Amanah Bawa Berkah (Satria)

Amanah Bawa Berkah (Satria)
surat undangan


__ADS_3

waktu telah berjalan hari itu daena pergi menemui satria ke kantornya .daena duduk di kursi depan meja kerja satria ia mengulurkan surat undangan berwarna gold .


"inikah akhirnya keputusan mu daena ."satria membuka surat undangan pernikahan daena .


"dua tahun aku menunggumu satria .aku lelah ,aku butuh seseorang yang bisa menyenangkan aku .memenuhi kebutuhan dan keinginan aku ."ucap daena sedih.


"Aku senang kau ambil keputusan ,untuk menikah dengan laki laki yang pantas untukmu .ya mungkin menungguku adalah pekerjaan yang sia sia untukmu .karena belum tentu aku jodohmu .dan aku sendiri juga tidak tau siapa jodoh aku ."jelas satria .


"mungkin sudah saatnya aku melupakan mu ,satria ."ucap daena sambil menatap mata satria .ia berharap menemukan sebuah kesedihan atau kekecewaan di mata itu .tapi tidak ada daena sedih mungkin satria selama ini benar benar tidak mencintainya .


" Boleh aku mencium mu untuk terakhir kalinya satria .sebelum aku menyandang nama laki laki lain di balakang aku ."ucap daena .satria mengangguk mengabulkan permintaan terakhir daena sebagai seorang teman .


satria memutar kursi kerjanya menyambut kedatangan daena .daena duduk di pangkuan satria ia raih wajah satria .daena segera mencium dan ******* bibir satria seperti tiada hari esok .tangan daena yang satunya telah masuk ke dalam kemeja satria dengan lincah bermain main di dada satria .tiba tiba pintu terbuka .


"Bos...eh ah...maaf ...maaf ."rangga yang masuk dengan tiba tiba merutuki kebodohan nya sendiri .masuk tanpa mengetuk pintu ,wajahnya merah menahan malu .

__ADS_1


"cukup dae .."satria melepaskan ciuman daena .daena menghela nafas berat ,ia merasa kecewa lagi.


"audah berdirilah .dan pulanglah sekarang .aku berharap kau akan jadi istri dan ibu yang baik untuk suami dan anak mu kelak ."ucap satria dengan pelan .


"terimakasih beb ,itu hanya pangilan sayang ku untukmu .walau tubuhku di miliki orang lain .tapi cinta kasih dan sayang ku hanya untukmu ."ucap daena .satria mengenggam tangan daena.


""berbahagialah daena .selayaknya orang yang bahagia menyongsong hari bahagia nya ,sebagai seorang mempelai wanita ."ucap satria .daena memeluk satria ia meneteskan air matanya di bahu satria.


"terimakasih satria .walau kau kadang orang yang sangat menyebalkan tapi aku tau .kamu laki laki yang sangat baik dalam hidupku ,terimakasih aku pulang ."ucap daena sambil menghapus air matanya .ia ambil tas kecilnya di meja kerja satria .


"Hati hati dae ."ucap satria dan kembali duduk ke kursi kerjanya ,di ikuti oleh rangga yang cengar cengir sendiri.yang ikut masuk di belakangnya .


"Apa kamu senyam senyum sendiri ."tanya satria yang seakan tak terjadi apa apa .


"maaf bos .baru lihat adegan yang layak sensor ."ucap rangga terkekeh .

__ADS_1


"makanya gunakan adap ketuk pintu sebelum masuk .jangan main nylonong aja ."ucap satria .


"iya sory bos ,eh ini undangan siapa bos .(ucap rangga sambil membuka surat undangan itu ) "o daena mau nikah ,wah ada yang patah hati nih ."goda rangga .ia lihat satria menatap dengan tatapan mata kosong .


"Patah hati?..hahahaha ngak ada ya yang namanya patah hati dalam kamus hidup satria .anggap saja dia bukan jodoh kita .kita bersama belum tentu harus bersatu dalam ikatan rumah tangga .kedekatan hanya awal untuk mendalami karakter masing masing ."ucap satria pada rangga .


"hati hati kena karma bos .entar bos udah jatuh cinta setengah hidup eeee ceweknya yang ngak mau sama bosss ."ucap rangga ingin mengingatkan satria yang telah banyak menolak wanita wanita yang ingin bersamanya .


"eh omong apa an sih kamu .oiya ngapain kamu datang ke sini tiba tiba ."tanya satria


"ini undangan ambil raport ,kenaikan kelas ."ucap rangga sambil meletak kan lipatan kertas putih di meja satria.


"kenaikan kelas .jadi tak terasa sudah satu tahun ya dia pindah ke sini . Astaga paman iwan meninggal udah satu tahun .aku kok lupa buat acara selamatan buat memperingati meninggal nya paman iwan....."ucap satria.


"bos.....

__ADS_1


__ADS_2