Amanah Bawa Berkah (Satria)

Amanah Bawa Berkah (Satria)
amarah satria


__ADS_3

Pak Tristan tidak perdulikan tatapan mahasiswa nya .ia telah membentak Ros .


"Maaf pak ,jujur ,saya binggung dari kemarin kemarin .apa sebenarnya yang bapak inginkan dari saya .dan aku merasa tidak punya apa apa juga ."jawab Ros .


"saya menginginkan kamu Rosalina ."jawab pak tristan yang di tertawakan oleh Ros .


"itu tidak mungkin pak ,saya sudah bersuami ." ucap Ros dengan suara keras .teman teman nya yang mendengar ucapannya pun merasa bingung dan tak percaya .


"Aku tidak percaya ,bila laki laki bersamamu itu suamimu ,Ros ."ucap Tristan .


"terserah bapak percaya atau tidak .tapi itu kenyataannya .lagi pula begitu banyak mahasiswi di sini juga di luaran sana ,yang bisa bapak dapatkan dan mereka semua bisa melebihi saya ."ucap Ros .


"Tapi aku menginginkan kamu ,bukan wanita lain ."ucap tristan .


"ternyata benar apa yang di katakan kak Rudy ,laki laki ini tidak beres ."gumam hati Ros .

__ADS_1


"Maaf pak saya kira cukup.sampai di sini pembicaraan kita ."Ros ingin melangkah pergi ,tapi tanganya di cekal dengan kuat oleh tristan .Ros meringis merasakan kesakitan .


"Kali ini aku tidak akan melepaskanmu pergi dariku Ros ."bisik tristan di depan wajah ros .wajah mereka sangat dekat .


Sebelum Ros sempat menarik tangan dan menjauhkan wajahnya dari tristan .seseorang telah menarik bahu tristan dan melayang kan pukulan tepat di wajah tristan .tristan terhuyung sebentar dan para mahasiswa mendekat ingin melerai juka terjadi perkelaian lagi.


"saya ingatkan pada anda bapak dosen yang terhormat .jangan coba coba anda menyentuh istri saya .kalau anda melakukan nya lagi ,maka karir anda sebagai dosen akan segera berakhir ."ancam satria yang datang dengan tiba tiba dengan amarah yang belum pernah Ros lihat sebelumnya .


Tristan menyeka darah di sudut bibirnya .matanya menatap tajam ke arah satria .kedua pasang mata bertemu ,saling berkonfrontasi .


Satria menatap Ros yang bersandar di dinding dengan tubuh gemetar dan air mata di pipinya . Mata mereka bertemu ,Tapi Ros merasa tatapan satria begitu tajam seakan menghujam sampai ke dalam hatinya .


"Apakah dady tidak percaya padaku .karena jarak yang begitu dekat anatara aku dan pak tristan tadi .ya Alloh jangan biarkan ,dady meragukan kesetiaanku . Dan cintaku pada nya ya Alloh ."doa Ros dalam hati .


"Kita pulang sekarang ."ucap satria sambil menarik tangan Ros sedikit kasar .

__ADS_1


satria berjalan begitu cepat ,Ros berusaha melepaskan tangan nya, dari satria .karena tidak mampu mengimbangi langkah satria . Satria berhenti sebentar menatapnya .dan berjalan lagi tanpa bersuara .


Satria sudah duduk di belakang kemudi .wajahnya dingin tanpa ekpresi ,begitu juga Ros telah duduk di jok penumpang sebelah tanpa berani menatap wajah satria .ia membuang pandangan nya ke luar ,ia sembunyikan air matanya, yang sudah ingin jatuh .dan isakannya .


Ada rasa sakit di hatinya ,karena ia merasa satria menuduhnya bila itu semua adalah salahnya .satria melirik Ros sebentar ,ia melihat bekas memerah di lengan tangan Ros ,yang kontras dengan warna kulitnya.


Sampai di rumah Ros turun dari mobil langsung naik ke kamar .Tidak memperdulikan amara yang sedang menonton tv di ruang tamu .amara berdiri dan menghadang satria ,yang juga ingin naik ke atas .


"Kalian bertengkar .....,ada apa satria ." tanya amara yang melihat wajah putranya juga dingin .


"Duduk dulu satria ."pinta amara .satria mengikuti ucapan bundanya .amara juga duduk di samping putranya itu.


"Tenangkan hatimu ,jernihkan pikiranmu ,kontrol emosimu . "ucap amara mengelus pugung tangan putranya .memberinya ketenangan .satria menghela nafas dan memejamkan matanya .


"sekarang ceritakan apa yang terjadi ."ucap amara .

__ADS_1


"Ros bun ,dia ...dia ..hahhhh ."emosi satria belum stabil .amara menepuk bahu satria pelan .memberinya ketenangan .


__ADS_2