
pagi itu natasya pergi ke kantor azis .Di tempat parkiran azis terkejut melihat natasya turun dari mobil yang parkir di dekatnya memarkirkan mobil juga .
"hai om tajir ,hehe kita bertemu di sini .wah mobil om bagus dari mobil yang kemarin menabrak mobilku ."ucap natasya .
"orang tuamu juga kaya tentunya .mobilmu juga keren dari yang kamu pakai kemarin ."ucap azis .
"hahaha mobilku mama ku ."ucap natasya .
"ada apa kamu pagi pagi ke sini ."tanyanazis .
"hanya untuk memastikan .om benar kerja di sini tidak ."ucap natasya .
"kamu kira aku menipumu,hahaha ."ucap azis sambil tertawa nyaring.
"jangan tertawain aku .jaman sekarang banyak orang yang menipu tahu ."ucap natasya ia tersinggung dengan tawa azis .
"tidak mau masuk ,kamu tidak takut kalau aku hanya seorang sopir ,tukang kurir ,ob atau mungkin tukang parkir ."ucap azis bercanda .natasya berpikir sebentar dan mengangguk .azis berjalan lebih dulu di iringi oleh natasya .sampai di dalam kantor natasya menatap sekeliling ruangan .
"wah besar sekali mirip punya papaku ."ucap natasya sambil mengitari ruangan azis.
"Ana ,kamu ...."azis terdiam menatap wajah natasya yang juga menatap nya .
"maaf natasya .kamu kuliah apa kerja ."ucap azis .
__ADS_1
"kuliah ,sambil bantu bantu di kantor papa ."jawab natasya
"umurmu berapa ."tanya azis .
"sembilan belas .kenapa apa seumuran dengan anak om ."tanya natasyan .membuat azis tersenyum kecut .
"ayah mu atau ibumu yang bule ."tanya azis .
"tidak kedua orang tuaku asli indonesia .cuma sejak kecil mereka di luar negri bahkan lahir di sana ."ucap natasya
"apa kita pernah bertemu sebelumnya anatasya eh maksudku natasya ."ucap azis .ia sangat penasaran.
"ya pernah ."jawab natasya.
"Di mana ,amerika ."tebak azis penasaran .natasya tertawa sumbang .azis menutup telinga nya dengar tawa tasya.
"om aneh kamu .kita baru beberapa hari bertemu .om sudah lupa ,ganteng ganteng dah pikun ."jawab tasya terkikik menutup mulutnya .
azis terngangga melihat natasya bercanda .ia sudah sangat serius ternyata gadis di depan nya tak serius .hanya mengodanya ,azis benar benar kesal .
:ya ,Alloh benar benar keluarga hebat .mampu menghadapi sifat dan sikap anak gadisnya yang seoerti ini ."gumam azis .
"om belum jawab aku .om punya anak seumuran aku tidak ,kalau ku lihat seharusnya om sudah empat lima ."tebakkan natasya mengetarkan hati azis .ia tatap natasya dari ujung kaki hingga ujung rambut .begitu juga natasya memandang azis tanpa sungkan .
__ADS_1
"umurku hampir empat puluh delapan .dan aku belum pernah menikah ."ucap azis tersenyum getir .
"Apa ,belum pernah menikah .om jangan bohong .papaku seumuran dengan om ,dah punya anak dua .kalau aku lulus sma langsung menikah seperti omaku ,mungkin papaku juga sudah punya cucu . tapi sayangnya aku belum ingin menikah ."ucap natasya tanpa sungkan
"Apa kamu sudah punya pacar ."tanya azis yang di angguki oleh natasya.
"Sudah ,kenapa apa om mulai naksir pada ku ."tanya natasya centil .azis tertawa .
"mana mungkin aku naksir padamu .kamu bilang aku seumuran dengan papamu .jadi kau pantas jadi putriku kan ."ucap azis mengacak rambut natasya.
"om kok belum nikah .apa om patah hati atau di selingkuhi pacar om .atau di tinggal nikah ." ucap natasya menatap wajah azis .azis diam sesaat kemudian geleng kepala .
"om ngak mungkin gay kan ."azis melototkan mata nya mendwngar ucapan natasya.
"Aku laki laki normal ana eh sya ."seru azis gusar .
"terus kenapa sampai tua begini belum nikah ."tanya natasya . natasya bicara dengan azis seperti pada teman lama .tak ada rasa canggung dan takut .
"dulu aku pernah mencintai seseorang .dia sahabat kecil ku .tapi karena kasta kedua orang tuaku lebih tinggi ,aku tak berani mengungkapkan.cintaku padanya ."ucap azis .
"sekarang dia kemana ."tanya natasya .
"sudah menikah dua puluh lima tahun yang lalu ."ucap azis .
__ADS_1
"om bahagia atau sedih ."tanya natasya .
"dua duanya .karena om belum mengatakan kalau om mencintainya."ucap azis sambil mengacak rambut natasya .