Amanah Bawa Berkah (Satria)

Amanah Bawa Berkah (Satria)
lamaran


__ADS_3

Satria yang ingin menjahili ros malah di permalukan oleh istrinya.


"Aaa buka mulutnya sayang ,biasa nya di rumah ngak mau makan kalau ngak di suapi ."ledek satria.


"iiih dady ,malu maluin ."ucap ros memerah dan membuang wajahnya ke samping.


"satria ngak berubah ,dulu tasya yang kamu jahilin .sekarang ros istri sendiri .yang sabar ya sayang kalau dia keterlaluan bilang ke bunda ya ."amara kasian melihat wajah ros yang sudah memerah. Azis terseyum.


"kalian sangat beruntung ya satria dan ros .kalian masih muda sudah bisa bersatu ,hidup bersama belahan jiwanya .lihat om sudah tua masih juga sendiri .tidak ada yang menemani di hari tua ."ucap azis dengan senyum miris.


"om masih punya kesempatan hidup sama cinta sejati om .om hanya butuh keberanian untuk mengatakan ,kepada cinta sejati om .


Apa cinta sejati nya mau hidup dan menemani masa tua om ."ucap satria sambil menatap bundanya .


Azis juga ikut melirik amara .


"Benar kata satria zis ,mintalah pada cinta sejatimu untuk hidup bersama mu ."timpal ana .


"Apa ini waktu yang tepat ."gumam azis menatap amara .yang hanya diam membisu .


"tidak perlu waktu yang tepat om ,kita semua di sini mendukungmu ."ucap satria ,menyakinkan azis .amara jadi salah tingkah dengar pembicaraan anak anaknya dengan azis .

__ADS_1


"Aku tidak bawa apa apa untuk di berikan ."azis bingung dengan apa yang terjadi sekarang .jauh dari rencananya .


"Om tidak perlu berikan apa apa ,cukup om berikan cinta dan kesetiaan om .itu harapan kami pada om untuk bundaku ."ucap satria .


Ros menatap suaminya yang ternyata bisa bijaksana ,dan berwibawa.


Azis menoleh menatap amara .


"Amara ,benar kata putramu .mungkin aku harus mencoba nya amara .memintamu untuk menjadi bagian dari hidupku .amara bersediakah kau menikah denganku . Mendampingi ku si bujang lapuk ini .mengarungi kehidupan rumah tangga bersama ku sampai hayat memisahkan kita ."ucap azis bergetar .


Amara menghapus air matanya .


"wah so sweet bunda terharu om ."celetuk ros.


"kalian tau ,bagaimana ayah kalian meminta pada bunda .dia selalu bilang dirinya laki laki tua .sementara om mu bilang bujang lapuk ."ucap amara .


"laki laki yang mendampingi bundaku memang laki laki spesial tiada dua nya .banyak laki laki yang mengumbar ketampanan dan kekayaan nya .tapi beda dengan ayahku dan azis ,mereka bilang apa adanya .karena mereka tulus apa ada nya pula mencintai bunda ."ucap ana .


"bagaimana bunda ."tanya wahid .


azis menatap amarandengan tatapan lembut penuh kabut cinta .begitu pula amara .ia juga menatap mata azis .ia masih sama tatapan yang sama .penuh dengan ketulusan .

__ADS_1


"Aku tidak membawa bunga ,apa lagi cicin untukmu .aku hanya bawa cinta dan hatiku untukmu .maukah kamu memberi kesempatan padaku untuk hidup bersamamu .jadi bagian dari hidupmu ."ucap azis .membuat ros berlinang air mata .


"bun ,ayo bunda jawab ."ucap satria .amara menatap satria ,ros dan ana juga wahid .mereka mengangguk .


Amara kembali menatap azis .amara terseyum dan akhirnya mengangguk


"ya zis aku bersedia ."ucap amara .


Alhamdulillah..... Semua menarik nafas lega .kecuali ros yang malah menagis terisak .satria segera memeluk istrinya .


"kenapa sayang ,kenapa malah menangis ."satria merasa heran .di saat semua berseru,bahagia ros malah menangis .


"om azis romantis banget ,kata katanya sweet sekali .aku jadi terharu ."jawab ros sambil sesengukan membuat semuanya tertawa .


"kamu polos sekali ros .bagaimana suamimu tidak ingin menjahilimu terus ."ucap ana geleng kepala .


"jadi kapan kita resmikan pernikahan bunda dan om azis ."tanya satria tidak perdulikan ucapan kakaknya pada istrinya .


"kalau boleh om ingin berziarah ke makam ayah kalian .aku ingin meminta ijin,menikahi bunda kalian .langsung di depan pusara ayah kalian ."ucap azis .


"boleh om ,nanti kita sama sama pergi .aku juga belum mengenalkan ros sama ayah ."ucap satria .

__ADS_1


"kamu tidak keberatan kan amara ."tanya azis . Azis menatap tepat di manik mata amara .amara hanya mengelengkan kepala nya ia tak mampu berkata kata


__ADS_2