Amanah Bawa Berkah (Satria)

Amanah Bawa Berkah (Satria)
bubur ayam


__ADS_3

Baru beberapa langkah amara melangkah .tiba tiba satria memeluknya dari belakang .


"maafkan satria bun .satria hanya menambahi beban pikiran untuk bunda ." suara satria tersendat air mata juga telah mengambang .


"sudah fokuslah untuk mencari ros .ingat janjimu pada almarhum ayah ros .untuk menjaga nya kan , ingat selalu janji itu ."ucap amara .


"satria tahu bun .I LOVE YOU SO MUCH MY BUN ."ucap satria sambil mencium pipi amara .


"LOVE YOU TO SON ,SAYANG ."ucap amara sambil menepuk pelan pipi satria .


"mas ayo ke kamar istirahat ."panggil ros kepada azis .tak lama kemudian azis datang mendekat .


"sudah debat nya ."tanya azis .mengoda keduanya yang telah tersenyum .


"sudah ,bunda dah ajak papa ke kamar ,masih pagi udara juga dingin ,bisa pelukan sayang .sementara aku cuma bisa peluk guling ." keluh satria sedih .


"makanya jadi suami yang peka ,apa mau istri ."jawab amara .


"masih mau di lanjut ,sayang ."tanya azis .


"enggak mas ,ayo ke kamar sebelum satria ngajak debat lagi ."ucap amara .


"ya sudah ,satria , papa dan bunda ke kamar dulu ya ."ucap azis .


"ya pah ."jawab satria .azis dan amara menaiki tangga menuju kamar .sampai di kamar amara merebahkan badannya di ranjang .azis menarik selimutnya setelah ikut berbaring . Dan melepas kaosnya .dan menjadikan lengannya sebagai bantal amara .ia tarik amara dalam pelukan nya .


"Jujur mas tadi khawatir ,kamu akan kenapa napa ,kamu benar benar emosi ,sayang ."ucap.azis menatap wajah amara cemas .amara mendongak menatap.azis .


" Ya tadi aku memang emosi ,satria tak sesabar ayahnya .aku sedikit kecewa kasihan ros . tapi aku kan tidak apa apa kan ."ucap amara .azis sedikit menunduk dan mencium hidung amara .


"yah anak laki laki katanya lebih condong kepada ibunya , ya semoga ros cepat di temukan .rumah ini terasa sepi tanpa ros di rumah .karena ocehan dia yang polos ." amara mengangguk .

__ADS_1


"amin ,semoga dia juga sehat ,selamat tidak ada apa apa ."ucap amara .


"amin .masih ngantuk ."tanya azis .


"hemm ."jawab amara sambil menelusup kan kepalanya ke bawah dagu azis .azis mengangkat dagunya setelah merasakan istrinya mengecupi dagunya berulang ulang dan memberi ruang pada amara .


"maaf ,ngak bisa ngontrol .rasanya ingin terus mencium bahu badan mas ,enak sekali dan menenangkan ."ucap amara tersipu .


"ngak papa ,mungkin bawaan bayi .lagian seluruh diriku milikmu .kamu mau ngapain tidak ada yang larang .welcom my wife ."ucap azis ,tersenyum bahagia pada amara .tangan amara telah merabai dada azis .


"kalau mau cium situ juga boleh ,kapan saja ,di mana saja .mas ikhlas dan ridho ."ucap azis menggoda amara .amara menarik tanggan azis agar memeluk dirinya .


"pelukan mas hangat ."ucap amara sambil.tertawa .


"kenapa tertawa ."tanya azis .


"ocehan kita mirip anak yang baru mengenal cinta ."ucap amara .


"ini bibirmu juga enak ,lembut manis seperti tiramisu ."ucap azis .amara menjauhkan kepalanya .


"mas sering makan tiramisu ."tanya amara .


"sering bahkan tiap malam ." jawab azis sambil mengusap bibir amara .


"Dimana ,tidak takut deabetes ."tanya amara manyun .


"ya sekarang aja aku dah deabetes oleh cintaku padamu .karena tiap malam kamu suguhi ini tiramisu yang lembut dan manis ."ucap azis sambil meraba bibir amara .


"mas .."panggil amara .


"Hemmm ."jawab azis .

__ADS_1


"mas ."panggil.amara lagi .


"apa sayang ,mau apa ."tanya azis menatap wajah istrinya .


"mau makan tiramisu ."ucap amara mengagetkan azis .


"senjata makan tuan ."gumam azis dalam hati .


"masih pagi sayang , nanti siang ya ."bujuk azis .


"maunya sekarang ."amara merajuk .


"ok ."jawab azis .dan bangkit memakai bajunya .tidak tau dah ada toko buka atau belum .yang penting pergi dan mencari .


"aku ikut ."ucap amara .


"ehh tidak usah ,kamu istirahat saja .nanti pusing dan mual gimana ."tolak azis .sambil memakai jaketnya .


"mau ikut mas ."rajuk amara .azis tiada pilihan lain ,selain mengijinkan istrinya ikut .


"pakai ini ."azis mengambil switer tebal untuk istrinya .hari masih pagi udaranya sangat dingin .amara mengangguk bahagia ,azis memakaikan switer untuk istrinya .


Mereka telah mengitari jalanan dan toko serta supermarket ,tapi tidak ada yang mereka inginkan . Tiba tiba amara ingin makan makanan yang lain .


"mas ingin makan bubur ayam itu ,di pinggir jalan itu ."ucap amara .


"bersih tidak sayang ,takutnya penjualnya jorok ,lagian pembelinya banyak sekali ."ucap azis .


"ya karena pembelinya banyak pasti enak dan sehat mas ."ucap amara .


"nanti kamu sakit perut gimana ."tanya azis cemas .

__ADS_1


"tapi aku pengen mas ."rajuk amara .azis terpaksa mengikuti keinginan amara .yang inginkan bubur ayam .


__ADS_2