
kenzo memejamkan matanya wajahnya telah basah kembali oleh air liur satria .
"ok aku minta maaf .di masa lalu aku banyak salah padamu tapi di kelahiranmu selanjutnya kamu tidak dendam padaku tapi kau tetap memberiku kebahagian .air liurmu benar benar berkah untuk ku .sebentar lagi aku akan jadi ayah ,dulu aku menuntunmu ,sekarang kau akan menuntun anak ku ."ucap kenzo dan mencium satria sebelum.memberikan satria pada keandra .
"jaga istri dan anakmu baik baik .ingat kalau bukan karena satria kamu tidak tau istrimu hamilkan .anggap anak dalam kandungan istrimu amanah dari sahabatmu alman ."ucap keandra menepuk bahu kenzo .
"terimakasih ayah .aku akan menetap di sana sampai anak ku lahir ."keandra mengangguk .kenzo pergi tanpa berpamitan pada keluarganya .keandra menatap adik adiknya .
"benar kalian pernah merencanakan untuk mencarikan istri lagi untuk kenzo .(tiada yang menjawab ) kalian egois .sudah tak ada kepentingan lagi kalian di sini .pulanglah ."ucap keandra.
"bang ."panggil seven dan keanu .
"kenapa .kita bukan anak muda lagi ,kita tinggal menunggu azal menjeput kita . perbaiki lagi iman kalian ."ucap keandra .
"bang boleh aku mengendong satria ."ucap janah .mendengar itu satria segera memeluk erat leher keandra tatapan satria terarah pada aljefrie .
"jangan kau sesali yang telah berlalu , karena apa yang kau inginkan sudah kau dapatkan bukan .memang penyesalan datang di akhir .kalaupun benar satria reinkarnasi dari alman tidak akan bisa merubah apa apa .ini satria putraku .bukan alman putra yangbpernah kau sia siakan ."ucap keandra dan pergi meninggalkan mereka .
__ADS_1
"bunda ."al jefrie menangkap tubuh janah yangbterhuyung .
"maaf ."ucap janah dan aljefrie bersamaan .
"kita pulang ,dinding pemisah sudah terbentang dari dulu seiring berjalan nya waktu dinding pemisah itu semakin kokoh .tidak akan bisa kita tembus .mas maaf kita harus pergi ,di sini aku hanya menemukan duka bukan kedamaian ."ucap janah .
keandra masuk ke ruangan rawat amara .amara masih setia memejam kan matanya .keandra menduduk kan satria di samping amara .
"sayang ,sudah cukup tidur kamu .bangunlah aku dan satria merindukan mu ."ucap keandra mencium lembut tangan amara .satria memulai lagi aksinya memainkan bibirnya .air liurnya kembali muncrat membasahi wajah amara .amara merasakan ada sesuatu yang menyejuk kan di wajahnya .pelan pelan ia membuka matanya .
"da da da ."keandra mengangkat wajahnya mendengar teriakan satria .keandra tersenyum melihat amara bangun. amara menatap wajah kusut suami yang ia cintai .
"oh sayang maafkan bunda .terimakasih ya sayang sudah menjaga ayah untuk bunda ."ucap amara menciumi wajah putranya .
"ehemmm ."mereka bertiga menoleh ke arah sofa .gadis kecil berwajah sok angkuh duduk berpangku kaki seperti seorang penguasa .sedang menatap dengan tajam .
"oh sayang .sini maafkan bunda ."mendengar ucapan amara segala keangkuhan arum luntur .ia berhambur memeluk amara sambil menanggis .
__ADS_1
"ibu arum sangat takut .takut ibu pergi tinggalkan arum .arum tidak tau gimana menjaga adik ."mendengar ucapam arum satria langsung merangkak memeluk arum dan amara .ketiganga nya tertawa melihat semua itu .
"ya Alloh tetaolah seperti ini .walau bukan saudara .mereka tetap saling menyayangi ."gumam keandra dalam hati .
"sayang sudah dulu takut bunda sakit .panggil om dokter ya ,bilang ibu sudah sadar ."ucap keandra arum segera pergi tapi bajunya di tarik satria .
"apa omdik ."tanya arum .satria ingin merangkak ke atas kepala amara
"ok onty tau ."ucap arum dan menekan tombol nurse .satria tersenyum sambil tepuk tangan .arum menatap satria tidak berkedip.
"ada apa pucu ."tanya keandra .
"kenapa arum seperti pernah lihat senyum itu ."tanya arum .keandra menari nafas ia tak ingin memberi tau arum yang sebenarnya .bagi keandra arum masih polos .
"ya tentu kan setiap hari pucu dan omdik bersama tertawa dan bermain."ucap keandra .
"hari ini beda kakek ."bentak arum .
__ADS_1
"kenapa sayang ."tanya arum .
"ibunda lihat senyum satria .omdik swnyum lagi seperti tadi ."keandra dan amara tertawa .satria malah bermain air liur nya( blerrr blerrrr ) arum bertambah cemberut.