja kantin untuk mereka tempati dan memesan kan makanan


Amora yang melihat itu hanya tertawa kecil yang sangat menjengkelkan untuk di dengar jangan lupakan di kelas itu masih ada beberapa siswa dan siswi termasuk beberapa cowo Most Wanted di sekolah itu yang sekelas bersama mereka, bahkan sudah menatap mereka sejak tadi


"Hai gue Amora dan sepertinya lo belum tau siapa gue kalo lo mau tau siapa gue lo bisa tanya ke anak miskin ini atau anak lainnya biar lo gak salah berurusan dengan gue dan dari gaya lo membuktikan kalo lo bukan dari kalangan jelatah lo bisa jadi teman gue sama seperti Lisa dan Bella" ujar Amora


Elvira maju mendekati Amora, berdiri tepat di hadapan perempuan itu menatap dingin gadis sombong di depannya ini


"Lo tau gue orang yang malas mengulang perkataan gue, jadi dengar perkataan gue baik-baik. Pertama gue gak mau tau siapa lo, Kedua gue juga gak minat jadi babu lo kayak temen-temen lo ituu, dan yang ketiga gunain kaki lo selagi ada" ujar Elvira membuat siswa yang berada di kelas itu melongo tak percaya bahkan Lisa dan Bella ikut emosi mendengar perkataan Elvira mereka di bilang babu


"Lo berani sama gue hah, gue bahkan bisa buat lo keluar dari sekolah ini" teriak Amora menunjuk wajah Elvira, Amora emosi mendengar perkataan Elvira


"Gue bahkan bisa matahin jari lo sekarang" ujar Elvira tersenyum miring menurunkan jari Amora dari wajahnya


Setelah itu Elvira menarik Alexa menuju kantin, dia sudah sangat lapar tolong lah jangan membuat nya emosi


"Menarik" ucap cowok yang sedari tadi menatap Elvira tersenyum miring dia sudah memperhatikan perdebatan sejak tadi

__ADS_1


"Cabut"


Saat perjalanan menuju kantin banyak siswa siswi yang membicarakan Elvira yang mau berteman dengan si miskin


"Udah gak usah di denger" ujar Elvira menarik Alexa lebih cepat


"Vir kamu nyari tempat duduk aja ya biar aku yang mesen, kamu mau makan apa" tanya Alexa


"Nasi goreng dan air mineral lo juga pesen makanan gue yang bayar tanda pertemanan, gue gak menerima penolakan apapun" ujar Elvira kemudian segera mencari tempat duduk, dia memilih tempat yang terletak di ujung biar gak terlalu berisik


Elvira hanya mengembuskan nafas nya pelan dia sepertinya mempunyai teman baru yang keras kepala


Alexa menuju tempat Elvira duduk, mereka bercerita untuk mengenal satu sama lain


"Vir lo gak malu temanan sama gue" tanya lisa


"Gue cuma cewek miskin yang beruntung masuk di sekolah ini karena beasiswa, rumah gue terletak di gank sempit, bahkan gue juga suka nitipin jualan ibu di sekolah ini, gue ke sekolah naik sepedah, ayah udah gak ada ibu cuman seorang pembantu di Mension Amora dan penjual kue" ujar Alexa dia tidak ingin di kasihani, dia hanya ingin jujur agar Elvira tidak menyesal berteman dengan nya saat tau kehidupannya nanti.


"Gue gak peduli lo tetap teman gue" jawab Elvira yang masih melanjutkan makannya


Alexa tersenyum mendengar itu setidaknya masih ada orang baik di sekolah ini yang bisa menerima keadaannya


    **Disampaikan kepada seluruh siswa siswi HIGH INTERNASIONAL SCHOOL semua guru sedang mengadakan rapat, di harapkan tidak ada yang keluar sekolah sebelum jam pulang sekolah, sekian terima kasih**


Kantin berubah heboh saat mendengar pengumuman itu, seluruh siswa siswi merasa senang mereka tidak perlu lagi mengikuti pelajaran yang bikin ngantuk itu


Tiba-tiba kantin yang berisik berubah jadi hening saat bersamaan masuknya 3 laki laki tampan

__ADS_1


"Mereka siapa" tanya Elvira yang hanya di dengar oleh Alexa, Elvira sengaja memancing Alexa karna jujur cuma identitas mereka yang Elvira tidak ketahui sedangkan seluruh siswa Elvira mengetahuinya


"Most Wanted sekolah, anggota inti geng motor Bruiser, mereka paling di takuti bahkan dari sekolah lain, tapi mereka hanya akan mengusik orang-orang yang menggangu ketenangan mereka, jangan berurusan dengan mereka vir, banyak yang bilang mereka main perempuan, yang paling depan itu namanya LANGIT PUTRA BAGASKARA bisa di panggil langit anak dari salah satu donatur terbesar di sekolah ini dia juga ketua geng Bruiser sikapnya gak bisa di tebak terkadang dingin, masa bodo, cuek, tak tersentuh, tapi terkadang dia juga baik menolong orang yang di bully, dia incarannya Amora, nah yang di sebelah kanan itu Kevin Dirgantara anak dari salah satu pengusaha terkaya juga dia sebelas dua belas dengan sikap langit tapi masih mendingan Kevin, dan yang terakhir itu Gavin Miller dia anak dari seorang pengacara ternama dia lebih ramah dibandingkan dengan kedua temannya" ujar Alexa panjang lebar


"Lo tau dari mana semua itu" tanya Elvira


"Gak ada yang gak tau mereka vir, mereka sudah terkenal disekolah ini sebagai perisai sekolah kita" ujar Alexa


Selanjutnya mereka hanya diam, Elvira menatap ke arah meja yang di tempati oleh Langit yang ternyata juga sedang menatap tajam, Elvira tidak ambil pusing bahkan tidak takut sama sekali


"Hai cantik" suara seseorang yang mengalihkan perhatian Elvira bukan cuma Elvira melainkan seisi kantin saat itu tengah melihat kearahnya dan Edgar


Elvira hanya menatap datar laki-laki di hadapannya itu, menaikan sebelah alisnya seolah bertanya ada apa


"Gue Edgar anak ips 1" ucap Edgar sambil mengulurkan tangannya


Elvira tidak membalas uluran tangan laki-laki itu dia justru melanjutkan makannya yang tertunda


Edgar yang melihat itu bukannya merasa kesal dia justru merasa tertantang dengan perempuan di depannya itu, Edgar mendekat kan wajahnya dan mengangkat dagu elvira mengunakan jari telunjuk nya


"Lo tau gue tertantang dengan cewe arogant kaya lo" ujar edgar menatap nakal Elvira


Elvira tidak melepaskan jari edgar dari dagunya, justru dia semakin mengikis jarak antar mereka sampai edgar bisa merasakan nafas perempuan cantik itu


"Tapi sayang gue gak minat sama cowok murah kaya lo" ujar Elvira tersenyum miring yang dapat dilihat edgar bahkan siswa yang mendengar perkataan Elvira melongo kaya orang bego, pasalnya belum pernah ada cewek yang menolak edgar walaupun dia tidak setampan langit tapi dia masih di kategorikan wajah tampan disekolah nya bahkan dia termasuk anak dari kalangan atas setelah mengatakan itu Edgar pergi dari hadapan Elvira


"Kita akan bertemu lagi sayang" ujar edgar yang masih bisa di dengar Elvira

__ADS_1


   Langit melihat itu semua dia tersenyum miring mendengar penolakan Elvira terhadap Edgar


__ADS_2